Apa Itu Transformasi Digital Pada Bisnis?

Transformasi digital adalah proses mengintegrasi teknologi dalam seluruh aspek bisnis dalam perusahaan, sederhananya adalah mengubah cara perusahaan beroperasi dan menyampaikan nilai yang ada dalam produk kepada pelanggan. Transformasi digital juga berarti mengubah kebiasaan lama dan selalu berimprovisasi, bereksperimen, dan belajar melihat kegagalan sebagai sebuah peluang.


Transformasi digital lebih dari sekedar mengubah cara penjualan, pemasaran, dan melayani konsumen. Sebaliknya, kita diajak untuk berinteraksi lebih sering dengan pelanggan, yang merupakan komponen penting dalam sebuah bisnis. Transformasi digital akan berbeda pada setiap perusahaan menurut kebutuhan dan keadaanya tapi umumnya akan meliputi hal-hal ini:

  • Customer experience

  • Kapasitas operasional perusahaan

  • Kepemimpinan dan budaya perusahaan

  • Alokasi dan optimasi tenaga kerja

  • Integrasi teknologi digital


Bermula dari menggunakan kertas, berganti dengan spreadsheet, hingga kini aplikasi sebagai alat mengelola bisnis, perubahan ini memberikan cara pandang baru dalam berbisnis, khususnya cara berinteraksi dengan konsumen dengan teknologi sebagai bekal.


Pebisnis mula-mula tidak perlu lagi repot-repot menciptakan proses baru lebih dulu, sekarang mereka bahkan dapat langsung merancang rencana jangka panjang.


Bukan lagi zamannya untuk melakukan perencanaan pada secarik kertas atau buku di abad ke 21 ini. Brainstorming, perencanaan dan pembangunan secara digital memungkinkan kita untuk bergerak cepat, menjadi fleksibel dan siap untuk bertumbuh lebih cepat dalam berbisnis. Saat transformasi digital ini dimulai, Anda mungkin ragu dan bertanya-tanya apakah yang dilakukan sudah benar.


Sebelum masuk dalam jawabannya, Anda perlu tahu tentang bagaimana awal proses transformasi terjadi hingga dapat membangun bisnis hebat dengan teknologi.


Perbedaan digitisasi/ digitization, digitalisasi, dan transformasi digital


Digitisasi adalah perubahan analog menjadi digital.

Dulu pembukuan dilakukan dengan mencatatnya pada kertas atau diketik dalam dokumen secara analog. Mencari dan berbagi informasi menjadi kegiatan menyusahkan karena harus berhadapan dengan dokumen fisik dalam bentuk kertas, binders, dll.


Lalu semua itu digantikan dengan file digital dalam komputer. Momentum ini disebut digitisasi/ digitization. Proses mencari dan bertukar informasi menjadi mudah setelahnya. Meskipun demikian, semua proses ini masih berputar pada cara analog. Tampilan desain pun menyerupai bentuk aslinya agar penggunanya merasa lebih familiar.


Digitalisasi: Penggunaan data digital untuk menyederhanakan cara kerja

Proses penggunaan informasi yang telah diubah menjadi digital dinamakan digitalisasi. Digitalisasi bukanlah mengubah cara berbisnis atau menciptakan bisnis baru. Digitalisasi adalah tentang mengelola bisnis yang sudah ada dengan lebih cepat karena data sudah bisa diakses dengan mudah.


Contoh: Digitalisasi memberikan perubahan drastis dengan mempermudah cara menyimpan dan mengakses data konsumen. Kini proses fielding pertanyaan, pencarian data, dan cara menjawab konsumen menjadi sangat efisien.


Dengan teknologi digital yang terus berevolusi, ide baru untuk mengadopsi teknologi dalam bisnisnya ditemukan. Inilah yang disebut dengan transformasi digital; teknologi memungkinkan munculnya cara baru untuk melakukan sesuatu.


