Menemukan WMS software yang cocok untuk perusahaan Anda tidak mudah, terutama karena kebutuhan setiap warehouse berbeda-beda. Selain itu, sistem WMS sangat berkaitan erat dengan supply chain, sehingga menemukan aplikasi WMS yang akurat sering kali memerlukan integrasi dengan inventory dan supply chain.

Untuk menyusun perbandingan aplikasi warehouse management system terbaik ini, kami mengumpulkan data dari berbagai sumber terpercaya, termasuk situs ulasan independen, uji coba langsung (jika memungkinkan), serta wawancara dan survei dengan perusahaan yang telah menggunakan warehouse software tersebut.

Penilaian dilakukan menggunakan kriteria berikut:

  • Fitur: Kesiapan fitur yang relevan untuk praktik bisnis di Indonesia tanpa ketergantungan pada kustomisasi berat
  • Harga: Kesesuaian antara biaya dan value yang benar-benar digunakan oleh perusahaan Indonesia
  • Skalabilitas: Kemampuan sistem untuk berkembang seiring pertumbuhan pengguna dan kompleksitas bisnis
  • User experience: Antarmuka yang sederhana dan mudah diadopsi oleh pengguna non-teknis

Anda bisa menggunakan informasi di sini untuk menyaring software warehouse apa saja yang Anda bisa pertimbangkan, namun Anda tetap perlu berdiskusi lebih dalam mengenai kebutuhan perusahaan Anda dan apakah vendor Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga yang masuk akal.

Summary

Apa itu WMS software?

WMS software (Warehouse Management System) adalah aplikasi untuk mengelola dan mengoptimalkan operasional gudang, mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, picking, packing, hingga pengiriman, agar proses gudang lebih terstruktur, akurat, dan efisien.

Manfaat software inventory management

Manfaat WMS software adalah:

  1. Lokasi gudang terstruktur: Menentukan lokasi rak/bin secara sistem untuk mempercepat penempatan dan pengambilan barang.
  2. Optimasi alur kerja: Mengatur rute picking/packing paling efisien untuk meningkatkan produktivitas staf gudang.
  3. Tracking transaksi barang: Mencatat setiap pergerakan barang (penerimaan, pemindahan, pengambilan, pengiriman) secara real‑time.
  4. Integrasi barcode/RFID: Mendukung pemindaian untuk akurasi tinggi dan mengurangi kesalahan input manual.

Fitur-fitur utama WMS software

Fitur-fitur utama WMS software adalah:

  1. Inbound Receiving Management: Mengelola penerimaan barang dari supplier termasuk pengecekan dan pencatatan
  2. Putaway & Location Management: Mengatur penempatan barang ke lokasi penyimpanan yang optimal
  3. Bin & Slotting Optimization: Mengoptimalkan penempatan barang berdasarkan ukuran, frekuensi, dan karakteristik
  4. Picking Management: Mengelola proses picking (single, batch, wave, zone) untuk meningkatkan efisiensi
  5. Packing & Labeling: Mendukung proses pengepakan dan pencetakan label pengiriman
  6. Outbound & Shipping Management: Mengelola pengeluaran barang dan integrasi dengan proses pengiriman
  7. Real-Time Inventory Visibility: Menyediakan visibilitas stok real-time hingga level bin
  8. Barcode & RFID Integration: Mendukung pemindaian barcode atau RFID untuk akurasi operasional
  9. Returns Management: Mengelola retur barang masuk kembali ke gudang
  10. Warehouse Performance Reporting: Menyediakan laporan produktivitas gudang seperti picking rate dan order accuracy

10 aplikasi & software WMS terbaik di Indonesia 2026

Berikut adalah 10 aplikasi & software WMS terbaik di Indonesia di tahun 2026. Urutan penyajian tidak mencerminkan peringkat. Setiap software memiliki keunggulan dan kecocokan masing-masing tergantung kebutuhan bisnis.

