Impact.

Menu Close

Target Budaya Perusahaan: Contoh dan 3 Langkah Menentukannya

IN THIS ARTICLE

SHARE ARTIKEL INI:

Pendahuluan

Pada bab sebelumnya kita telah membahas tentang apa itu budaya perusahaan, delapan tipe budaya perusahaan beserta cara mengetahui tipe budaya perusahaan. Tahap selanjutnya adalah menentukan target budaya perusahaan.

Menentukan target budaya perusahaan menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh pemimpin bisnis. Dengan memiliki target budaya perusahaan, seluruh kegiatan dapat berjalan secara bersamaan dan konsisten karena memiliki tujuan sama yang ingin dicapai. Hal yang perlu dilakukan sebelum menentukan target budaya adalah:

Pertama, mengidentifikasi target budaya. Budaya terbaik memiliki beberapa atribut yang sama, yaitu selaras dengan arah strategis perusahaan, penting untuk dieksekusi, dan mencerminkan tuntutan lingkungan bisnis eksternal. Target yang baik harus spesifik dan dapat dicapai. Misalnya, “Perusahaan menghargai kebutuhan segala pelanggan” dapat menciptakan ambiguitas dan mengarah pada pilihan yang tidak konsisten terkait perekrutan, pengembangan kepemimpinan, dan menjalankan perusahaan.

Versi yang lebih baik mungkin adalah “Perusahaan membangun hubungan yang tulus dan positif dengan pelanggan, melayani pelanggan kami dengan kerendahan hati, dan bertindak sebagai pewaris nama baik merek perusahaan.”

Menetapkan target budaya perusahaan

1. Memahami budaya perusahaan saat ini

  • Periksalah budaya perusahaan termasuk pendirian dan warisan perusahaan, nilai-nilai yang dianut, subkultur, gaya kepemimpinan, dan dinamika tim. (Dapat menggunakan lembar kerja di Chapter sebelumnya untuk membantu memulai diskusi.)
  • Identifikasi kekuatan budaya perusahaan serta dampaknya.
  • Mewawancarai para pemimpin utama dan karyawan yang berpengaruh sesuai kebutuhan.

2. Mempertimbangkan strategi dan lingkungan

  • Menilai kondisi eksternal saat ini dan masa depan serta pilihan strategis perusahaan.
  • Menentukan gaya budaya mana yang perlu diperkuat atau dikurangi.
  • Merumuskan target budaya sesuai dengan gaya mana yang akan mendukung perubahan di masa depan.

3. Kerangka aspirasi dalam realitas bisnis

  • Terjemahkan target ke dalam prioritas perubahan. Hal tersebut bukanlah hanya sebagai inisiatif perubahan budaya tetapi masalah nyata yang harus dipecahkan dan solusi yang menciptakan nilai.
  • Fokus pada penyelarasan kepemimpinan, percakapan formal, dan struktur organisasi sebagai pendorong untuk memandu evolusi budaya.

Contoh menentukan target budaya perusahaan

Satu perusahaan besar melakukan pencarian direktur baru sebagai peluang untuk menjembatani kesenjangan antara budaya perusahaan dan budaya dewan/pemimpin. Untuk mencapai hal ini, pimpinan terlebih dahulu menilai kedua budaya tersebut serta aspirasinya untuk direktur yang baru.

Source: Harvard Business Review; How to shape your culture

Sementara perusahaan sangat berorientasi pada hasil (results) dan fokus pada keteraturan (order), disiplin, dan pelaksanaan, pihak dewan jauh lebih berorientasi pada pembelajaran (learning), eksplorasi, rasa ingin tahu, dan fokus pada kesenangan (enjoyment). Seorang direktur yang digerakkan oleh hasil (results) dan rasa ingin tahu akan membantu menjembatani kedua budaya dari kedua pihak tersebut.

Dua tahun setelah direktur baru dengan gaya yang diinginkan masuk di perusahaan, dewan dan tim manajemen melaporkan kegiatan perencanaan strategis yang lebih efektif dan peningkatan terhadap kinerja perusahaan.