Warning: Constant DISALLOW_FILE_EDIT already defined in /home/impactfirst.co/public_html/wp-config.php on line 94
Tambahan Fitur terkait Multi-Company - Odoo General Setting
Menu Close

Tambahan Fitur terkait Multi-Company

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Bab ini termasuk ke dalam Panduan pengguna Odoo oleh Impact

Chapters:

IN THIS ARTICLE

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tambahan Fitur terkait Multi-Company

Tambahan fitur terkait Multi-Company ditujukan untuk melakukan pengelolaan dan sinkronisasi data transaksi perusahaan bagi Anda yang memiliki lebih dari satu perusahaan dan telah mendaftarkan perusahaan-perusahaan milik Anda pada sistem ImpactERP.

Pengaturan multi-company di dalam sistem dapat dilakukan melalui:

Settings → Multi-Company

Odoo General Settings Pengaturan Tambahan terkati Multi Company

Setting di atas perlu diatur untuk setiap perusahaan. 

a. Apabila Perusahaan A hanya memilih Sales Order, maka Perusahaan B harus memilih Purchase Order

b. Apabila Perusahaan A memilih Sales Order dan Purchase Order, maka Perusahaan B harus memilih Sales Order dan Purchase Order.

1

Sales Order

Ketika Perusahaan A mengkonfirmasi SO dimana customer adalah Perusahaan B, maka secara otomatis Draft PO terbentuk di Perusahaan B dengan vendor Perusahaan A.

2

Purchase Order

Ketika Perusahaan A mengkonfirmasi PO, maka secara otomatis Draft SO terbentuk di Perusahaan B dengan customer Perusahaan A. 

3

Default Warehouse

a. Untuk Perusahaan A, apabila Perusahaan B membuat PO, maka default gudang yg terisi pada SO Perusahaan A untuk melakukan pengiriman barang.

b. Untuk Perusahaan A, apabila Perusahaan B membuat SO, maka default gudang yang terisi pada PO Perusahaan A untuk menerima barang.

c. Dropdown warehouse sesuai dengan gudang yang ada untuk masing-masing Perusahaan.

4

Customer Invoice and Vendor Bill

a. Ketika Perusahaan A melakukan validasi Customer Invoice untuk Perusahaan B, maka Perusahaan B secara otomatis mendapatkan Draft Vendor Bill.


b. Ketika Perusahaan A melakukan validasi
Vendor Bill untuk Perusahaan B, maka Perusahaan B secara otomatis membentuk Draft Customer Invoice.


c. Synchronization
termasuk dengan pembentukan Credit Note.

5

Allow automatic validation

Apabila automatic validation dipilih, maka dokumen yang sama di Perusahaan lainnya akan tervalidasi secara otomatis.