WMS software terbaik untuk transformasi digital

Impact

aplikasi gudang impact wms

Kelebihan Impact:

  1. Enterprise-grade: Fitur lengkap terintegrasi yang siap dipakai namun bisa dikustomisasi tanpa biaya besar
  2. Fleksibilitas: Modular, tersedia secara cloud maupun on-premise, siap untuk diintegrasi dengan sistem lain
  3. Business dashboard: Dashboard dan laporan real-time yang lengkap untuk setiap fungsi bisnis

Kekurangan Impact:

  1. Kurang cocok untuk perusahaan kecil yang tidak membutuhkan solusi terintegrasi

Impact adalah perusahaan teknologi dan management consulting yang berfokus kepada transformasi digital menyeluruh. Impact telah membantu ribuan perusahaan dalam meningkatkan produktifitas dan otomasi berbagai proses bisnis melalui WMS software dan digital transformation consulting.

Sistem WMS terbaik untuk enterprise

SAP Extended Warehouse Management (EWM)

SAP EWM

SAP EWM adalah solusi WMS enterprise-grade untuk operasi gudang berskala besar dan kompleks, mendukung otomasi, multi-warehouse, dan kontrol proses tingkat lanjut. Terintegrasi penuh dengan SAP S/4HANA untuk visibilitas supply chain end-to-end.

Kelebihan:

  • Fitur gudang sangat lengkap
  • Integrasi SAP sangat kuat
  • Siap otomasi & volume tinggi

Kekurangan:

  • Implementasi kompleks
  • Biaya tinggi

Harga:
Tidak dipublikasikan (enterprise pricing)

Cocok untuk:
Perusahaan enterprise dan manufaktur besar

Warehouse software terbaik untuk optimasi supply chain berbasis AI

Blue Yonder

blue yonder inventory

Blue Yonder menggabungkan WMS dengan AI dan advanced analytics untuk optimasi jaringan distribusi, forecasting, dan labor management. Sangat kuat untuk operasi omni-channel dan supply chain kompleks.

Kelebihan:

  • AI & analytics sangat kuat
  • Cocok untuk supply chain kompleks
  • Mendukung omni-channel skala besar

Kekurangan:

  • Tidak memiliki partner implementasi resmi di Indonesia
  • Biaya dan kompleksitas tinggi

Harga:
Tidak dipublikasikan

Cocok untuk:
Perusahaan global atau regional berskala besar

Sistem WMS terbaik untuk logistik dengan volume tinggi 

Manhattan Associates

Manhattan Associates WMS

Manhattan Active WMS dirancang untuk operasi logistik ber-volume tinggi dengan kebutuhan orkestrasi gudang kompleks, termasuk wave management, slotting, dan labor optimization.

Kelebihan:

  • Sangat kuat untuk high-volume operations
  • Fitur labor & wave management matang
  • Banyak dipakai 3PL dan ritel besar

Kekurangan:

  • Tidak memiliki partner implementasi resmi di Indonesia
  • Implementasi mahal dan kompleks

Harga:
Tidak dipublikasikan

Cocok untuk:
3PL besar dan ritel omni-channel enterprise

WMS software berbasis cloud terbaik 

Oracle Netsuite WMS

Oracle Cloud Fusion Inventory Management

NetSuite WMS adalah bagian dari ERP cloud Oracle NetSuite yang menyatukan inventory, warehouse, order management, dan finance dalam satu platform berbasis cloud.

Kelebihan:

  • Cloud-native
  • ERP + WMS terintegrasi
  • Mendukung multi-lokasi

Kekurangan:

  • Biaya relatif tinggi untuk UKM
  • Kustomisasi terbatas

Harga:
Tidak dipublikasikan (subscription)

Cocok untuk:
Perusahaan menengah–besar yang membutuhkan ERP cloud

Software warehouse terbaik untuk perusahaan menengah

Infor WMS

infor inventory

Infor WMS menawarkan keseimbangan antara kedalaman fitur dan fleksibilitas, dengan workflow visual dan dukungan kebutuhan industri tertentu.

