Ringkasan

  • Salesforce: Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan besar
  • Qontak: Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan menengah 
  • Zoho CRM: Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan kecil
  • Hubspot: Aplikasi CRM gratis terbaik
  • Bitrix24: Aplikasi CRM terbaik untuk kolaborasi

Apa itu aplikasi CRM?

Aplikasi CRM (Customer Relationship Management) adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola hubungan dan interaksi dengan pelanggan — mulai dari prospek, penjualan, hingga layanan purna jual.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, efisiensi tim, dan pertumbuhan bisnis dengan memusatkan seluruh data pelanggan dalam satu sistem.

Manfaat aplikasi CRM:

  1. Pusat Data Pelanggan: Semua data pelanggan tersimpan rapi: kontak, histori transaksi, komunikasi, dan preferensi.
  2. Meningkatkan Hubungan Pelanggan: Komunikasi jadi lebih personal, respons lebih cepat, dan follow-up lebih tepat waktu → pelanggan lebih loyal.
  3. Mendorong Pertumbuhan Penjualan: Proses penjualan menjadi lebih efisien dengan pipeline yang jelas, tugas otomatis, dan pengingat follow-up.
  4. Otomatisasi Pemasaran: Kirim kampanye email tersegmentasi, chatbot, formulir prospek, dan jadwal meeting otomatis.
  5. Kolaborasi Antar Tim Lebih Baik: Semua tim (sales, marketing, support) bisa mengakses data yang sama untuk pelayanan yang lebih konsisten.
  6. Produktivitas Meningkat: Mengurangi pekerjaan manual seperti input data, penjadwalan, dan laporan — semua otomatis.
  7. Keputusan Berbasis Data: Laporan dan dashboard real-time membantu bisnis memahami performa, tren pelanggan, dan peluang penjualan.

Fitur utama CRM:

  1. Manajemen Kontak & Prospek: Menyimpan dan mengatur semua informasi pelanggan dan calon pelanggan (leads) dalam satu tempat — termasuk nama, nomor, email, histori komunikasi, dan status prospek.
  2. Sales Pipeline & Deal Tracking: Melacak proses penjualan secara visual dari awal (lead) hingga closing. Memudahkan tim untuk tahu di tahap mana prospek berada dan tindakan selanjutnya.
  3. Otomatisasi Tugas & Follow-up: Mengotomatiskan aktivitas seperti pengiriman email, pengingat follow-up, dan perubahan status prospek agar tidak ada yang terlewat dan kerja lebih efisien.
  4. Laporan & Dashboard: Menyediakan data real-time tentang performa tim penjualan, konversi prospek, dan efektivitas kampanye. Membantu pengambilan keputusan berbasis data.
  5. Integrasi dengan Aplikasi Lain: Terhubung dengan tools seperti WhatsApp, email, kalender, e-commerce software, dan accounting software, agar semua proses bisnis berjalan terpusat dan efisien.

Kriteria penilaian aplikasi CRM

  1. Fitur: Lokalisasi fitur untuk perusahaan di Indonesia yang siap digunakan tanpa memerlukan kustomisasi
  2. Harga: Sering kali harga aplikasi CRM tidak sebanding dengan value yang didapat oleh perusahaan di Indonesia karena ketidakcocokan fitur (banyak fitur penting yang tidak tersedia dan banyak juga fitur yang tersedia tapi jarang digunakan di Indonesia)
  3. Skalabilitas: Aplikasi yang bisa dikonfigurasi dan bisa digunakan oleh pengguna yang bertambah secara berkala tanpa memerlukan perubahan sistem CRM yang signifikan
  4. User experience: User interface yang sederhana tanpa memerlukan kurva pembelajaran yang tinggi

5 Aplikasi CRM Android dan iOS Terbaik Indonesia 2026

NamaCocok untukHarga
SalesforcePerusahaan besar$$$
QontakPerusahaan menengah$$
Zoho CRMPerusahaan kecil$
HubspotPerusahaan dengan budget terbatas$
Bitrix24Perusahaan menengah yang mencari kolaborasi$

Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan besar

Salesforce

salesforce crm

Kelebihan Salesforce:

  1. Fitur Sangat Lengkap & Skalabel: Salesforce memiliki fitur terlengkap untuk manajemen penjualan, marketing, customer service, dan analytics. Cocok untuk startup hingga enterprise dengan kebutuhan kompleks.
  2. Fleksibel & Kustomisasi Tinggi: Anda bisa menyesuaikan modul, membuat otomatisasi alur kerja (workflow), dan menambahkan aplikasi dari AppExchange sesuai kebutuhan bisnis.
  3. Integrasi Global & AI Terintegrasi: Mendukung integrasi dengan ribuan aplikasi pihak ketiga dan menggunakan AI “Einstein” untuk prediksi penjualan, rekomendasi next step, dan otomatisasi tugas.

Kekurangan Salesforce:

  1. Harga Mahal untuk Fitur Lengkap: Salesforce cenderung mahal, terutama untuk bisnis kecil yang ingin menggunakan semua modul (Sales, Service, Marketing) secara maksimal.
  2. Kurva Pembelajaran Tinggi: Pengguna baru sering mengalami kesulitan karena antarmuka dan fitur yang kompleks. Perlu pelatihan atau bantuan implementasi.
  3. Biaya Tambahan untuk Kustomisasi: Banyak fitur premium, kustomisasi, dan dukungan teknis memerlukan biaya tambahan, terutama jika memakai konsultan atau partner Salesforce.

