Odoo Guide: Accounting - 1

Apa itu Odoo Accounting?

Odoo Accounting adalah modul yang memiliki fitur yang sangat lengkap. Produktivitas dari Akuntan adalah kunci utama dari pengembangan fitur-fiturnya, seperti pengenalan faktur yang didukung AI (AI-powered invoice recognition), sinkronisasi dengan rekening bank Anda, saran smart matching, dan lain sebagainya.

Maka, panduan ini akan cocok untuk anda yang ingin mengetahui cara implementasi odoo akuntansi dan mempermudah jalannya bisnis anda.

1. User Access

Odoo Accounting User Access

Tabel 1.1 Accounting User Access

2. Konfigurasi

a. Setting

Menu Settings ini digunakan untuk setup awal dari modul accounting dan wajib dilakukan sebelum memulai kegiatan. Settings dapat diakses pada modul:

Accounting → Configuration → Settings

Berikut adalah komponen-komponen yang terdapat di dalam menu tersebut:

A.1 Fiscal Localization

Konfigurasi lokalisasi terkait dengan Tax, Fiscal Position, Chart of Accounts dan Legal Statements sesuai dengan negara tertentu. Secara default pilihan Packages hanya negara di mana lokasi perusahaan beroperasi. Namun apabila ingin menggunakan Packages negara lain, anda dapat install dengan klik Install More Packages.

A.2. Taxes

Konfigurasi terkait dengan perpajakan yang berlaku:

1.Default Taxes (contoh untuk pajak yang berlaku di Indonesia)

    • Sales Tax: diisi PPN 10%
    • Purchase Tax: diisi PPN 10%

      Anda dapat klik Create and Edit untuk membuat pilihan pajak tersebut.

2. Rounding Method

Fitur ini untuk menentukan bagaimana pajak akan diperhitungkan dalam sebuah PO atau SO yang akan diterbitkan, terdiri dari dua pilihan:

  • Round per Line: Pajak diperhitungkan berdasarkan setiap line order yang ada.
  • Round Globally: Pajak diperhitungkan berdasarkan total nilai pembelian atau penjualan.

A.3. Currencies

Fitur ini untuk menentukan mata uang yang akan digunakan perusahaan dalam kegiatan operasional.

1. Main Currency

Mata uang utama yang akan digunakan perusahaan

2. Multi-Currencies

Dalam hal perusahaan melakukan transaksi di luar mata uang utamanya, maka Multi-Currencies ini dapat diaktifkan.

  • Klik Activate Other Currencies untuk memilih mata uang asing apa saja yang akan digunakan.
  • Exchange Gain or Loss Journal diisi sesuai dengan preferensi perusahaan untuk menentukan jurnal yang akan digunakan. Contoh: Exchange Rate.
  • Account Unrealized Gain/Loss: Akun laba atau rugi apabila melakukan transaksi mata uang yang diisi sesuai dengan preferensi perusahaan.
  • Property Forex Revaluation Default Account: akun default untuk revaluasi forex properti yang diisi sesuai dengan preferensi perusahaan.

A.4. Customer Invoices

Konfigurasi Invoice yang akan diterbitkan dan dikirimkan ke customer, sebagai berikut:

1. Default Sending Options

Print dan Send Email sudah diaktifkan secara default, tetapi masih ada satu pilihan tersisa yaitu Send Post yang belum diaktifkan.

2. Line Subtotals Tax Display

Terdapat dua pilihan yaitu Tax-Excluded dan Tax-Included. Secara default, Tax-Excluded yang terpilih.

3. Warnings
Fitur ini digunakan untuk memberikan pesan/peringatan pada saat pembuatan invoice customer tertentu yang telah di-set sebelumnya (di-set di kontak customer)

4. Default Terms & Condition

Ketika fitur ini diaktifkan, maka terms & condition yang telah diisi akan muncul pada invoice. Contoh: Pengembalian barang dapat dilakukan maksimal 3 hari setelah tanggal invoice.

5. Cash Rounding

Fitur ini digunakan untuk menentukan nilai desimal pada invoice.

6. Default Incoterm

Tersedia pilihan Incoterm sesuai dengan kebutuhan. Anda juga dapat Create Incoterm.