Kelebihan:

  • Workflow visual
  • Cocok untuk berbagai industri
  • Skalabel

Kekurangan:

  • Tidak memiliki partner implementasi resmi di Indonesia
  • Setup masih cukup kompleks

Harga:
Tidak dipublikasikan

Cocok untuk:
Perusahaan menengah dengan gudang berkembang

Warehouse software terbaik untuk fulfillment e-commerce

Anchanto

Anchanto WMS

Anchanto berfokus pada fulfillment e-commerce dan omnichannel, dengan integrasi marketplace, 3PL, dan logistik.

Kelebihan:

  • Kuat di e-commerce & marketplace
  • Implementasi relatif cepat
  • Cocok untuk omnichannel

Kekurangan:

  • Tidak memiliki partner implementasi resmi di Indonesia
  • Kurang cocok untuk manufaktur

Harga:
Tidak dipublikasikan

Cocok untuk:
Brand e-commerce dan fulfillment center

Software warehouse terbaik untuk kustomisasi proses gudang

Odoo Community

Odoo WMS

Odoo Community adalah solusi WMS open-source yang sangat fleksibel untuk membangun proses gudang sesuai kebutuhan spesifik tanpa biaya lisensi.

Kelebihan:

  • Gratis & open-source
  • Sangat fleksibel
  • Terintegrasi dengan modul Odoo lain

Kekurangan:

  • Tidak ada partner resmi untuk Community edition
  • Bergantung pada kualitas implementasi

Harga:
Gratis

Cocok untuk:
Perusahaan dengan proses unik dan tim teknis

Aplikasi WMS terbaik untuk perusahaan kecil 

Fishbowl

Fishbowl WMS

Fishbowl adalah WMS sederhana untuk bisnis kecil–menengah dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan kontrol stok dasar.

Kelebihan:

  • Mudah digunakan
  • Fitur inti WMS cukup lengkap
  • Cocok untuk UKM

Kekurangan:

  • Tidak memiliki partner implementasi resmi di Indonesia
  • Skalabilitas terbatas

Harga:
Mulai ± USD 4.395 (one-time license)

Cocok untuk:
UKM dengan kebutuhan gudang sederhana

Aplikasi WMS terbaik untuk retail

Jubelio

Jubelio WMS

Jubelio dirancang untuk retail Indonesia dengan fokus sinkronisasi stok gudang, toko fisik, dan e-commerce.

Kelebihan:

  • Sangat relevan untuk pasar Indonesia
  • Integrasi POS & marketplace
  • Mudah digunakan

Kekurangan:

  • Fitur WMS advanced terbatas
  • Tidak cocok untuk warehouse kompleks

Harga:
Mulai ± Rp500.000–Rp1.000.000/bulan

Cocok untuk:
Retail dan penjual omnichannel Indonesia

Best practices dalam memilih sistem WMS yang tepat

Menurut hasil survey The Standish Group, hanya 16.2% proyek implementasi software akan berhasil on-time dan on-budget, 52.7% akan tidak sesuai dengan rencana di awal (terlambat, over-budget, atau fitur dibawah ekspektasi), dan 31.1% akhirnya dibatalkan.

Memilih software seharusnya tidak diperlakukan sebagai keputusan pembelian yang berdiri sendiri karena software pada dasarnya hanyalah alat untuk membantu organisasi mencapai tujuan bisnisnya.

Banyak perusahaan melakukan kesalahan dengan langsung membandingkan fitur atau vendor sebelum mendefinisikan dengan jelas apa yang ingin dicapai.

Pendekatan ini sering berujung pada ketidaksesuaian, rendahnya tingkat adopsi pengguna, dan hasil yang tidak optimal.

Organisasi yang sukses mengambil pendekatan yang terstruktur dan berbasis tujuan, sehingga pemilihan software selaras dengan kebutuhan bisnis nyata.

Praktik terbaik berikut menjelaskan bagaimana memilih software yang tepat untuk mendukung transformasi yang berkelanjutan.

