Tahapan Proses IPO


(Picture by Unsplash)


Dalam artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai hal-hal apa saja yang harus dicermati dan dokumen apa saja yang harus dipersiapkan, maka dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai tahapan-tahapan dalam proses IPO beserta estimasi waktu dan pihak-pihak apa saja yang akan berhubungan dengan proses ini.


1. Persiapan dokumen - Tentative

Perusahaan perlu membentuk tim internal, menunjuk pihak-pihak eksternal yang akan membantu perusahaan melakukan persiapan go public, meminta persetujuan RUPS dan merubah Anggaran Dasar, serta mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK.


2. Penyampaian permohonan pencatatan saham ke Bursa efek indonesia (BEI) dan pendaftaran saham ke Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) - 1 sampai 4 Minggu

Bursa Efek Indonesia akan melakukan penelaahan atas permohonan yang diajukan perusahaan dan akan mengundang perusahaan beserta underwriter dan profesi penunjang untuk mempresentasikan profil perusahaan, rencana bisnis dan rencana penawaran umum yang akan dilakukan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kegiatan usaha perusahaan, Bursa Efek Indonesia juga akan melakukan kunjungan ke perusahaan serta meminta penjelasan lainnya yang relevan dengan rencana IPO perusahaan.


3. Penyampaian Pernyataan Pendaftaran ke OJK - 4 sampai 6 minggu

Dalam melakukan penelaahan, OJK dapat meminta perubahan atau tambahan informasi kepada perusahaan untuk memastikan bahwa semua fakta material tentang penawaran saham, kondisi keuangan dan kegiatan usaha perusahaan


4. OJK memberikan izin publikasi prospektus - 2 sampai 3 minggu

Di tahap ini perusahaan dapat melakukan public expose juga bookbuilding melalui media, baik surat kabar maupun media lainnya


5. Pernyataan Pendaftaran perusahaan telah dinyatakan efektif oleh OJK - tahap 5,6,7 berlangsung selama 1 - 2 minggu

Apabila Pernyataan Pendaftaran perusahaan telah dinyatakan efektif oleh OJK, perusahaan mempublikasikan perbaikan/tambahan informasi prospektus ringkas di surat kabar serta menyediakan prospektus bagi publik atau calon pembeli saham, serta melakukan penawaran umum. Jika permintaan saham dari investor melebihi jumlah saham yang ditawarkan (oversubscribed), maka perlu dilakukan penjatahan. Uang pesanan investor yang pesanan sahamnya tidak dipenuhi harus dikembalikan (refund) kepada investor setelah penjatahan.


6. Persetujuan Pencatatan saham oleh BEI - tahap 5,6,7 berlangsung selama 1 - 2 minggu

Bursa Efek Indonesia akan memberikan persetujuan dan mengumumkan pencatatan saham perusahaan dan kode saham (ticker code) perusahaan untuk keperluan perdagangan saham di Bursa. Kode saham ini akan dikenal investor secara luas dalam melakukan transaksi saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia.


7. Pencatatan & perdagangan saham di BEI - tahap 5,6,7 berlangsung selama 1 - 2 minggu

Setelah saham tercatat di Bursa, investor akan dapat memperjualbelikan saham perusahaan kepada investor lain melalui broker atau Perusahaan Efek yang menjadi Anggota Bursa terdaftar di Bursa Efek Indonesia.


Jika dilihat, proses IPO dapat memakan waktu sekitar minimal 2 bulan dan maksimal selama 4 bulan, namun masih banyak kemungkinan yang akan mempercepat atau menghambat perkiraan waktu tersebut sehingga anda selagi anda fokus ke IPO, anda juga perlu memperhatikan perusahaan anda.


Source : Panduan Go Public by IDX


PT Chub Pamadana International

© 2020 by Impactfirst.

+62 21 5020 3020

info@impactfirst.co

Soho Podomoro City 

Jl. Letjen S. Parman, Kav 28

Jakarta Barat,
Jakarta, Indonesia 11470