Harga: Mulai dari $25/user/bulan

Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan menengah

Qontak

software CRM qontak

Kelebihan Qontak:

  1. Omnichannel Lokal dengan Integrasi WhatsApp: Qontak memungkinkan bisnis mengelola komunikasi pelanggan melalui WhatsApp, Instagram, email, live chat, dan media sosial dalam satu platform yang terintegrasi
  2. Pelacakan Lapangan & Alat Otomatisasi: Tersedia fitur pelacakan GPS tim sales secara real time, task/activity management, chatbot, dan ticketing system yang memudahkan monitoring performa tim dan alur penjualan
  3. Dukungan Lokal & Dashboard Bahasa Indonesia: Tim Qontak menyediakan dukungan pelanggan dalam Bahasa Indonesia, pelatihan gratis, dan interface yang disesuaikan dengan pengguna lokal, memudahkan adopsi pengguna tanpa pengalaman CRM tinggi

Kekurangan Qontak:

  1. Harga yang Relatif Mahal: Harga mulai dari Rp 400 ribu per user per bulan, tidak ada versi gratis
  2. Kurva Pembelajaran & UI Bisa Membingungkan bagi Pengguna Baru: Dengan banyaknya fitur yang tersedia, pengguna baru mungkin memerlukan waktu adaptasi lebih lama, terutama jika belum memiliki pengalaman menggunakan CRM omnichannel

Harga: Mulai dari Rp 400 ribu per user per bulan

Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan kecil

Zoho CRM

aplikasi crm zoho

Kelebihan Zoho CRM:

  1. Harga Kompetitif & Ada Versi Gratis: Zoho CRM memiliki harga yang sangat terjangkau dibanding CRM lain seperti Salesforce atau HubSpot. Cocok untuk UMKM dan perusahaan menengah, bahkan tersedia versi gratis dengan fitur dasar.
  2. Fitur Lengkap & Terintegrasi: Menyediakan fitur CRM lengkap seperti manajemen leads, pipeline, otomatisasi, workflow, email marketing, serta terintegrasi langsung dengan produk Zoho lainnya (Zoho Books, Zoho Campaigns, Zoho Desk, dll).
  3. Kustomisasi Fleksibel: Pengguna dapat menyesuaikan form, field, alur kerja, dan laporan sesuai kebutuhan spesifik bisnis tanpa harus coding. Juga tersedia AI “Zia” untuk analitik prediktif.

Kekurangan Zoho CRM: 

  1. Tampilan Awal Bisa Membingungkan: Karena banyak fitur, UI Zoho bisa tampak rumit bagi pengguna baru. Diperlukan waktu untuk membiasakan diri dengan semua opsi dan menu.
  2. Dukungan Pelanggan Kadang Lambat: Layanan bantuan pengguna dari Zoho terkadang kurang responsif atau memerlukan waktu lama untuk menyelesaikan masalah, terutama di versi gratis.
  3. Beberapa Fitur Penting Terkunci di Paket Lebih Tinggi: Fitur seperti scoring leads otomatis, segmentasi lanjutan, dan integrasi penuh omnichannel hanya tersedia di paket Professional atau Enterprise.

Harga: Mulai dari Rp 276 ribu per user per bulan (ada versi gratis dengan maksimal 3 user)

Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan dengan budget terbatas

Hubspot

aplikasi CRM hubspot

Kelebihan Hubspot:

  1. Gratis & User-Friendly: HubSpot menyediakan versi CRM gratis selamanya dengan fitur dasar yang cukup lengkap. Antarmukanya modern, bersih, dan sangat mudah digunakan bahkan untuk pemula.
  2. Marketing + Sales + Service Terpadu: HubSpot memungkinkan integrasi mulus antara proses CRM, marketing automation, help desk, dan content management system (CMS), cocok untuk bisnis yang ingin sistem terpusat.
  3. Otomatisasi & Analitik Canggih (di Paket Berbayar): Untuk pengguna paket Professional dan Enterprise, tersedia fitur-fitur automation, custom reporting, lead scoring, dan A/B testing yang sangat membantu mengoptimalkan performa penjualan dan pemasaran.

Kekurangan Hubspot:

  1. Fitur Lanjutan Hanya di Paket Mahal: Fitur seperti workflow automation lanjutan, smart content, custom reports, dan AI tools hanya tersedia di paket berbayar yang harganya cukup tinggi (bisa jutaan hingga puluhan juta rupiah per bulan).
  2. Kustomisasi Terbatas (di Versi Gratis dan Paket Dasar): Di versi gratis atau paket Starter, kustomisasi pipeline, field, dan dashboard masih terbatas dibanding CRM seperti Zoho atau Bitrix24.
  3. Tidak Fokus Pasar Lokal Indonesia: Tidak ada UI dalam Bahasa Indonesia, dan support lokal terbatas, sehingga bisa menjadi tantangan bagi bisnis yang menginginkan layanan dengan pendekatan lokal.

Harga: Mulai dari $90 per user per bulan (ada versi gratis dengan fitur terbatas, unlimited user)

Aplikasi CRM terbaik untuk perusahaan menengah yang mencari kolaborasi

Bitrix24

software crm Bitrix24

Kelebihan Bitrix24:

  1. All-in-One Platform (CRM + HR + Project): Bitrix24 bukan hanya CRM — platform ini juga mencakup manajemen proyek, HR, komunikasi tim (chat, video call), dan kolaborasi dokumen. Sangat cocok untuk tim yang ingin satu sistem untuk semua.
  2. Versi Gratis Sangat Fungsional: Versi gratis mendukung hingga 5 pengguna dengan fitur CRM, pipeline, tugas, kalender, dan komunikasi internal. Ini menjadi nilai tambah besar untuk UKM.
  3. Banyak Opsi Otomatisasi & Kustomisasi: Tersedia fitur workflow otomatis, deal automation, bot, serta fleksibilitas untuk menyesuaikan layout, field, dan proses kerja sesuai kebutuhan bisnis.

