Tidak ada software ERP terbaik. ERP ada untuk mengotomatisasi dan mengintegrasikan proses bisnis, dimana proses bisnis setiap perusahaan berbeda, dengan pain points dan solusi yang berbeda pula.

Software ERP terbaik untuk Anda adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, dengan implementor yang:

  • Memahami pain points Anda
  • Memberikan solusi kustomisasi dengan harga yang tepat,
  • Memberikan dukungan yang dapat diandalkan ketika bisnis membutuhkannya. 

Dengan lebih dari 600 software ERP saat ini, sangat sulit bagi kami untuk meninjau dan memberikan peringkat. Namun, kami mencoba mengkurasi 10 ERP berdasarkan ulasan paling umum dan memberi peringkat sistem ERP terbaik di pasar saat ini untuk membantu Anda memilih solusi yang tepat bagi bisnis. 

Kriteria seleksi kami adalah fitur umum, fitur unik, transparansi harga, kemandirian pengguna, kompatibilitas dengan integrasi pihak ketiga, dan ketersediaan mitra Indonesia untuk memberikan implementasi dan dukungan. Semua peringkat ditentukan sepenuhnya oleh tim kami.

Baca juga: Apa itu ERP? Pengertian, Manfaat, dan Macam-Macam Modul ERP

Ringkasan

  1. Microsoft Dynamics 365 Business Central: Terbaik untuk perusahaan dalam ekosistem Microsoft
  2. Odoo: ERP open-source terbaik
  3. SAP Business One: Terbaik untuk perusahaan manufaktur skala menengah dengan fokus operasional
  4. Impact: Best-value untuk perusahaan distributor, ritel, dan manufaktur di Indonesia
  5. Epicor Prophet 21: Terbaik untuk distributor yang mencari kustomisasi
  6. Acumatica: Terbaik untuk efisiensi karyawan
  7. Netsuite OneWorld: Terbaik untuk performa cloud
  8. QT9: Terbaik untuk perusahaan di bidang life science 
  9. Cougar Mountain Denali Summit: Terbaik untuk lembaga nonprofit
  10. IFS: Terbaik untuk perusahaan jasa

Software ERP terbaik 2024

1. Microsoft Dynamics 365 Business Central

Terbaik untuk perusahaan dalam ekosistem Microsoft

Microsoft Dynamics 365 Business Central

Microsoft Dynamics 365 Business Central adalah sistem ERP dengan harga yang masuk akal untuk perusahaan dalam ekosistem Microsoft. Beberapa fitur penting termasuk prediksi pengisian stok dan mobile app.

Dynamics 365 memiliki opsi untuk menghubungkan sistem ke Microsoft Office, seperti Outlook dan Excel untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan dan karyawan. 

Dengan 49 mitra resmi di Indonesia, biaya implementasinya tergolong masuk akal dan customer service harusnya tidak menjadi masalah.

Cocok untuk: Perusahaan dengan ekosistem Microsoft

Harga awal: $70 per pengguna per bulan, uji coba gratis 30 hari

Kelebihan dan kekurangan:

KelebihanKekurangan
Terhubung ke Microsoft OfficeMembutuhkan proses belajar bagi user
Harga wajarLaporannya mungkin sulit untuk dipahami
Tampilan sederhanaPerforma terkadang lambat

2. Odoo

ERP open-source terbaik

Software ERP Odoo

Odoo tersedia dengan dua edisi: Odoo Community dan Odoo Enterprise. Odoo Community bersifat open source yang artinya kode source tersedia untuk digunakan dan diedit secara gratis, sedangkan Odoo Enterprise adalah versi berbayar. Perbedaan utama antara keduanya adalah Odoo Community tidak memiliki modul akuntansi, yang merupakan komponen penting dalam sistem ERP.

Biaya lisensi Odoo Enterprise sangat menarik, hanya Rp 170.000 per pengguna per bulan, sudah termasuk 48 modul di dalamnya.

Meskipun terdapat 42 partner Odoo di Indonesia, karena Odoo merupakan sistem ERP yang relatif baru di Indonesia, tidak banyak dari partner Odoo memiliki pengalaman menangani implementasi yang kompleks. Kami menyarankan Anda memilih implementor Odoo berdasarkan pemahaman mereka tentang akuntansi, proses bisnis, dan batasan sistem Odoo.

Cocok untuk: Usaha kecil yang ingin menerapkan ERP untuk pertama kalinya

Harga awal: Rp 170.000 per pengguna per bulan (harga resmi Odoo untuk pengguna Indonesia)

Kelebidan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Odoo Community bersifat open-sourceSulit memilih partner yang dapat diandalkan
Odoo Enterprise memberikan nilai luar biasa (satu harga untuk semua modul)Banyak kustomisasi yang mungkin diperlukan untuk perusahaan skala menengah
Modular dan dapat dikustomisasiTerkadang bisa lambat

Impact adalah partner resmi Odoo. Pelajari lebih lanjut tentang layanan Odoo kami.

3. SAP Business One

Terbaik untuk perusahaan manufaktur skala menengah dengan fokus operasional

Modul SAP B1

SAP Business One adalah ERP SAP yang paling populer karena merupakan produk SAP yang paling murah. Ini adalah sistem yang andal dengan banyak fitur, terutama untuk perusahaan manufaktur skala menengah. 

Meskipun memiliki kekurangan pada fitur tertentu (POS, HRIS), beberapa mitra implementasi telah membuat add-on (dengan harga tambahan) untuk melengkapi sistem mereka.

Mendapatkan implementasi dan dukungan yang tepat di Indonesia bukanlah suatu masalah, karena SAP sudah lama di Indonesia, memiliki 25 mitra resmi, dan kebijakan mitra SAP yang ketat.

Cocok untuk: Perusahaan manufaktur skala menengah dengan fokus operasional

Harga awal: $108 per pengguna per bulan (lisensi profesional)

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Fitur manufakturTanpa POS, CRM, dan HRIS
Mitra yang dapat diandalkanKurva belajar yang tinggi
Tersedia cloud atau on-premiseMahal

4. Impact

Harga terbaik untuk distributor, ritel, dan manufaktur di Indonesia

Impact adalah software ERP berbasis cloud yang dibuat khusus untuk memecahkan permasalahan bisnis paling umum yang dihadapi perusahaan-perusahaan di Indonesia (sales, manajemen inventory, manufaktur, dan HR). Impact bersifat modular, siap digunakan, dapat dikustomisasi, dan tersedia dalam cloud atau on-premise.

Software ERP Terbaik untuk Bisnis Indonesia Tahun 2024

Impact mudah digunakan dengan learning curve yang rendah, namun memiliki banyak fitur yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia seperti e-Faktur, e-Bupot, PPh, BPJS, THR, dan lain-lain. Selain itu, mendukung multi-company dan multi-warehouse tanpa biaya tambahan.

Aplikasi selulernya sederhana namun memiliki fitur seperti CRM dengan pelacakan lokasi (untuk tim sales), barcode scanner (untuk tim operasional), approval dan business analytics (untuk pemimpin bisnis).

Mobile app Impact juga dapat dibeli secara terpisah dan diintegrasikan dengan ERP lainnya. Ini cocok untuk perusahaan yang sudah menggunakan SAP, Netsuite, Microsoft Dynamics, atau ERP internal karena sebagian besar tidak memiliki fitur-fitur ini.

Cocok untuk: Perusahaan kecil dan menengah yang mencari ERP lengkap yang siap pakai

Harga awal: Rp 200.000 per pengguna per bulan, tersedia uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Termasuk POS, CRM, HRIS, dan mobile app Hanya cocok untuk perusahaan distribusi, retail, dan manufaktur
Fitur-fitur Indonesia seperti akuntansi, pajak, dan penggajianBisa lambat saat membuat laporan
Siap digunakan, modular, dapat dikustomisasi

5. Epicor Prophet 21

Terbaik untuk distributor yang mencari kustomisasi

Epicor Prophet 21

Epicor Prophet 21 adalah sistem ERP berbasis cloud yang dirancang khusus untuk distributor grosir yang memerlukan ERP dengan kemampuan kustomisasi sendiri. Epicor menawarkan kustomisasi yang mudah untuk portal karyawan, formulir, dan laporan. Namun, meski memiliki banyak fitur, sisi negatifnya adalah kurva pembelajarannya tinggi. Selain itu, sistem menjadi lambat saat membuat laporan.

Dengan 22 mitra Epicor di Indonesia, implementasi dan dukungan seharusnya tidak menjadi masalah.

Cocok untuk: Perusahaan distribusi yang memerlukan kustomisasi

Harga awal: T/A, tidak ada uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Kuat untuk perusahaan distribusiKurva belajar yang tinggi
Memiliki banyak fiturLambat saat membuat laporan
Dapat dikustomisasiKurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia

6. Acumatica

Terbaik untuk efisiensi karyawan

Meski kurang terkenal di Indonesia, Acumatica relatif terkenal di dunia. Fitur utamanya adalah role-based view dan dasbor untuk tim bisnis, keuangan, teknologi informasi (IT), operasional, penjualan, dan pemasaran.

Software ERP acumatica

Melalui laporan Acumatica yang canggih, pengguna dapat memantau KPI penting, seperti profitabilitas, pendapatan, biaya operasional, modal kerja, dan kepuasan pelanggan. Hal ini akan membekali tim dengan pengetahuan dan sumber daya yang mereka perlukan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka secara efisien dan memaksimalkan produktivitas.

Namun, implementasi dan dukungan mungkin terbatas karena Acumatica hanya memiliki 4 mitra yang dikenal di Indonesia.

Cocok untuk: Perusahaan yang mencari ERP dengan tujuan meningkatkan kinerja dan efisiensi karyawan

Harga awal: T/A, tidak ada uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Laporan berdasarkan peran dengan berbagai macam peranKurangnya mitra implementasi di Indonesia
Fitur-fitur manufakturKurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia

7. Netsuite OneWorld

Terbaik untuk performa cloud

Netsuite oneworld

Netsuite dikenal memiliki infrastruktur cloud yang kuat, memungkinkannya memiliki waktu respons dan pembaruan data real-time yang lebih cepat, terutama pada aplikasi selulernya. Menurut kami, Netsuite juga memiliki desain UI terbaik.

Namun, Netsuite tidak tersedia on-premise. Selain itu, Anda akan dikenakan biaya $999 per perusahaan per bulan selain biaya pengguna bulanan (kecuali jika Anda memilih Starter Edition yang juga akan dikenakan biaya $999 per bulan). Anda juga harus siap membayar untuk add-on.

Netsuite memiliki 8 mitra implementasi yang dikenal di Indonesia. Meskipun sedikit, kami mendengar bahwa manager success dari mitra Netsuite cukup aktif membantu dalam perencanaan dan implementasi proyek.

Cocok untuk: Perusahaan yang bersedia membayar ekstra untuk performa cloud.

Harga awal: $999 per perusahaan, tanpa uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Performa berbasis cloudMahal
User interface mudahKurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia

8. QT9

Terbaik untuk perusahaan bidang life science

QT9 secara khusus diciptakan untuk organisasi di industri seperti life science, peralatan medis, farmasi, dan bioteknologi. QT9 dapat membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi inefisiensi, memusatkan data, dan mendukung pertumbuhan bisnis.

ERP QT9

Melalui sistem ERP QT9 yang kuat, perusahaan dapat menggunakan data produksi real-time untuk mengoptimalkan penjadwalan, tetap mendapatkan informasi terkini tentang inventaris melalui notifikasi bawaan, dan menentukan kapan berbagai tindakan diambil.

QT9 juga menyederhanakan pelacakan harga supplier, memastikan jumlah pembelian minimum, dan memfasilitasi pembuatan supplier backorders.

Selain itu, QT9 mengintegrasikan penjualan dengan operasional bisnis lainnya dengan secara otomatis menghubungkan orders to jobs, pengiriman, dan pembuatan faktur. 

Hal ini juga memungkinkan konsolidasi data penjualan di berbagai lokasi dan departemen. Sayangnya, QT9 belum memiliki mitra implementasi di Indonesia.

Cocok untuk: Perusahaan life sciences

Harga awal: T/A, uji coba gratis 30 hari

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Pelacakan pesanan penjualanTidak ada mitra implementasi yang terkenal di Indonesia
Layar perincian inventarisKurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia
Penjadwalan manufaktur dengan data produksi realLaporan khusus bisa jadi sulit

9. Cougar Mountain Denali Summit

Terbaik untuk organisasi nonprofit

Cougar Mountain Denali Summit adalah sistem ERP dengan banyak fitur untuk organisasi nonpofit. Dengan hak akses pengguna per orang dan pencatatan aktivitas (audit trail), membantu Anda menjaga keamanan data dan menjamin integritas pekerjaan Anda

Cougar Mountain Denali Summit dashboard

Anda juga dapat mengelola banyak dana dan memanfaatkan laporan bawaan yang sesuai dengan Financial Accounting Standards Board (FASB) sehingga Anda menghindari masalah dan menyiapkan organisasi Anda untuk berkembang.

Selain itu, Cougar Mountain Denali Summit bermitra dengan NeonCRM untuk membantu Anda melacak penggalangan dana dan hibah dengan mudah. Tidak lupa, laporan KPI interaktif real-time dan kustomisasi laporan lainnya bantu Anda memahami kondisi keuangan secara transparan.

Cocok untuk: Organisasi nonprofit

Harga awal: T/A, tidak ada uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Fitur khusus untuk organisasi non profitTidak ada mitra implementasi yang diketahui di Indonesia
Fitur pencegahan penipuan seperti hak akses pengguna per orang dan pencatatan aktivitas (audit trail)Kurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia
Laporan keuangan yang dapat disesuaikanMungkin sulit untuk digunakan

10. IFS

Terbaik untuk perusahaan jasa

IFS ERP

IFS adalah sistem ERP asali Swedia yang kuat dalam manajemen proyek dan jasa. UX sederhana dan open API yang dimiliki memudahkan integrasi dengan sistem bisnis utama lainnya. Namun, perlu diingat bahwa fitur analitik dan integrasi software tambahan mungkin dikenakan biaya.

Sayangnya IFS tidak fokus pada pasar Indonesia. Dengan hanya 2 mitra di Indonesia, penerapan dan dukungan mungkin sulit bagi perusahaan di Indonesia.

Cocok untuk: Perusahaan jasa

Harga awal: T/A, tidak ada uji coba gratis

Kelebihan dan kekurangan

KelebihanKekurangan
Manajemen proyek dan jasaKurangnya mitra implementasi di Indonesia
Desain sederhanaKurangnya fitur untuk perusahaan Indonesia
Open APIAnalisis dan integrasi membutuhkan biaya tambahan

ERP best practices

Kapan waktu terbaik untuk implementasi sistem ERP?

Jawaban singkatnya adalah:

  • Saat sistem ERP dapat meningkatkan laba bersih, di mana pendapatan melebihi biaya dan pengeluaran total perusahaan, dan
  • Direksi dapat berkomitmen dalam proses implementasi, terutama jika terdapat prioritas lain yang lebih mendesak dalam upaya meningkatkan profitabilitas yang dapat difokuskan oleh para pemimpin.

Hal-hal yang harus dilakukan sebelum mengimplementasi sistem ERP

  1. Pahami masalah utama di setiap tim: Diskusikan dan identifikasi kesulitan mereka dalam mencapai target tim. Temukan solusi praktis dan kategorikan dalam teknologi, data, proses, atau orang.
  2. Buat impact-effort matrix: Temukan solusi yang memberikan dampak besar dengan usaha minimal, dengan menghitung dampak berdasarkan target perusahaan, bukan target tim. Hindari kegiatan yang tidak sejalan dengan tujuan perusahaan.
  3. Menilai manfaat secara kuantitatif: Identifikasi proses tidak efisien yang bisa diotomatisasi dan tentukan apakah otomatisasi melalui sistem ERP diperlukan untuk optimalisasi proses tersebut.
  4. Lakukan break-even analysis: Hitung manfaat finansial (peningkatan pendapatan dan penghematan biaya) jika proses dioptimalkan. Jika sulit memperkirakan peningkatan pendapatan, fokus pada penghematan biaya dengan menghitung total gaji bulanan tim dikalikan dengan persentase efisiensi yang akan dibawa oleh sistem ERP.
  5. Tetapkan anggaran biaya: Setelah mengetahui seberapa besar peningkatan laba bersih melalui penerapan sistem ERP, tentukan Break Even Point (BEP). Tentukan dalam berapa bulan atau tahun Anda ingin peningkatan keuntungan bersih sepenuhnya menutupi biaya sistem ERP. Cara menghitung: kalikan peningkatan laba bersih dengan jumlah bulan untuk mencapainya.

Cara memilih sistem ERP

1. Anda membeli solusi untuk masalah bisnis, bukan hanya fitur

Software ERP memiliki perbedaan signifikan dengan software bisnis lainnya karena fokus utamanya adalah otomatisasi dan integrasi.

Jika tim Anda tidak memerlukan integrasi dan otomatisasi, sebaiknya pilih software terpisah seperti software akuntansi, CRM, atau HR. Harganya lebih terjangkau.