Odoo Accounting Buat Inconterm

Gambar 2.1 Buat Inconterm

Adapun konfigurasi signature pada invoice dapat dilakukan dengan melakukan konfigurasi General Setting → Signature (lihat poin Signature pada General Setting Guidebook )

A.5. Dashboard

Pada pengaturan Dashboard, Anda dapat mengatur hal-hal berikut yang akan tersambung pada modul Dashboard perusahaan antara lain:

1. Finance – Revenue and Net Profit

    • Revenue Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan penjualan perusahaan.
    • Checklist Reverse Revenue Account Value apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.
    • Net Income Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan laba bersih perusahaan yaitu dari penjualan hingga harga pokok produk.
    • Checklist Reverse Net Income Accounts apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.

2. Finance – Expense

    • Cost of Revenue: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan harga pokok produk.
    • Checklist Reverse Cost of Revenue apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.
    • Employee Expense Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan pengeluaran terkait karyawan.
    • Checklist Reverse Employee Expense Accounts apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.
    • Sale and Marketing Expense Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan pengeluaran terkait penjualan dan pemasaran.
    • Checklist Reverse Sale and Marketing Expense Accounts apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.
    • General and Administrative Expense Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan pengeluaran general dan administratif.
    • Checklist Reverse General and Administrative Expense Accounts apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.
    • Non Operating Expense Accounts: Isi dengan akun COA yang berhubungan dengan pengeluaran diluar kegiatan operasi.
    • Checklist Reverse Non Operating Expense Accounts apabila ingin membalikkan angka dari positif menjadi negatif atau sebaliknya.

A.6. Indonesian Localization

Isi Tax Address dan Tax Name sesuai dengan informasi pajak perusahaan.

A.7. Customer Payments

Konfigurasi terkait metode pembayaran invoice:

1. Invoice Online Payment

Jika fitur ini diaktifkan, maka customer dapat melakukan pembayaran invoice-nya secara online (customer harus dibuatkan akun dengan tipe portal user dan pengaturan pembayaran dengan payment channel tersebut perlu di-set terlebih dahulu).

A.8. Bank and Cash

1. Bank Reconciliation Threshold

Penentuan batas tanggal rekonsiliasi dengan bank statement. Apabila terdapat transaksi yang tidak match dengan bank statement sebelum tanggal yang telah ditentukan, maka tidak akan muncul sebagai items yang akan direkonsiliasi.

2. Fiscal Periods

Penentuan periode akuntansi perusahaan:

      • Fiscal Year

        Last day diisi sesuai dengan tanggal tutup buku perusahaan.

    • Fiscal Years

      Fitur ini digunakan apabila satu periode akuntansi perusahaan lebih atau kurang dari 12 bulan.

    • Fiscal Period Closing

      Fitur ini digunakan untuk mengunci Fiscal Year, dibagi menjadi dua yaitu Lock Date untuk semua user, dan Lock date untuk user non-adviser.

A.9. Analytics

1. Analytic Accounting

Digunakan untuk mengetahui atau menampilkan expense dan revenue per project/department/unit bisnis di financial reporting.

2. Analytic Tags

Analytic distribution dari pendapatan atau beban yang dapat didistribusikan untuk beberapa analytic accounts yang berbeda.

3. Margin Analysis

Fitur ini akan menampilkan margin pada setiap invoice yang dibuat.

4. Budget Management

Digunakan untuk mengelola budget dan membandingkan cost dan revenue yang dianggarkan dengan aktual.

b. Payment Terms

Accounting → Configuration → Payment Terms

Menu ini digunakan untuk membuat berbagai termin pembayaran. Sistem secara default telah membuat berbagai termin pembayaran dan apabila ingin membuat termin pembayaran yang baru, anda dapat klik Create dan isi beberapa informasi yang diperlukan.

  • Payment Terms: Nama dari termin pembayaran.
  • Due Type: Balance, Percent atau Fixed Amount.
  • Value: hanya diisi apabila due type adalah Percent atau Fixed Amount.
  • Number of Days: Jangka waktu termin.
  • Options: Days after the invoice date, of the following month atau of the current month.