Kekurangan Bitrix24:

  1. Antarmuka Agak Kompleks & Ramai: Karena banyak fitur dalam satu platform, UI Bitrix24 bisa terasa membingungkan dan padat bagi pengguna baru. Kurva belajar cukup tinggi.
  2. Kecepatan & Performa Kurang Stabil di Versi Cloud: Beberapa pengguna melaporkan loading lambat atau error, terutama saat akses dari perangkat mobile atau koneksi lambat.
  3. Support & Dokumentasi Kurang Ramah untuk Pengguna Lokal: Bitrix24 belum memiliki dukungan Bahasa Indonesia secara penuh, dan bantuan teknis bisa lambat atau kurang mendetail di versi gratis.

Harga: Mulai dari $49 per perusahaan per bulan (ada versi gratis dengan fitur terbatas)

Cara memilih aplikasi CRM yang tepat

Pahami kebutuhan sales team Anda dan tetapkan metrik keberhasilan yang jelas

Anda perlu menyelidiki pain points dan bottlenecks dari sales team Anda. Sering kali perusahaan fokus kepada fitur-fitur yang bersifat nice-to-have karena kurang mengerti pain points dari sales team mereka. 

Perbaiki proses sales Anda terlebih dahulu sebelum otomatisasi, termasuk memperbaiki pendataan customer.

Tetapkan metrik keberhasilan yang jelas sebagai tujuan dari implementasi CRM.

Buat roadmap dan system requirement yang jelas

Dari pain points yang sudah dikumpulkan, kumpulkan solusi, kategorikan berdasarkan jenis (software, data, proses, in-charge) dan urutkan berdasarkan prioritas. Dari situ buat roadmap yang didiskusikan oleh semua pihak dan disetujui oleh top management. Setelah itu buat system requirement yang jelas.

Lakukan penilaian vendor yang objektif 

Kumpulkan beberapa vendor dan lakukan penilaian berdasarkan kemampuan mereka dalam memenuhi system requirement yang telah Anda buat. Kebanyakan perusahaan di Indonesia tidak memiliki system requirement yang jelas sehingga tidak bisa melakukan penilaian vendor yang objektif dan mudah jatuh terhadap tipuan marketing atau mulut manis sales consultant. 

Kesimpulan

Memilih aplikasi CRM yang tepat dapat membantu Anda mencapai tujuan bisnis dengan lebih efisien, namun proses itu disertai dengan tantangan. Tetapi, jika Anda bisa mengatasi tantangan tersebut, Anda bisa mendapatkan manfaat yang jelas untuk mendorong pertumbuhan perusahaan ke level selanjutnya. 

Jika Anda memerlukan bantuan memilih, kami menawarkan konsultasi gratis. Kami adalah perusahaan teknologi dan konsultan manajemen yang telah membantu ribuan perusahaan di Indonesia dalam memilih software yang tepat. 

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, mempertahankan pelanggan lama sering kali lebih penting dan lebih hemat biaya dibandingkan hanya fokus mencari pelanggan baru. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah dengan menghadirkan loyalty program.

Program ini tidak sekadar memberikan hadiah atau diskon, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang yang membuat pelanggan merasa dihargai dan termotivasi untuk terus kembali.

Oleh karena itu, banyak brand besar maupun bisnis lokal kini menjadikan loyalty program sebagai bagian dari strategi pemasaran digital mereka untuk meningkatkan retensi, mendorong pembelian berulang, sekaligus memperkuat brand di mata konsumen.

Artikel ini akan membahas lengkap mengenai pengertian loyalty program, manfaatnya bagi bisnis, jenis dan contohnya, cara membuat, indikator keberhasilan, hingga tantangan yang bisa muncul serta cara mengatasinya.

Apa itu loyalty program?

Loyalty program adalah program penghargaan yang diberikan perusahaan kepada pelanggan sebagai salah satu strategi digital marketing untuk mempertahankan dan meningkatkan kesetiaan.

Secara sederhana, loyalty program adalah strategi bisnis yang memberikan reward (penghargaan) kepada pelanggan dalam bentuk poin, diskon, cashback, atau hadiah eksklusif. Tujuan loyalty program adalah adalah menjadi cara bisnis untuk bikin pelanggan betah dan balik lagi dengan memberikan pengalaman berharga sekaligus mendorong pembelian berulang.

Manfaat utama loyalty program untuk bisnis

Loyalty program memberikan reward kepada pelanggan setia sekaligus membantu bisnis membangun hubungan jangka panjang. Selain mendorong retensi, program ini juga meningkatkan penjualan, mengumpulkan data pelanggan, dan memperkuat komunikasi antara bisnis dan konsumen. Berikut manfaat loyalty program untuk bisnis:

1. Meningkatkan retensi pelanggan

Loyalty program membantu mengurangi churn dan mendorong pelanggan untuk terus kembali. Program ini mampu mengubah one-time buyer menjadi pelanggan setia yang konsisten melakukan pembelian berulang.

2. Meningkatkan penjualan dan revenue

Dengan adanya reward atau poin yang bisa ditukar, pelanggan terdorong untuk berbelanja lebih banyak. Studi Bond Brand Loyalty (2021) menunjukkan bahwa 64% anggota loyalty program mengeluarkan lebih banyak uang demi meningkatkan jumlah poin mereka.

3. Mengumpulkan data dan insight pelanggan

Melalui proses pendaftaran dan sistem point of sale (POS), bisnis dapat memperoleh data demografis dan preferensi pelanggan. Informasi ini penting dalam segmentasi audiens, personalisasi promosi, dan strategi pemasaran berbasis data.

4. Memperkuat komunikasi dengan pelanggan

Update rutin mengenai hadiah, promo eksklusif, dan event menjadi saluran komunikasi efektif untuk menjaga interaksi dan engagement pelanggan.

5. Mengubah pelanggan menjadi brand advocate

Program loyalitas dapat digunakan sebagai alat akuisisi dengan memberikan reward kepada pelanggan yang merekomendasikan bisnis kepada orang lain. Hal ini menciptakan efek word of mouth yang memperluas basis pelanggan secara organik.

Jenis loyalty program dan contohnya

Loyalty program hadir dalam berbagai bentuk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan preferensi pelanggan. Setiap jenis program menawarkan cara unik untuk meningkatkan retensi pelanggan sekaligus mendorong penjualan. Di Indonesia sendiri, banyak brand besar yang sudah berhasil menerapkan loyalty program untuk memperkuat hubungan dengan konsumen. Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis loyalty program beserta contohnya masing-masing:

1. Cashback

Berbeda dengan diskon, cashback adalah sistem bisnis atau perbankan yang mendorong pelanggan untuk berbelanja dengan memberikan pengembalian sejumlah uang setelah transaksi selesai. Sebagian dari jumlah pembelian mereka akan dikembalikan dalam bentuk uang atau kredit untuk pembelian selanjutnya. Loyalty program jenis cashback cocok untuk bisnis:

  • Supermarket
  • Department store
  • Layanan pengiriman makanan
  • Aplikasi pembayaran mobile
  • Perusahaan kartu kredit
  • Online marketplace

Di Indonesia, sistem cashback banyak digunakan oleh aplikasi pembayaran dan marketplace. Berikut beberapa contoh loyalty program dalam bentuk cashback:

  • Kartu Kredit BCA & Mandiri → punya program cashback untuk transaksi di restoran, SPBU, atau e-commerce.
  • OVO & GoPay → sering memberikan cashback untuk transaksi di merchant tertentu atau layanan ride-hailing.
  • Shopee & Tokopedia → program cashback dalam bentuk koin yang bisa dipakai untuk belanja berikutnya.

2. Loyalty point

Loyalty point adalah insentif atau kredit yang diberikan kepada pelanggan dalam skema loyalty program. Loyalty point bisa ditingkatkan dengan tiers yang memungkinkan pelanggan mendapatkan manfaat tambahan ketika mereka mencapai tingkat tertentu. Program ini direkomendasikan untuk:

  • Usaha retail
  • Perhotelan
  • Restoran
  • E-commerce
  • Bank dan industri keuangan

Contoh penerapan yang sukses dari program loyalitas poin adalah Starbucks Loyalty Program. Di Amerika Serikat, Starbucks berhasil mengaitkan 40% dari total penjualannya ke program ini dan mengalami peningkatan penjualan di toko yang sama sebesar 7% pada 2019. 

Berikut beberapa contoh loyalty program dalam bentuk poin yang populer di sektor retail, F&B, hingga perbankan:

  • Alfamart & Indomaret (Ponta & i-Saku Points) → setiap belanja, pelanggan dapat poin yang bisa ditukar produk.
  • Starbucks Rewards Indonesia → pelanggan mengumpulkan Star yang bisa ditukar minuman gratis atau merchandise.
  • Telkomsel Poin → poin dari isi ulang pulsa atau pembelian paket bisa ditukar voucher belanja dan diskon.

3. Referral program

Referral program adalah program yang memberi insentif kepada pelanggan yang merekomendasikan produk atau layanan Anda kepada orang yang mereka kenal. Program ini melibatkan pelanggan dalam sebuah kampanye, memberikan mereka link atau kode khusus yang dapat mereka bagikan kepada orang-orang terdekat mereka. Loyalty program ini cocok untuk:

  • Layanan berlangganan
  • Software as a Service (SaaS)
  • Asuransi
  • Platform edukasi
  • Gym membership

Pada tahun 2017, Dropbox meningkatkan jumlah pengguna mereka dari 100,000 menjadi 4 juta dalam waktu 15 bulan. Sebanyak 35% dari pendaftaran harian disebabkan oleh program referral. Program ini masih digunakan oleh Dropbox hingga saat ini.

Banyak startup Indonesia mengandalkan referral untuk memperluas pasar. Berikut beberapa contohnya:

  • Gojek & Grab → pengguna bisa membagikan kode referral untuk mengajak teman baru, dengan bonus saldo/ride gratis.
  • Bibit & Ajaib (aplikasi investasi) → memberi bonus reksadana atau saham gratis untuk setiap referral.
  • Ruangguru → pengguna yang mengajak teman ikut kursus mendapatkan potongan harga atau saldo cashback.

4. Hadiah langsung

Penawaran hadiah langsung tetap menarik bagi pelanggan, baik mereka yang telah lama menjadi pelanggan setia maupun yang baru mengenal produk atau layanan. Hadiah langsung mengacu pada insentif, bonus, diskon, atau hadiah yang diberikan secara langsung kepada pelanggan. Program hadiah langsung cocok untuk:

  • Fast-moving consumer goods (FMCG)
  • Promosi event
  • E-commerce
  • Restoran dan cafe

Strategi loyalty program dalam bentuk hadiah langsung banyak dipakai di FMCG dan retail. Contohnya:

  • Frisian Flag & Indomie → sering mengadakan promo hadiah langsung dalam bentuk merchandise (gelas, piring, pouch).
  • McDonald’s Indonesia → promo Happy Meal dengan mainan langsung setiap pembelian.
  • E-commerce (Blibli, Tokopedia) → hadiah langsung berupa voucher belanja atau produk bundling saat event promo.

5. Buy one get one

Melalui program buy one get one (BOGO), pelanggan tidak hanya dapat menghemat pengeluaran, tetapi juga memberikan manfaat lain bagi bisnis. Program ini membantu mengurangi stok barang dan secara bersamaan meningkatkan arus kas sementara. Program BOGO cocok untuk:

  • Toko retail
  • Supermarket
  • Restoran dan cafe

Promo BOGO sangat populer di F&B dan ritel modern. Beberapa contoh program BOGO:

  • J.CO Donuts & Starbucks Indonesia → promo beli 1 gratis 1 minuman/donut di hari tertentu.
  • HokBen → sering memberikan paket buy 1 get 1 di aplikasi resmi.
  • Pizza Hut Indonesia → promo beli 1 pizza besar, gratis 1 pizza ukuran sedang.

Cara membuat loyalty program

Flowchart yang menunjukan proses pembuatan loyalty program.

1. Tentukan tujuan program

Mulailah dengan menetapkan tujuan yang jelas untuk loyalty program Anda. Tujuan program harus menggunakan SMART goals (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time-Bound). Sebagai contoh, bukannya hanya menyatakan “tingkatkan loyalitas pelanggan,” Anda harus merumuskannya lebih spesifik, seperti “tingkatkan persentase pelanggan tetap sebesar 10% dalam 12 bulan ke depan.”

2. Rencanakan budget

Untuk menjalankan loyalty program yang sukses, Anda perlu mempertimbangkan investasi yang signifikan. Penting untuk memiliki anggaran khusus yang independen untuk sistem loyalitas, dan Anda bisa memutuskan apakah akan mendanainya dari anggaran pemasaran atau anggaran mandiri dengan pendapatan tambahan.

Memiliki anggaran yang terencana dengan baik sebelum meluncurkan program loyalitas sangatlah penting. Ini membantu Anda memastikan bahwa sumber daya keuangan yang diperlukan tersedia untuk mendukung keberhasilan program.

3. Pilih software untuk mendukung program

Pilih platform atau software yang mempermudah manajemen program loyalitas, pelacakan poin, dan komunikasi dengan pelanggan. Ada beberapa pilihan yang cocok untuk mengelola program loyalitas, dan pilihan ini bergantung pada kebutuhan khusus dan skala program Anda:

  • CRM 
  • Sistem POS
  • Loyalty Program Management Software
  • Marketing Automation Software

Ketika memilih software untuk mengelola program loyalitas, pertimbangkan faktor seperti ukuran basis pelanggan Anda, jenis bisnis (online atau fisik), kompleksitas program, kebutuhan integrasi, dan anggaran yang tersedia. Penting untuk mengevaluasi beberapa opsi, meminta demonstrasi atau uji coba, dan memilih yang paling sesuai dengan tujuan dan kemampuan program Anda.

4. Pelajari pelanggan saat ini

Dalam langkah ini, tujuan utama adalah mengidentifikasi persona current customer Anda, memahami kebutuhan dan preferensi mereka, menemukan pain points yang mungkin mereka alami, dan mengidentifikasi harapan mereka terhadap program loyalitas Anda. 

Berdasarkan riset yang telah dilakukan pada pelanggan yang Anda miliki saat ini, Anda dapat mengkategorikan pelanggan Anda berdasarkan kriteria evaluasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan bisnis Anda. Evaluasi ini mencakup:

  • Volume Pembelian
  • Kemampuan untuk Membeli Lebih Banyak
  • Kecepatan Pembayaran
  • Profitabilitas Pelanggan
  • Kesetiaan seiring Berjalannya Waktu

5. Pilih jenis reward dan struktur

Tentukan hadiah atau insentif yang relevan dan menarik bagi pelanggan Anda berdasarkan hasil riset pelanggan. Ini mencakup struktur dan mekanisme dari loyalty program, seperti bagaimana pelanggan mendapatkan dan menukarkan reward, jenis reward yang ditawarkan, serta cara Anda berkomunikasi dan mempromosikan program loyalitas Anda. 

6. Tetapkan metrik loyalty program

Metrik yang Anda pilih akan membantu Anda memahami kinerja dari loyalty program Anda dan apakah Anda berhasil mencapai tujuan yang ingin Anda capai. Pastikan metrik program loyalitas Anda relevan, dapat diandalkan, dan dapat diukur. 

Misalnya, lebih penting untuk melihat persentase anggota aktif yang menukarkan hadiah atau berinteraksi dengan merek daripada hanya menghitung jumlah anggota. Ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang efektivitas program dalam mempertahankan dan memikat pelanggan.

7. Promosi dan luncurkan program

Anda perlu menggunakan berbagai saluran dan strategi untuk memasarkan program loyalitas kepada pelanggan yang sudah ada dan yang berpotensi, seperti:

  • Media sosial
  • Email
  • SMS
  • Website
  • Iklan di dalam toko Anda

Pada tanggal peluncuran yang telah ditentukan, aktifkan program dan mulailah merekam aktivitas pelanggan. Pastikan pelanggan dapat mulai mengumpulkan poin dan menikmati manfaatnya.

8. Audit loyalty program secara reguler

Anda perlu melakukan audit program loyalitas secara berkala untuk mengoptimalkan sistem Anda dan meningkatkan kinerjanya. Ini juga merupakan kesempatan untuk mengatasi ketidakakuratan atau bug yang mungkin memengaruhi efisiensi program Anda. Selain itu, penting untuk memperhatikan keluhan pelanggan dan menggunakan informasi ini untuk mengarahkan promosi berikutnya dengan tujuan mengatasi masalah tersebut.

Tips mengoptimalkan loyalty program

Loyalty program perlu dioptimalkan agar tetap relevan dan efektif. Berikut beberapa caranya:

1. Gunakan layanan pelanggan multichannel

Pelanggan memiliki preferensi berbeda dalam berkomunikasi. Ada yang lebih nyaman lewat aplikasi, ada yang suka chat WhatsApp, dan ada juga yang lebih responsif via email. Oleh karena itu, loyalty program sebaiknya bisa diakses dan diintegrasikan ke berbagai channel.

Misalnya, pelanggan bisa mengecek poin lewat aplikasi mobile, menukarkan reward lewat website, sekaligus mendapatkan pengingat promo lewat SMS atau email. Sebagai contoh, Telkomsel Poin menyediakan akses informasi poin melalui aplikasi MyTelkomsel, USSD, hingga notifikasi SMS, sehingga pelanggan tidak terbatas hanya di satu saluran.

2. Buat program tetap menarik dengan variasi reward

Salah satu alasan pelanggan berhenti mengikuti program loyalitas adalah karena reward terasa monoton. Untuk mengatasinya, bisnis bisa menghadirkan variasi benefit, seperti hadiah musiman, promo khusus hari raya, atau hadiah eksklusif bagi tier tertentu.

Misalnya, selain memberikan minuman gratis untuk jumlah Star tertentu, Starbucks Indonesia juga sering menghadirkan limited edition merchandise atau promo musiman seperti pumpkin spice latte yang hanya bisa ditebus dengan poin. Hal ini membuat pelanggan merasa selalu ada hal baru yang bisa dinantikan.

3. Pantau performa secara rutin

Loyalty program yang tidak dievaluasi akan kehilangan relevansinya. Pantau indikator seperti tingkat penukaran reward, jumlah pelanggan aktif, serta feedback yang masuk. Jika ternyata reward tertentu jarang ditebus, mungkin jenis hadiah tersebut kurang menarik dan perlu diganti.

Misalnya, e-commerce seperti Tokopedia rutin menyesuaikan nilai dan jenis Tokopedia Points berdasarkan pola belanja pelanggan, sehingga programnya selalu terasa relevan. Dengan monitoring ini, bisnis bisa segera melakukan perbaikan tanpa menunggu program berjalan lama.

Indikator untuk mengukur kesuksesan loyalty program

Customer retention rate

Customer Retention Rate (CRR) adalah persentase pelanggan yang berhasil Anda pertahankan selama periode waktu tertentu.

Formula untuk customer retention rate.

Metrik ini tidak memberikan informasi mengenai alasan pelanggan tetap setia. Untuk memahaminya, Anda perlu menghubungkan CRR Anda dengan metrik pengalaman pelanggan yang lebih mendalam. 

Customer lifetime value

Menghitung Customer Lifetime Value (CLV) sedikit rumit karena melibatkan beberapa faktor, termasuk average purchase value, frequency rate, dan average customer lifespan. Rumus CLV bisa disederhanakan seperti:

Formula untuk customer lifetime value.

CLV adalah total pendapatan yang dapat Anda proyeksikan dari seorang pelanggan selama periode hubungan mereka dengan bisnis Anda. Idealnya, CLV yang optimal seharusnya minimal tiga kali lipat biaya akuisisi pelanggan.

Customer churn rate

Tingkat churn pelanggan adalah persentase pelanggan yang berhenti berbisnis dengan Anda dalam jangka waktu tertentu. Program loyalitas yang berhasil akan meningkatkan retensi pelanggan, sehingga mengurangi tingkat churn Anda.

Formula untuk Churn Rate.

Tingkat churn yang tinggi menunjukkan hilangnya pelanggan dengan cepat, yang dapat merugikan pendapatan dan profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, tingkat churn rendah menunjukkan stabilitas dan pertumbuhan bisnis yang positif.

Average order value

Average Order Value (AOV) adalah rata-rata jumlah yang dihabiskan oleh pelanggan dalam satu transaksi. 

Formula untuk average order value

Program loyalitas yang sukses akan memberikan insentif untuk meningkatkan nilai AOV setiap kali pelanggan berbelanja, dengan harapan bahwa AOV akan meningkat seiring kesuksesan program tersebut.

Program engagement

Program engagement adalah istilah yang menggambarkan tingkat keterlibatan dan interaksi peserta dalam suatu program atau inisiatif tertentu. Istilah ini sering digunakan untuk mengukur sejauh mana individu terlibat dan mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Formula untuk program engagement.

Ketika keterlibatan program tinggi, itu umumnya menandakan bahwa peserta secara aktif berpartisipasi, memperhatikan, dan memaksimalkan manfaat dari penawaran program.

Tantangan dalam membangun loyalty program dan cara mengatasinya

Meskipun sudah dirancang dengan strategi yang matang, loyalty program sering kali menghadapi kendala dalam implementasinya. Tantangan ini bisa muncul karena faktor pelanggan, keterbatasan bisnis, maupun ketidaksesuaian antara program dan target pasar. Berikut beberapa tantangan umum yang biasanya dihadapi, beserta cara mengatasinya:

1. Kurangnya Partisipasi Pelanggan

Banyak pelanggan enggan bergabung karena mekanisme program terasa rumit, reward dianggap tidak menarik, atau manfaatnya kurang jelas.