Mulai dari tujuan bisnis yang jelas

Sebelum mengevaluasi warehouse software, organisasi harus menetapkan tujuan yang jelas dan terukur. Langkah ini dimulai dengan mengidentifikasi pain point bisnis di seluruh tim dan fungsi, bukan hanya di area IT.

Assessment perusahaan yang terstruktur membantu mengungkap inefisiensi, risiko, dan celah operasional yang diharapkan dapat diselesaikan oleh warehouse software. Tanpa tujuan yang jelas, keputusan pemilihan warehouse software cenderung bersifat reaktif dan tidak berbasis strategi.

Terjemahkan pain point menjadi rencana transformasi

Setelah pain point dipahami dengan jelas, langkah berikutnya adalah menyusun rencana transformasi. Rencana ini mencakup perumusan solusi untuk setiap pain point, penentuan prioritas berdasarkan dampak dan upaya (impact versus effort), serta definisi indikator keberhasilan.

Metrik yang jelas harus ditetapkan, lengkap dengan penanggung jawabnya. Tanpa rencana ini, pemilihan software warehouse akan bersifat taktis dan berisiko kehilangan arah strategis.

Nilai sistem WMS berdasarkan kesesuaian, bukan fitur

Software warehouse sebaiknya dinilai berdasarkan sejauh mana ia mendukung rencana transformasi, bukan sekadar jumlah fitur yang ditawarkan. Kriteria penilaian perlu mencakup skalabilitas, kemampuan integrasi, kemudahan implementasi, total biaya kepemilikan, serta kesesuaian dengan proses bisnis.

Kerangka evaluasi yang konsisten membantu organisasi menyaring solusi yang terlihat menarik di atas kertas namun tidak efektif dalam praktik.

Pilih vendor yang mengerti kebutuhan bisnis Anda

Memilih vendor yang tepat sama pentingnya dengan memilih software yang tepat. Prioritaskan vendor yang memahami kebutuhan bisnis Anda dan mampu menjelaskan bagaimana solusi mereka mendukung tujuan perusahaan, bukan sekadar menjual produk. Vendor yang tepat akan berperan sebagai mitra jangka panjang, dengan keterlibatan pimpinan untuk memastikan keselarasan dan akuntabilitas.

Kesimpulan

Memilih aplikasi WMS yang tepat bukanlah tentang mencari produk “terbaik” di pasar, melainkan memilih tool yang paling sesuai dengan tujuan yang jelas. Ketika tujuan ditetapkan dengan baik, pain point dipahami secara menyeluruh, dan rencana transformasi disusun secara terstruktur, aplikasi WMS dapat menjadi enabler perubahan yang efektif.

Dengan keterlibatan pimpinan dan kemitraan vendor yang tepat, pemilihan aplikasi WMS dapat menjadi keunggulan strategis, bukan sumber masalah baru.

Jika transformasi digital adalah prioritas Anda, Anda bisa ambil langkah pertama untuk diskusi tanpa komitmen dengan kami.
Impact adalah perusahaan teknologi dan management consulting yang berfokus ke transformasi digital menyeluruh. Impact telah membantu ribuan perusahaan melalui konsultasi transformasi digital.

Author:

Dave A.

Dave is an ex-PwC with 20+ years of experience in digital transformation, corporate finance, and venture capital in Indonesia and Singapore. He focused on growth through digital transformation, specializing in laser-focused digital marketing and operational excellence through software and data.

FAQ

Program WMS itu apa?
> Program WMS (Warehouse Management System) adalah program yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengelola operasi gudang secara efisien, mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, pemindahan, pengambilan, hingga pengiriman.

Apa saja software WMS?
> Contoh software WMS adalah Impact, Manhattan Associates, Blue Yonder, SAP Extended EWM, dan Infor

Apa itu WMS dan ERP?
> WMS adalah software untuk mengelola operasional gudang, sedangkan ERP adalah sistem terintegrasi yang mengelola seluruh proses bisnis perusahaan.

Apakah SAP termasuk WMS?
> SAP adalah ERP yang memiliki modul WMS (SAP Extended Warehouse Management).

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog