Dalam dunia bisnis modern, pelacakan inventaris telah menjadi aspek yang sangat penting dalam menjaga efisiensi operasional dan keberlanjutan bisnis. Dengan persediaan yang tepat dan terkelola dengan baik, perusahaan dapat menghindari kekurangan stok yang merugikan dan memastikan bahwa produk selalu tersedia untuk memenuhi permintaan konsumen.

Saat ini, berbagai jenis teknologi telah diperkenalkan untuk membantu perusahaan melacak inventaris mereka dengan lebih efisien. Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut terkait teknologi yang digunakan pada proses pelacakan inventaris

Apa itu Pelacakan Inventaris?

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Pelacakan inventaris atau inventory trace & tracking adalah proses yang melibatkan pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan semua barang atau produk yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau entitas bisnis. Tujuan utama dari pelacakan inventaris adalah untuk memastikan bahwa informasi tentang setiap item inventaris, mulai dari bahan baku hingga barang jadi, tetap tercatat dengan akurat dan dapat diakses dengan mudah.

Dalam pelacakan inventaris, setiap item diberikan identifikasi unik, seperti nomor seri, kode produksi, kode barcode, atau tag RFID, yang digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak produk tersebut sepanjang jalur distribusi.

Fungsi Proses Pelacakan Inventaris

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Proses pelacakan inventaris yang pada dasarnya adalah pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan stok barang, telah menjadi fondasi bagi keberhasilan banyak perusahaan dalam menjaga ketersediaan produk dan layanan yang tepat waktu. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut terkait fungsi pelacakan inventaris pada perusahaan Anda.

1. Mengoptimalkan persediaan

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Salah satu fungsi utama dari proses pelacakan inventaris adalah untuk membantu perusahaan mengoptimalkan persediaan mereka. Dengan memiliki informasi yang akurat tentang jumlah stok yang tersedia dan pergerakan barang, perusahaan dapat menghindari kekurangan stok yang dapat mengganggu proses produksi atau layanan kepada pelanggan, serta mencegah kelebihan persediaan yang dapat menyebabkan pemborosan biaya penyimpanan.

2. Memantau pergerakan barang

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Proses pelacakan inventaris merupakan kunci bagi perusahaan untuk memantau pergerakan barang secara efektif. Dari saat diterima hingga keluar dari gudang, pencatatan setiap perpindahan barang dalam proses produksi, distribusi, dan penjualan memberikan visibilitas yang jelas terhadap aliran barang.

3. Meningkatkan akurasi data

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Pelacakan inventaris membantu meningkatkan akurasi data yang terkait dengan stok barang. Dengan menggunakan sistem pelacakan inventaris yang tepat, informasi tentang jumlah stok, lokasi, dan atribut lainnya dapat dicatat secara otomatis dan di-update secara real-time. Otomatisasi ini dapat mengurangi risiko kesalahan manusia dalam mencatat atau melaporkan data inventaris.

4. Memudahkan perencanaan produksi dan pengadaan

4 Jenis Teknologi yang Digunakan dalam Pelacakan Inventaris

Dengan memiliki informasi yang akurat tentang stok barang, perusahaan dapat membuat perencanaan produksi dan pengadaan yang lebih efisien. Anda dapat mengetahui kapan saat yang tepat untuk melakukan pemesanan ulang bahan baku atau produk jadi, serta mengidentifikasi tren permintaan pelanggan yang dapat membantu dalam mengambil keputusan strategis terkait produksi dan persediaan.

Teknologi yang Digunakan pada Proses Pelacakan Inventaris

Dalam era digital yang terus berkembang, pelacakan inventaris telah menjadi salah satu komponen yang sangat vital dalam pengelolaan bisnis yang sukses. Berikut ini adalah penjelasan terkait teknologi yang dapat Anda gunakan pada proses pelacakan inventaris:

1. Sistem GPS (Global Positioning System) untuk pelacakan inventory

sistem gps sebagai salah satu teknologi dalam pelacakan inventaris

Sistem GPS digunakan untuk melacak lokasi barang atau kendaraan dalam perjalanan. Dalam konteks pelacakan inventaris, sistem GPS dapat digunakan untuk melacak lokasi pengiriman barang yang sedang dalam perjalanan, memastikan bahwa barang tersebut sampai ke tujuan dengan tepat waktu dan tanpa kehilangan.

Fungsi GPS untuk pelacakan inventaris:

  • Pelacakan Kendaraan: Dengan memasang perangkat GPS pada kendaraan yang digunakan untuk pengiriman barang, perusahaan dapat melacak lokasi kendaraan secara real-time. 
  • Pemantauan Pengiriman: Sistem GPS memungkinkan perusahaan untuk memantau status pengiriman secara langsung. 
  • Optimasi Rute Pengiriman: GPS memungkinkan perusahaan untuk merencanakan rute pengiriman yang optimal berdasarkan kondisi lalu lintas dan lokasi tujuan. 

2. Mesin Coding

mesin coding sebagai salah satu teknologi dalam pelacakan inventaris

Mesin coding atau mesin expired date adalah perangkat keras yang digunakan untuk mencetak kode atau label pada kemasan produk. Dalam proses pelacakan inventaris, mesin coding digunakan untuk memberikan identifikasi unik pada setiap produk atau kemasan. Kode yang dicetak bisa berupa nomor seri, tanggal produksi, atau informasi lainnya yang relevan untuk pelacakan inventaris. Dengan mesin coding atau mesin inkjet printer, perusahaan dapat dengan cepat dan akurat memberikan identifikasi pada setiap barang dalam inventaris mereka.

Fungsi mesin coding untuk manajemen inventaris Anda:

  • Identifikasi Produk: Dengan mencetak informasi unik pada setiap produk, Mesin Coding membantu dalam identifikasi dan pelacakan produk secara individual.
  • Pelacakan Proses Produksi: Informasi yang dicetak oleh Mesin Coding memungkinkan perusahaan untuk melacak proses produksi dari awal hingga akhir. 
  • Manajemen Persediaan: Mesin Coding membantu dalam manajemen persediaan dengan memberikan informasi yang akurat tentang umur simpan produk. 

3. Software manajemen inventaris

Software manajemen inventaris adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mengelola inventaris perusahaan. Software ini memungkinkan perusahaan untuk mencatat informasi tentang setiap barang dalam stok mereka, termasuk jumlah stok, lokasi penyimpanan, dan atribut lainnya. Selain itu, software manajemen inventaris juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan pemantauan stok secara real-time, membuat laporan inventaris, dan mengatur proses pengadaan barang dengan lebih efisien.

Fungsi software manajemen inventaris untuk tracking inventory:

  • Pemantauan Persediaan: Perangkat lunak manajemen inventaris memungkinkan perusahaan untuk memantau stok barang secara real-time.
  • Pelacakan Barang Masuk dan Keluar: Perangkat lunak ini memungkinkan perusahaan untuk mencatat barang masuk dan keluar dari gudang atau lokasi penyimpanan lainnya. 
  • Manajemen Lokasi: Perangkat lunak manajemen inventaris memungkinkan perusahaan untuk mengelola lokasi penyimpanan barang dengan efisien. 

4. RFID (Radio-Frequency Identification)

rfid sebagai salah satu teknologi dalam pelacakan inventaris

RFID adalah teknologi yang menggunakan gelombang radio untuk mentransfer data antara tag elektronik yang tertanam pada barang atau produk dan pembaca RFID. Dalam pelacakan inventaris, tag RFID digunakan untuk memberikan identifikasi unik pada setiap barang. Keunggulan RFID adalah kemampuannya untuk membaca dan mentransfer data secara nirkabel dan tanpa kontak langsung, yang memungkinkan proses pelacakan inventaris yang lebih cepat dan efisien.

Fungsi RFID untuk pelacakan inventaris:

  • Identifikasi Otomatis: RFID memungkinkan identifikasi otomatis dari barang-barang dengan menggunakan tag RFID yang terpasang pada setiap barang. 
  • Pelacakan Real-time: RFID memungkinkan pelacakan inventaris secara real-time. Ketika tag RFID dipindai oleh pembaca RFID, lokasi barang dan informasi lainnya dapat diperbarui secara langsung dalam sistem manajemen inventaris.
  • Manajemen Persediaan yang Efisien: Dengan memanfaatkan RFID, perusahaan dapat mengelola persediaan mereka dengan lebih efisien. 

5. Barcode

barcode sebagai salah satu teknologi dalam pelacakan inventaris

Barcode adalah representasi optik dari data yang terdiri dari serangkaian garis-garis dan ruang hitam-putih yang dapat dibaca oleh perangkat pemindai khusus. Dalam proses pelacakan inventaris, barcode digunakan untuk memberikan identifikasi unik pada setiap barang. Barcode dapat dipindai menggunakan perangkat pemindai barcode untuk mengambil informasi tentang barang tersebut dan memperbarui data inventaris secara otomatis dalam sistem manajemen inventaris.

Fungsi barcode untuk trace & tracking inventory:

  • Identifikasi Barang: Barcode digunakan untuk mengidentifikasi barang secara unik. 
  • Pencatatan Informasi: Barcode memungkinkan pencatatan informasi terperinci tentang setiap barang dalam inventaris. 
  • Pelacakan Stok: Barcode digunakan untuk melacak stok barang dari waktu ke waktu. Dengan memindai barcode saat barang masuk atau keluar dari gudang atau fasilitas penyimpanan, perusahaan dapat memantau persediaan mereka secara real-time dan membuat keputusan yang tepat tentang manajemen stok.

Baca juga: 9 Rekomendasi Software Barcode Terbaik dan Tips Memilihnya


*Artikel ini hasil kerja sama antara Gressler dan Impact

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog
WhatsApp Us