Cara mengatasinya:

  • Gunakan komunikasi yang sederhana dan menarik, misalnya melalui banner di aplikasi, notifikasi singkat, atau konten media sosial.
  • Buat mekanisme bergabung yang mudah, cukup dengan satu klik di aplikasi atau nomor ponsel tanpa formulir panjang.
  • Sesuaikan reward dengan minat pelanggan—misalnya, voucher makan untuk F&B atau cashback instan untuk e-commerce.

2. Biaya Implementasi yang Tinggi

Bisnis sering kesulitan menjalankan program karena biaya software, operasional, dan promosi cukup besar.

Cara mengatasinya:

  • Mulai dari skema sederhana, misalnya kartu poin manual atau voucher cetak, sebelum naik ke sistem digital.
  • Manfaatkan software loyalty berbasis langganan (SaaS) yang lebih terjangkau untuk skala kecil-menengah.
  • Gabungkan promosi loyalty dengan kampanye marketing lain agar biaya lebih efisien.

3. Reward Tidak Relevan dengan Target Audience

Program bisa gagal jika reward tidak sesuai ekspektasi pelanggan, misalnya poin terlalu lama terkumpul atau hadiah kurang bernilai.

Cara mengatasinya:

  • Lakukan segmentasi pelanggan agar reward lebih personal.
  • Uji coba program dalam skala kecil untuk melihat respon sebelum diluncurkan secara luas.
  • Berikan pilihan reward yang fleksibel, seperti opsi menukar poin dengan diskon, cashback, atau produk tertentu.

Kesimpulan

Banyak program loyalitas yang gagal karena perusahaan tidak memahami pelanggan mereka dan membuatnya tanpa perencanaan yang konkret. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami siapa pelanggan Anda, faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian mereka, dan pilihan apa yang tersedia sebelum mencari strategi yang efektif.

Pandanglah program loyalitas sebagai eksperimen, yang berarti Anda perlu secara terus-menerus memantau metrik untuk meningkatkan program seiring berjalannya waktu. Untuk melakukan ini, sangat penting untuk memiliki software dengan kapabilitas software POS yang dapat membantu Anda melacak semua transaksi dan aktivitas dalam loyalty program.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Bagaimana cara membuat loyalty program yang menarik?
> Untuk membuat loyalty program yang menarik, bisnis perlu memulai dengan tujuan yang jelas, memahami kebutuhan pelanggan, lalu memilih reward yang relevan. Pastikan mekanismenya sederhana, mudah diikuti, dan transparan. Tambahkan variasi reward seperti hadiah musiman, promo eksklusif, atau tier khusus agar pelanggan merasa selalu ada hal baru yang bisa dinantikan. Jangan lupa mempromosikan program secara konsisten melalui berbagai saluran seperti media sosial, email, maupun aplikasi agar menjangkau lebih banyak audiens.

Apa perbedaan loyalty point dan cashback?
> Loyalty point adalah sistem pemberian poin setiap kali pelanggan melakukan transaksi. Poin tersebut dapat ditukar dengan produk, diskon, atau hadiah tertentu. Sementara itu, cashback memberikan pengembalian langsung dalam bentuk uang atau saldo setelah pembelian. Bedanya, poin biasanya membutuhkan akumulasi untuk ditukar, sedangkan cashback langsung bisa digunakan untuk transaksi berikutnya.

Apakah loyalty program cocok untuk UMKM?
> Ya, loyalty program sangat cocok untuk UMKM. Meski sederhana, program ini bisa membantu meningkatkan retensi pelanggan dan mendorong pembelian berulang. UMKM dapat memulai dengan skema sederhana seperti kartu cap (buy 5 get 1), voucher cetak, atau program referral. Seiring berkembangnya usaha, program bisa ditingkatkan menggunakan aplikasi atau software loyalty yang lebih modern. Intinya, program loyalitas tidak hanya untuk brand besar, tetapi juga bisa menjadi strategi efektif bagi bisnis skala kecil.

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog

Manajemen stok barang merupakan aspek krusial dalam operasional bisnis, terutama bagi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi.

Kesalahan dalam pengelolaan persediaan dapat menyebabkan kelebihan stok, kekurangan barang, atau bahkan kerugian finansial.

Untuk mengatasi tantangan ini, banyak perusahaan mulai beralih ke solusi digital seperti software stok barang agar pengelolaan inventaris menjadi lebih efisien, akurat, dan real-time, sehingga membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Artikel ini akan membahas lengkap apa itu software stok barang, manfaat, jenis, fitur, rekomendasi software terbaiknya, hingga saran dalam memilih software stok barang.

Apa itu software stok barang?

Software stok barang (inventory management software) adalah sistem yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola dan mengontrol persediaan barang secara efisien. Dengan menggunakan software stok barang, perusahaan dapat melacak pergerakan barang mulai dari pembelian, penyimpanan, hingga pengiriman ke pelanggan, sekaligus memastikan stok barang selalu dalam keadaan optimal.

Manfaat software stok barang

  • Efisiensi Operasional: Mengurangi pekerjaan manual dan memungkinkan otomatisasi dalam pengelolaan persediaan.
  • Pengurangan Biaya: Mengurangi pemborosan terkait dengan kelebihan persediaan atau kehilangan barang karena kurangnya pemantauan.
  • Peningkatan Kepuasan Pelanggan: Memastikan barang selalu tersedia untuk memenuhi permintaan pelanggan.
  • Keputusan Berbasis Data: Laporan dan analisis membantu pengelolaan yang lebih cermat dan keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan stok.

