Impact.

Menu Close

Unit Cost adalah: Pengertian, rumus, dan langkah menghitung

IN THIS ARTICLE

SHARE ARTIKEL INI:

Unit cost adalah salah satu komponen penting dalam mengefisienkan proses produksi pada perusahaan. Konsep ini dapat membantu dalam memastikan biaya yang dikeluarkan perusahaan agar lebih rendah dari harga jual satu unit. Guna memenuhi tujuan penjualan, maka perusahaan harus mampu menyesuaikan biaya per unit dari produk yang dihasilkan.

Artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai definisi, rumus, dan langkah-langkah dalam menghitung biaya per unit.

Unit cost adalah

Unit cost adalah total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi, menyimpan, dan menjual satu unit produk atau layanan. Biaya unit biasa dikenal dengan harga pokok penjualan (HPP).

Unit cost adalah

Perhitungan akuntansi ini mencakup semua biaya tetap dan variabel yang terkait dengan produksi barang atau jasa. Biaya unit adalah ukuran biaya penting dalam analisis operasional perusahaan. Hal tersebut karena unit cost dapat membantu dalam memeriksa apakah perusahaan memproduksi produk secara efisien.

Mengapa unit cost penting?

Dengan mengetahui biaya yang perusahaan keluarkan untuk setiap produk, maka perusahaan dapat menganalisis mengenai efisiensi proses produksi. Hal tersebut mendukung perusahaan untuk mengambil tindakan strategis yang dibutuhkan. Selanjutnya, biaya unit membantu dalam memutuskan berapa biaya yang harus perusahaan keluarkan untuk setiap produk sehingga dapat menguntungkan perusahaan.

Guna mendapatkan keuntungan yang lebih besar, perusahaan harus memiliki unit cost yang lebih rendah dari harga jual. Hal tersebut dapat terwujud melalui pengurangan proses produksi yang menyebabkan pemborosan dan menggunakan teknologi dalam proses produksi sehingga lebih efisien.

Lebih lanjut, salah satu software yang dapat membantu perusahaan dalam mengefisienkan proses produksi yaitu software ERP Impact. Dengan software tersebut, seluruh proses bisnis dapat dilakukan secara otomatis sehingga memperkecil kemungkinan human error.

Selain itu, adanya real-time reports juga memungkinkan perusahaan memperoleh data real-time sehingga dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Adapun beberapa data yang diintegrasikan yaitu berupa data penjualan, keuangan, produk dan jasa, operasional, hingga data yang berasal dari pelanggan pada customer service.

biaya produksi adalah salah satu komponen yang membutuhkan data akurat mengenai produksi dari perusahaan

2 unsur utama pada unit cost

Dalam menghitung biaya per unit, terdapat 2 unsur utama yang meliputi:

1. Biaya tetap

Biaya tetap adalah biaya produksi yang tidak tergantung pada volume unit yang diproduksi. Contohnya adalah sewa, asuransi, dan peralatan. Biaya tetap seperti pergudangan dan penggunaan peralatan produksi, dapat dikelola melalui perjanjian sewa jangka panjang.

2. Biaya variabel

Biaya variabel merupakan biaya yang tergantung pada tingkat output yang dihasilkan. Biaya ini memiliki pembagian lebih lanjut ke dalam kategori tertentu seperti biaya tenaga kerja langsung dan biaya bahan langsung. Biaya tenaga kerja langsung adalah gaji yang dibayarkan kepada mereka yang terlibat langsung dalam produksi, sedangkan biaya bahan langsung adalah biaya bahan yang dibeli dan digunakan dalam produksi.

Langkah-langkah menghitung unit cost

Guna menghitung unit cost secara akurat, terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan. Beberapa langkah tersebut meliputi:

  • Identifikasi komponen yang termasuk pada biaya tetap di perusahaan Anda. Adapun beberapa hal yang termasuk pada biaya tetap yaitu biaya sewa kantor, asuransi, gaji, dan pajak properti. Setiap perusahaan memiliki biaya tetap yang berbeda-beda sehingga Anda harus dapat mengidentifikasi secara mandiri biaya tetap pada perusahaan. 
  • Identifikasi biaya variabel. Biaya ini tergantung pada jumlah unit yang diproduksi oleh perusahaan seperti biaya tenaga kerja langsung dan biaya bahan langsung. Setiap perusahaan memiliki biaya variabel yang berbeda.
  • Ketahui jumlah unit yang perusahaan Anda produksi. Jumlah unit yang diproduksi dapat berasal dari perhitungan bulanan, kuartal, atau pada periode tertentu.