2. Memilih konsultan ERP yang tepat lebih penting dari sistem ERP itu sendiri

Kegagalan implementasi ERP seringkali bukan disebabkan oleh sistemnya, melainkan karena perencanaan yang kurang matang dan minimnya keterlibatan dari pihak direksi. Jangan pilih sistem ERP hanya berdasarkan reputasi merek atau rekomendasi sepihak.

Jika mendengar pengalaman buruk terkait sistem ERP tertentu, mungkin disebabkan oleh kesalahan dalam memilih implementor. Ini terjadi ketika bekerja sama dengan freelancer atau konsultan IT yang kurang paham tentang akuntansi dan proses bisnis.

3. Mulai dengan sistem ERP yang harganya terjangkau

Biaya implementasi ERP seringkali melampaui perkiraan awal. Oleh karena itu, disarankan memulai dengan sistem yang harganya setengah dari anggaran Anda. Memilih ERP seperti Odoo atau software ERP lokal bisa menjadi langkah bijak.

Pilih software ERP yang lebih mahal hanya jika ada fitur penting yang tidak terdapat pada software ERP yang terjangkau, dan biaya custom lebih tinggi dibandingkan dengan software ERP yang mahal namun sudah mencakup fitur tersebut.

4. Jangan lakukan custom terlalu dini

Pada tahap awal implementasi ERP, disarankan untuk tidak melakukan kustomisasi terlalu dini. Ini karena seringkali di tengah proses implementasi, perusahaan menyadari perlunya mengubah proses bisnis yang sudah ada. 

Ketika ini terjadi, mungkin kekhawatiran sebelumnya sudah teratasi atau mereka menyadari adanya fitur yang lebih penting untuk disesuaikan.

Cara memilih vendor ERP yang tepat

Kami sering mendengar cerita dimana perusahaan berusaha menghemat biaya dengan merekrut software developers atau freelancers. Sebagian besar dari mereka mengalami kegagalan dalam implementasi ERP, karena freelancer menghilang tanpa memperbaiki kesalahan, sementara software developers internal tidak memahami apa yang seharusnya dibangun, dan perusahaan menyalahkan keterbatasan kemampuan mereka.

Akhirnya, perusahaan-perusahaan ini harus memulai kembali implementasi ERP dengan vendor ERP profesional, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun lebih lama dan menghabiskan banyak uang dengan sia-sia.

Untuk memilih vendor ERP yang tepat, Anda dapat mengikuti 5 langkah ini:

 1. Hubungi 3-5 vendor ERP

Mulailah dengan sistem ERP yang paling terjangkau seperti Odoo atau Impact. Kenali siapa mereka dengan mengunjungi situs webnya dan hubungi untuk mempelajari lebih lanjut software ERP yang ditawarkan.

Fitur yang Anda cari mungkin sudah mereka miliki tanpa harus membayar biaya kustom.

2. Evaluasi pemahaman vendor

Perhatikan apakah vendor memahami masalah perusahaan dan dapat meyakinkan Anda bahwa mereka mampu menyelesaikannya. Vendor ERP yang berkualitas dapat memberikan solusi yang tepat dari sudut pandang software, proses bisnis, dan akuntansi.

Anda lebih baik menghindari vendor yang mengatakan bahwa ERPnya dapat melakukan apapun yang Anda butuhkan tanpa menjelaskan bagaimana caranya. Seringkali, mereka sendiri tidak benar-benar memahami kebutuhan Anda.

4. Minta referensi klien pada industri yang sama atau mirip

Meskipun tidak menjamin kesuksesan di masa depan, mendapatkan referensi dari klien terdahulu yang serupa dapat memberikan gambaran awal. Pastikan untuk menanyakan pengalaman implementasi mereka.

5. Lihat profil karyawan vendor ERP di LinkedIn

Menelusuri profil karyawan di LinkedIn dapat memberikan gambaran tentang bagaimana perusahaan konsultan merekrut karyawan mereka. Ini dapat memberikan wawasan tentang sejauh mana mereka menghargai kesuksesan klien.

6. Percayai insting Anda

Lebih baik memilih vendor ERP yang mungkin lebih mahal tetapi memiliki potensi kesuksesan implementasi, daripada opsi yang lebih murah tetapi berisiko berakhir dalam kekacauan dan pada akhirnya biaya yang lebih tinggi 2-3 kali lipat.

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog
WhatsApp Us