Interaksi dengan konsumen menjadi bernilai

Transformasi digital mengubah cara kita berbisnis, bahkan menciptakan sebuah pemahaman baru. Perusahaan mulai mengintrospeksi cara mereka dalam berinteraksi dengan konsumen secara online dan personal.


Muncul pertanyaan apakah cara yang dilakukan bisa diubah demi pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, atau pengalaman konsumen yang lebih baik? Sekarang kita telah sepenuhnya masuk dalam era digital.


Bermacam cara disruptif dan efektif dalam berbisnis ditemukan dengan teknologi. Contohnya adalah Netflix. Bermula dengan transaksi lewat e-mail, Netflix kemudian mengubah cara lama bisnis rental video. Lalu masuklah inovasi digital yang memungkinkan streaming video skala besar. Kini Netflix telah mentransformasi televisi lokal menjadi platform nonton baru yang sangat diminati dengan harga terjangkau.


Netflix bahkan bisa mempelajari preferensi dari dari penontonnya. Hanya membutuhkan data untuk menentukan desain UX, hingga konten apa yang disajikan pada penonton. Inilah keuntungan transformasi digital; memanfaatkan teknologi yang ada untuk menjalankan bisnis.


Kuncinya adalah pemahaman. Bukan lagi soal cara lama apa yang bisa dilakukan dengan lebih cepat, tapi apa yang bisa dioptimalkan dengan implementasi dan adaptasi teknologi ini?


Pada kasus Netflix, cara mencari video secara manual digantikan dengan mengetik satu keyword pada perangkat pribadi, dilengkapi dengan ulasan singkat dan referensi untuk masing-masing pelanggan.


Streaming lewat berbagai perangkat berbasis subscription merupakan terobosan baru dalam dunia penyewaan video. Ini juga memungkinkan Netflix untuk menciptakan hal baru lainnya dengan teknologi artificial intelligence. Transformasi digital telah merubah cara pendekatan perusahaan. Jika sebelumnya perusahaan menunggu pelanggan, kini cara pemasaran berubah drastis dengan media sosial.


Memudahkan pekerjaan call center dan clerical menjadi lebih efisien dengan teknologi digital tentu luar biasa. Tapi transformasi digital yang sebenarnya terjadi saat Anda menyadari kehadiran teknologi dan tahu cara mengadaptasinya dalam bisnis Anda demi memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen Anda.


Media sosial tidak diciptakan untuk menggantikan call center, tapi dijadikan sarana untuk memberikan layanan konsumen yang lebih baik. Mengadaptasi media sosial pada jasa yang ditawarkan pada bisnis Anda merupakan salah satu bentuk transformasi digital yang berdampak.


Tidak berhenti disitu saja, seperti yang telah dibahas sebelumnya, transformasi digital mengajak pebisnis untuk untuk mempertimbangkan segala sisi, termasuk ide-ide tradisional dari berbagai tim dan departemen. Kehadiran media sosial bisa mengarahkan layanan dan pemasaran menggunakan platform digital yang merangkum informasi konsumen, membuat referensi secara personal dan mengarahkan konsumen kepada agen jasa Anda.


Selain yang sudah dijabarkan diatas, secara singkat kami merangkumkan manfaat lainnya dari sebuah transformasi digital, yaitu:

  1. Layanan konsumen yang lebih baik

  2. Meningkatkan keahlian karyawan dari segi teknologi

  3. Mendukung budaya digital dan mempersiapkan orang-orang Anda untuk masa depan

  4. Penyimpanan data serta analisa data yang lebih akurat dan cepat

  5. Digitisasi/ digitization produk atau layanan jasa Anda menjadi lebih baik

  6. Meningkatkan profit perusahaan

  7. Lebih siap berkompetisi dalam dunia bisnis


Apakah Anda butuh transformasi digital dalam usaha Anda?


Image from Unsplash

PT Chub Pamadana International

© 2020 by Impactfirst.

+62 852-4330-1566

cynthia@impactfirst.co

Soho Podomoro City 

Jl. Letjen S. Parman, Kav 28

Jakarta Barat,
Jakarta, Indonesia 11470