Rumus unit cost dan contohnya

Setelah mengetahui langkah-langkah dalam menghitung unit cost sebelumnya, maka Anda dapat dengan mudah menghitung dan memasukkan komponen tersebut ke dalam rumus berikut:

 

Unit cost = (Total Biaya Tetap + Total Biaya Variabel) / Total Unit yang Diproduksi

Contoh, perusahaan handphone memproduksi sebanyak 20 handphone setiap bulan. Guna memproduksi handphone tersebut, perusahaan membayar desainer untuk menentukan warna dan tampilannya dengan biaya sebesar Rp20.000.000. Selain itu, perusahaan membayar gaji pekerja sebanyak Rp50.000.000. Maka biaya variabelnya yaitu Rp20.000.000 + Rp50.000.000 = Rp70.000.000.

Perusahaan juga setiap bulan membayar sewa gedung sebesar Rp25.000.000 dan memiliki asuransi bulanan sebesar Rp10.000.000. Dengan kata lain, biaya tetap perusahaan yaitu Rp25.000.000 + Rp10.000.000 = Rp35.000.000.

Berdasarkan angka tersebut, maka dapat diketahui biaya per unit dari pembuatan handphone tersebut yaitu (Rp70.000.000 + Rp35.000.000) / 20 unit = Rp5.200.000. Berdasarkan biaya per unit tersebut, maka perusahaan harus menjualnya dengan harga yang lebih tinggi untuk memperoleh keuntungan.

Keuntungan dan kerugian unit cost

Dalam implementasinya, biaya unit memiliki beberapa keuntungan terkait dengan efisiensi dan peningkatan laba perusahaan. Namun, unit cost juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut penjelasannya lebih lanjut:

Keuntungan unit cost

  • Membantu manajemen membuat keputusan penetapan harga karena biaya unit berfungsi sebagai dasarnya sehingga tidak mengalami kerugian. 
  • Membantu melacak dan memantau biaya yang dikeluarkan perusahaan.
  • Dapat membantu membuat perbandingan biaya setiap periode produksi sehingga mengetahui titik mana yang harus diefisienkan. 
  • Penetapan biaya ini berguna untuk mengajukan tender karena harga hanya dapat dikutip jika biayanya diketahui.

Kerugian unit cost

  • Konsep ini hanya dapat digunakan pada industri manufaktur dan tidak dapat berfungsi untuk industri jasa.
  • Bagi perusahaan manufaktur yang memproduksi jenis produk yang berbeda, mungkin sulit untuk mengalokasikan beberapa biaya untuk setiap produk, dan perhitungan mungkin tidak dapat dilakukan.
  • Bukan alat yang cukup untuk melakukan pengawasan dan kontrol atas biaya.
  • Perhitungan biaya unit yang didasarkan pada informasi dari periode sebelumnya cenderung kurang relevan, jika harga input suatu produk bersifat fluktuatif. Guna memudahkan penghitungan dan mengelola keuangan perusahaan, Anda dapat menggunakan Impact Accounting Module yang mengotomatiskan proses akuntansi dan memberikan laporan real-time.

Kesimpulan

Biaya per unit menjadi salah satu perhitungan penting yang harus dilakukan oleh perusahaan. Unit cost membantu perusahaan untuk menentukan harga jual dan mengefisienkan biaya produksi. Namun, jika masih dilakukan secara manual maka proses perhitungan tersebut dapat memakan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, perusahaan kini dapat memanfaatkan Impact Accounting Module

Software tersebut membantu perusahaan untuk mengotomatiskan proses journal entries, invoicing, dan faktur. Selain itu, Impact Accounting Module juga membantu perusahaan mengelola budget keuangan dengan realisasi penggunaannya sehingga lebih efisien.