Contoh:

Payment Terms: 5/10, n/45

Line 1:

  • Due Type: Percent
  • Value: 95%
  • Number of Days: 10
  • Options: days after the invoice date

Line 2:

  • Due Type: Balance
  • Number of Days: 45
  • Options: days after the invoice date
Odoo Accounting Payment terms

Gambar 2.2 Payment terms

c. Taxes

Accounting → Configuration → Taxes

Menu ini digunakan untuk membuat daftar pajak yang akan digunakan di perusahaan. Setelah memilih Fiscal Localization pada saat set up, secara otomatis akan mempersiapkan beberapa item yang dapat Anda ubah ataupun membuat item yang baru. Berikut adalah beberapa informasi yang diperlukan:

C.1. Tab Definition

1. Tax Name: Nama dari pajak tersebut.

2. Tax Computation:

    • Group of Taxes: Membuat parent dari berbagai item pajak.
    • Fixed: Nominal tetap dari pajak yang akan dikenakan, tanpa memperhatikan nilai penjualan/pembelian.
    • Percentage of Price: Basis pengenaan pajak adalah nilai penjualan atau pembelian.
    • Percentage of Price Included: Basis pengenaan pajak adalah total nilai penjualan atau pembelian setelah ditambahkan pajak.

3. Tax Scope: Sales, Purchase, None.

4. Amount: Nominal persentase pajak apabila pajak berupa pungutan seperti PPN maka Anda dapat memasukkan nominal positif (contoh: 10%) sedangkan apabila pajak berupa potongan seperti PPh 23 maka Anda dapat memasukan nominal negatif (contoh: -2%).

5. Based on: Base (nilai pada invoice) & % of tax (persentase pajak yang terhitung)

6. Account: Akun yang akan digunakan untuk mencatat pajak tersebut.

7. Tax Grids: Item yang tersedia sudah sesuai dengan Fiscal Localization yang terinstall. Ketika tax grid di-set, maka Tax Report dapat secara otomatis dihasilkan.

Odoo Accounting Tab Definitions

Gambar 2.3 Tab definitions 

 

C.2. Tab Advance Options

  1. Label on Invoices: Label yang akan muncul di kolom Taxes.
  2. Tax Group: Label yang akan muncul di atas field total sebuah invoice atau bill. Tax group juga menentukan grup sebuah pajak.
  3. Include in Analytic Cost: Pajak akan diperhitungkan ke dalam analytic account invoice tersebut.
  4. Included in Price: Diaktifkan apabila nilai penjualan sudah termasuk pajak.
  5. Affect Base of Subsequent Taxes: Diaktifkan apabila basis pajak adalah nilai penjualan/pembelian ditambah dengan pajak yang lainnya.

    Contoh:

    • Nilai Penjualan: 1000
    • Tax 10% 100
    • Tax 5% (Subsequent Taxes) 55 (1100 x 5%)
    • Subtotal 1155
Odoo Accounting guide Tab Advance Options

Gambar 2.4 Tab Advance Options

d. Inconterms

Accounting → Configuration → Incoterms

Berbagai item incoterms sudah otomatis terbentuk oleh sistem. Namun apabila ingin menambah atau membuat incoterm yang baru, Anda dapat dengan mudah klik Create kemudian isi code dan name incoterm tersebut. Incoterm tersebut dapat dipilih di setiap pembuatan PO ataupun SO.

Odoo accounting guide Inconterms

Gambar 2.5 Inconterms

e. Journals

Accounting → Configuration → Journals

Menu ini berfungsi untuk membuat journal yang akan digunakan perusahaan. Banyak dan nama dari journal tersebut tergantung pada preferensi perusahaan. Journal ini akan berfungsi sebagai grouping dari berbagai accounting entry yang dibuat, sehingga akan memudahkan ketika ingin mencari accounting entry suatu transaksi dengan memilih group dari journal yang ditetapkan.

Terdapat beberapa journal dan Anda dapat merubahnya jika perlu (klik journal yang ingin diubah, kemudian klik Edit) atau ingin menambah journal yang baru (klik Create).

Berikut adalah beberapa informasi yang perlu diisi ketika membuat journal:

  • Journal Name: Isi nama journal.

E.1 Tab Journal Entries

  • Type: Terdapat 5 type yaitu sales, purchase, cash, bank dan miscellaneous (pilih yang paling sesuai)
  • Short Code: Kode dari journal tersebut (sesuai preferensi).
  • Next Number: Jika membuat journal baru, pastikan next number diisi 1. Angka ini akan menentukan nomor journal disetiap accounting entry yang dibentuk.
  • Default Debit Account & Default Credit Account: Isi dengan akun yang tepat untuk journal tersebut.
  • Currency: Apabila perusahaan menggunakan multi currency, maka currency dapat dispesifikasikan pada journal yang dibentuk.
Odoo Accounting guide Tab Journal Entries

Gambar 2.6 Tab Journal Entries

E.2 Tab Advance Settings

  • Account Types Allowed: Menentukan tipe akun yang diijinkan untuk menggunakan journal tersebut.
  • Accounts Allowed: Menentukan akun yang diijinkan untuk menggunakan journal tersebut.
  • Lock Posted Entries with Hash: apabila di-tick, maka accounting entries yang sudah di-post tidak dapat diubah lagi.
 Odoo accounting guide Tab Advanced Settings

Gambar 2.7 Tab Advanced Settings

f. Add a Bank Account

Accounting → Configuration → Add a Bank Account

Menu ini digunakan untuk mendaftarkan rekening bank perusahaan. Setelah memilih menu Add a Bank Account, isi informasi-informasi yang dibutuhkan seperti nama bank, account number dan code.

Odoo accounting guide Add Bank Account

Gambar 2.8 Add Bank Account

g. Bank Account

Accounting → Configuration → Bank Account

Menu ini digunakan untuk konfigurasi Currency, Payment Method Type dan Bank Feeds dari sebuah bank account. Menu ini juga dapat digunakan untuk membuat Bank Account tanpa harus melalui menu Add a Bank Account, tapi tidak dapat terkoneksi langsung oleh bank tersebut.

Payment Method Type adalah konfigurasi metode pembayaran yang telah ditetapkan perusahaan (baik untuk incoming maupun outgoing payment) dan Bank Feeds adalah konfigurasi mengenai kapan bank statement akan di-post dan bagaimana bank statement akan didapatkan (manual, import – Khusus BCA atau sinkronisasi otomatis). Untuk Product, pilihan yang tersedia hanyalah Undefined Yet.

Odoo accounting guide Bank Account

Gambar 2.9 Bank Account

Jika fitur Customer Invoice diaktifkan, maka akun bank tersebut akan dapat terkoneksi dengan contact customer. Anda juga dapat menuliskan keterangan yang akan ditampilkan ketika pencetakan invoice pada field Bank Account (paling bawah). Pada menu contact customer, pastikan Anda mengisi nama bank yang akan dimunculkan pada invoice customer tersebut pada tab Invoicing, field Company’s Bank Account for Receiving Payment.

h. Payment Acquirers

Accounting → Configuration → Payment Acquirers

Menu ini berisi beberapa metode pembayaran yang disediakan oleh sistem dan juga Anda dapat membuat metode pembayaran yang baru sesuai dengan preferensi perusahaan Anda. Semakin banyak pilihan metode pembayaran dapat memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk membayar tagihan mereka.

Klik Create untuk membuat metode pembayaran baru dan pastikan berada dalam kondisi Enable agar pelanggan dapat menggunakan metode pembayaran tersebut.

  1. Displayed as: Nama metode pembayaran yang ingin ditampilkan (jika dikosongkan, maka akan mengikuti nama metode pembayaran di field Name).
  2. Countries: Kosongkan jika metode pembayaran tersedia di seluruh negara.
  3. Payment Journal: Tentukan journal untuk transaksi pembayaran dengan metode tersebut.
Odoo Accounting guide Payment Acquirers

Gambar 2.10 Payment Acquirers

i. Currencies

Accounting → Configuration → Currencies

Menu ini digunakan untuk membuat atau update kurs mata uang asing apabila opsi untuk konfigurasi secara manual dip ilih. Sebelum membuat atau update kurs, pastikan terlebih dahulu mata uang yang digunakan berada dalam kondisi aktif. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat atau mengupdate nilai kurs:

i. Klik mata uang asing yang ingin di-update

ii. Klik icon Rates

Odoo accounting guide Currencies

Gambar 2.11 Currencies

iii. Klik Create untuk membuat kurs yang baru, kemudian masukkan tanggal dan kursnya.

iv. Klik item yang ingin diedit apabila ingin mengubah atau merevisi kurs yang telah diinput.

j. Chart of Accounts

Accounting → Configuration → Chart of Accounts

Menu ini digunakan untuk membuat atau mengedit Chart of Accounts.

Klik Create untuk membuat Chart of Accounts dan klik ke salah satu Chart of Accounts jika ingin mengedit. Berikut adalah beberapa informasi yang terdapat di dalam Chart of Accounts:

  • Code: Kode penomoran Chart of Accounts (sesuai dengan preferensi perusahaan)
  • Name: Nama dari account yang akan dibuat (sesuai dengan preferensi perusahaan).
  • Type: Tipe dari chart of account (receivables, payables, current assets, dll)
  • Default Taxes: Pilih pajak default yang akan dikenakan terhadap akun tersebut.
  • Tags: pilih tags tertentu yang sesuai dengan akun tersebut
  • Group: tentukan group dari akun tersebut (apabila akun tersebut merupakan akun grouping).
  • Allow Reconciliation: Jika di-tick, maka akun tersebut akan direkonsiliasi (contoh: Piutang).
  • Deprecated: jika di-tick, maka akun ini dapat dihapus meskipun sudah ada transaksi terkait akun ini.
  • Cashflow type: Dapat dipilih antara Operations, Investing Activities, atau Financing Activities. Ini akan tersambung pada laporan Cash Flow.
  • Header: Code yang akan tersambung pada Financial Reports Configuration.
Odoo accounting guide Chart of Accounts

Gambar 2.12 Chart of Accounts

k. Journal Groups

Accounting → Configuration → Journal Groups

Menu ini berfungsi untuk membuat grup dari beberapa jurnal yang telah dibentuk sebelumnya. Klik Create untuk membentuk grup jurnal yang baru atau apabila ingin edit grup yang sudah dibuat dapat dengan mudah klik grup jurnal yang bersangkutan. Excluded Journals diisi apabila ada yang journal tertentu yang tidak masuk kedalam grouping journal tersebut.

 Odoo Accounting guide Journal Groups

Gambar 2.13 Journal Groups

l. Reconciliation Models

Accounting → Configuration → Reconciliation Models

Rekonsiliasi akan dilakukan setelah bank statement/laporan bank telah diimpor. Untuk memudahkan proses rekonsiliasi kita dapat mengkonfigurasikan Reconciliation Models ini. Berikut adalah beberapa informasi atau field yang harus diisi dalam pembuatan reconciliation models:

i. Name: Nama dari model rekonsiliasi.

ii. Type:

    • Manually create a write-off on clicked button: Secara manual memilih model rekonsiliasi yang telah dibuat.
    • Suggest counterpart value: Memberikan saran ke akun apa selisih yang timbul akan direkonsiliasikan berdasarkan seperangkat aturan yang telah dibuat di model rekonsiliasi.
    • Match existing invoice/bills: Selisih yang timbul akan dicocokkan dengan invoice atau bill yang telah dibayar.

iii. Condition on Bank Statement Line: Konfigurasi berbagai kondisi yang sesuai dengan model rekonsiliasi yang dibuat. Field Journal dapat diisi jika reconciliation model tersebut hanya untuk jurnal spesifik.

iv. Counterpart Values: Nilai-nilai yang akan diaplikasikan ke dalam model rekonsiliasi.

Odoo accounting guide Reconciliation Models

Gambar 2.14 Reconciliation Models

m. Asset Types

Accounting → Configuration → Asset Types

Menu ini berfungsi untuk mengklasifikasikan kategori atau tipe aset tetap yang dimiliki oleh perusahaan. Seluruh aset tetap tersebut dapat berupa peralatan, gedung kantor, atau tanah yang ditujukan untuk penggunaan operasi perusahaan dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.

Setelah memilih menu asset types, klik buttonCreate’, berikut adalah informasi yang perlu dilengkapi pada menu asset types:

 Odoo accounting guide Asset Types

Gambar 2.15 Asset Types

Asset Type: Informasi yang perlu dimuat merupakan nama tipe aset tetap yang akan didaftarkan (e.g Laptop).

Pada bagian Journal Entries, terdapat beberapa informasi atau field yang harus diisi sebagai berikut :

  1. Journal: Merupakan klasifikasi pencatatan aset tetap dalam jurnal (klasifikasi dapat berupa vendor bills, customer invoice, bank, cash,dll).
  2. Fixed Asset Account: Merupakan jurnal yang mencatat tipe aset tetap tersebut sesuai dengan chart of account yang tersedia (e.g perolehan komputer akan dicatat sebagai elektronik).
  3. Depreciation entries (asset accounts): Merupakan jurnal pada akun aset untuk mencatat depresiasi aset tetap yang disebut dengan accumulated depreciation.
  4. Depreciation entries (expense accounts): Merupakan jurnal pada akun beban yang mencatat beban depresiasi atas penggunaan aset tetap.

Jurnal yang terbentuk untuk pencatatan depresiasi adalah sebagai berikut :

(Dr) Depreciation Expense

(Cr) Accumulated depreciation

Pada bagian Depreciation Method, terdapat beberapa informasi atau field yang harus diisi sebagai berikut :

  1. Useful Life: Perkiraan jangka waktu produktif dari masing-masing aset, Anda bisa memilih untuk dilakukan penyusutan secara bulanan maupun tahunan.
  2. Depreciation Method, terdapat beberapa informasi atau field yang harus diisi sebagai berikut :
    • Linear: Metode depresiasi linear atau metode depresiasi garis lurus merupakan jenis metode depresiasi yang membagi sama rata nilai perolehan aset tetap perusahaan dengan perkiraan masa manfaat aset perusahaan tersebut (e.g apabila harga perolehan aset tetap sebesar 20 juta dengan perkiraan masa manfaat 5 tahun, maka setiap tahun akan disusutkan sebesar 4 juta).
    • Degressive: metode depresiasi degressive atau saldo menurun merupakan jenis metode depresiasi di mana depresiasi dihitung berdasarkan persentase tetap atas nilai buku terakhir.
    • Accelerated Degressive: Metode depresiasi untuk mengalokasikan proporsi yang relatif besar dari biaya aset untuk tahun-tahun awal dari masa manfaat aset.

n. Deferred Revenue Models

Accounting → Configuration → Deferred Revenue Models

Menu ini berfungsi untuk otomatisasi perhitungan dan pengakuan revenue terkait Deferred Revenue yang akan diakui di setiap periode. Ketika Deferred Revenue Models telah dibuat dan dipasangkan dengan akun yang bersangkutan, maka draft jurnal pengakuan revenue akan terbentuk setelah transaksi yang berkaitan dengan deferred revenue terjadi (data di Accounting > Accounting > Assets otomatis terbentuk).

Odoo Accounting guide Deferred Revenue Models

Gambar 2.16 Deferred Revenue Models

o. Deferred Expense Models

Accounting → Configuration → Deferred Expense Models

Menu ini berfungsi untuk otomatisasi perhitungan dan pengakuan beban dari Deferred Expense yang akan diakui di setiap periode. Ketika Deferred Expense Models telah dibuat dan dipasangkan dengan akun yang bersangkutan, maka draft jurnal pengakuan beban akan terbentuk setelah transaksi prepayments terjadi (data di Accounting > Accounting > Deferred Expenses otomatis terbentuk).

Odoo Accounting guide Deferred Expense Models

Gambar 2.17 Deferred Expense Models

Odoo accounting guide Deferred Expense Account

Gambar 2.18 Deferred Expense Account

p. Financial Reports Configuration

Menu ini digunakan untuk mengatur laporan keuangan yang sudah tersedia. Laporan yang dibuat atau diatur akan muncul pada menu reporting.

Odoo Accounting guide Financial Reports Configuration

Gambar 2.19 Financial Reports Configuration

  1. Report Name: Nama dari report baru yang ingin dibuat.
  2. Sequence: Urutan dari report tersebut.
  3. Sign on Reports
    • Reverse Balance Sign: Membalikkan angka jika negatif.
    • Preserve Balance Sign: Tidak mengubah angka meskipun negatif.
  4. Custom Date Range: Menentukan jarak atau range waktu yang ditampilkan pada laporan.
  5. Parent: Parent dari report tersebut, misalkan parent dari report adalah ‘Balance Sheet’, maka report akan muncul pada laporan balance sheet. Bisa juga anak dari suatu akun misalkan Report Name-nya adalah Direct Cost of Good Sold maka dapat di-set Parent-nya adalah Cost of Goods Sold.
  6. Type:
    • View: Laporan tidak terdapat breakdown atau tidak dirincikan.
    • Accounts: Laporan dapat dirincikan berdasarkan header yang diinginkan.
    • Account type: Laporan dapat dirincikan berdasarkan tipe CoA.
    • Report Value: Anda dapat memilih jumlah laporan apa yang ingin Anda tampilkan pada laporan yang Anda buat, pada field.
  7. Formulas: Formula akan muncul apabila Anda memilih Type: Accounts. Formula dapat diisi dengan: Code.Nomor COA akun,HEADER.Nama Header yang sudah ditentukan pada Chart of Account. Contoh: CODE.112233,HEADER.COGS.
Odoo accounting guide Current Liability

Gambar 2.20 Current Liability

Berikut adalah contoh laporan yang terbuat:

Odoo accounting guide Balance Sheet

Gambar 2.21 Balance Sheet

q. Analytic Account

Accounting → Configuration → Analytic Account

Analytic Account digunakan untuk menganalisa pendapatan dan biaya dari sebuah perusahaan dengan cara menganalisa efisiensi kinerja dari sebuah project yang dilaksanakan. Analytic Account juga dapat digunakan untuk menganalisa dan mengontrol budget dari sebuah project. Berikut adalah contoh penggunaan Analytic Account untuk menganalisa kinerja dari sebuah project.

Q.1. Create Analytic Account

Odoo Accounting guide Create Analytic Account

Gambar 2.22 Create Analytic Account

  1. Isi nama Analytic Account.
  2. Isi Reference jika ada dan diperlukan (nomor dokumen pendukung e.g nomor dokumen kontrak).
  3. Isi Customer jika analytic account tersebut terkait kepada customer yang spesifik (jika tidak, maka kosongkan).
  4. Isi Group, jika Analytic Account ini memiliki analytic account group tertentu

Q.2. Pilih Analytic Account pada pembentukan Customer Invoice

Odoo Accounting guide Analytic Account - Customer Invoice

Gambar 2.23 Analytic Account – Customer Invoice

Q.3. Pilih Analytic Account pada pembentukan Vendor Bill

Odoo accounting guide Draft Bill - Tab Invoice Users

Gambar 2.24 Draft Bill – Tab Invoice Users

Odoo accounting guide Draft Bill - Tab Journal Items

Gambar 2.25 Draft Bill – Tab Journal Items

Q.4. Laporan Analytic Account

  1. Anda dapat melihat profit and loss statement untuk Analytic Account tertentu.
Odoo Accounting guide Profit and Loss

Gambar 2.26 Profit and Loss

r. Analytic Tags

Accounting → Configuration → Analytic Tags

Analytic Tags digunakan apabila ada kebutuhan untuk menganalisa revenue dan expense dari suatu project secara lebih detail dengan mendistribusikan sebuah revenue atau expense ke beberapa analytic account.

Berikut adalah contoh penggunaan sebuah analytic tags (Consulting) yang didistribusikan ke 2 analytic account (Project RRP dan Project ABC):

R.1. Buat Analytic Tag

Create Analytic Tag Create Analytic Tag

Gambar 2.27 Create Analytic Tag

  1. Isi nama Analytic Tag.
  2. Pilih Analytic Account yang ingin didistribusikan
  3. Masukkan persentase dari cost atau revenue yang ingin didistribusikan ke setiap Analytic Account

R.2. Pengeluaran biaya untuk Analytic Tags

Odoo Accounting guide Pengeluaran biaya untuk Analytic Tag

Gambar 2.28 Pengeluaran biaya untuk Analytic Tag

s. Analytic Account Group

Accounting → Configuration → Analytic Account Group

Menu ini digunakan untuk membuat grup dari Analytic Account apabila perusahaan ingin mengelompokkan Analytic Account yang dibuat.

  1. Isi Name dengan nama grup analytic account.
  2. Isi Parent apabila group analytic account yang dibuat merupakan anak dari group analytic account yang lain.
  3. Isi Description jika diperlukan.
Odoo Accounting guide Create Analytic Account

Gambar 2.29 Create Analytic Account

Ketika Analytic Account Group telah dibuat dan di-assign ke Analytic Account terkait, maka Analytic Report yang akan muncul sebagai berikut:

Odoo Accounting guide Analytic Report

Gambar 2.30 Analytic Report

Terimakasih telah membaca. Semoga Odoo guide modul Accounting ini dapat membantu Anda.

Jika Anda tertarik menerapkan Odoo atau melakukan kustomisasi, silahkan tanyakan atau konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda dengan konsultan Odoo Indonesia.

More Articles
You might also be interested in these articles