Jenis software stok barang

  1. Aplikasi Stok Barang Standalone: Aplikasi mandiri yang berfokus pada pencatatan dan pemantauan keluar masuk barang tanpa integrasi dengan sistem lain, cocok untuk bisnis kecil dengan kebutuhan sederhana.
  2. Inventory Management Software Berbasis Cloud: Sistem online yang memungkinkan pemantauan stok secara real-time dari mana saja, mendukung kolaborasi tim, dan biasanya dilengkapi fitur pembaruan otomatis serta keamanan data terpusat.
  3. Software Barcode & QR Code: Mempercepat proses input dan pengecekan stok dengan pemindaian kode, mengurangi risiko kesalahan manual, dan sering kali terintegrasi dengan sistem inventaris lainnya.
  4. Warehouse Management System (WMS): Mengoptimalkan operasional gudang seperti penyimpanan, pengambilan, dan pengiriman barang, serta memantau ketersediaan dan pergerakan stok dengan lebih akurat.
  5. Software ERP dengan Modul Inventaris: Sistem terintegrasi berbasis cloud atau on-premise yang menghubungkan manajemen stok dengan proses bisnis lain seperti produksi, penjualan, dan akuntansi untuk memastikan data selalu sinkron.

Fitur utama software stok barang

  1. Pelacakan Persediaan Real-Time
    Software stok barang memungkinkan perusahaan untuk memantau persediaan barang secara langsung, sehingga dapat menghindari kekurangan stok atau kelebihan persediaan.
  2. Pengelolaan Multi-Gudang
    Software manajemen inventaris dapat mengelola beberapa lokasi gudang dan memantau pergerakan barang antar lokasi secara efisien.
  3. Peringatan Stok Minimum
    Fitur ini memberi peringatan ketika stok barang mencapai level minimum yang ditentukan, sehingga perusahaan dapat segera melakukan pemesanan ulang.
  4. Integrasi dengan Sistem Lain
    Software manajemen persediaan sering kali terintegrasi dengan sistem ERP, POS (Point of Sale), dan software akuntansi untuk memperlancar aliran data antar sistem.
  5. Laporan dan Analisis
    Memungkinkan pembuatan laporan mengenai pergerakan persediaan, analisis tren permintaan, dan data historis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  6. Pemantauan Kualitas Barang
    Beberapa software stok barang juga memungkinkan untuk memantau kondisi kualitas barang, seperti tanggal kedaluwarsa untuk barang-barang tertentu (misalnya makanan atau obat-obatan).
  7. Pemantauan Pesanan
    Software manajemen inventaris dapat memantau status pesanan yang sedang diproses dan mengatur pengiriman barang dengan tepat.

Kriteria penilaian software stok barang terbaik

Secara umum, sulit untuk membedakan antara software stok barang dengan sistem ERP.

Software stok barang memiliki kekuatan integrasi dengan modul lain seperti purchasing, dan penjualan yang membuat software stok barang benar-benar mengotomasi proses yang ada di gudang.

Oleh karena itu, ada beberapa rekomendasi kami yang overlap dengan rekomendasi ERP kami (kecuali software stok barang untuk perusahaan kecil).

Ada 5 kriteria penilaian software stok barang terbaik versi kami:

  1. Fitur
    Software stok barang harus menawarkan fitur yang disesuaikan dengan skenario bisnis dan industri tertentu, dengan kemampuan yang dilokalisasi untuk Indonesia. Ini penting karena bisnis di Indonesia memerlukan sistem yang mematuhi regulasi lokal dan memenuhi kebutuhan industri yang unik.
  2. Harga
    Kami mengutamakan nilai terbaik daripada hanya harga terendah. Hal ini penting karena software stok barang harus menyediakan fitur dan manfaat yang komprehensif yang sebanding dengan investasi, memastikan efisiensi dan pertumbuhan jangka panjang.
  3. Skalabilitas
    Sistem harus dapat disesuaikan dan terintegrasi dengan lancar dengan alat lain. Skalabilitas sangat penting karena bisnis berkembang, dan software stok barang harus cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan kebutuhan yang berubah dan pertumbuhan masa depan.
  4. Implementasi dan dukungan
    Kami memerlukan mitra lokal yang memahami proses bisnis dan akuntansi Indonesia, serta dapat memberikan dukungan yang cepat dan berharga. Hal tersebut penting karena mitra yang berpengetahuan dapat memberikan saran yang disesuaikan, membantu bisnis mengimplementasikan sistem stok barang secara efektif dan mengatasi tantangan dengan cepat.
  5. User experience
    Software stok barang harus memiliki user experience yang intuitif, mudah dinavigasi, dan dapat diakses di berbagai perangkat. Pengalaman pengguna yang baik sangat penting untuk memastikan adopsi yang cepat, mengurangi waktu pelatihan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Disclaimer: Ini adalah gambaran umum, namun setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda – ada yang lebih memprioritaskan fitur, implementasi, harga, atau dukungan. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan vendor Anda guna menemukan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda.

Setelah mengevaluasi berbagai program stok barang berdasarkan faktor seperti fitur, skalabilitas, kemudahan penggunaan, dan dukungan teknis, kami menemukan bahwa 10 aplikasi stok barang di bawah ini menawarkan solusi paling efisien untuk manajemen inventaris bisnis Anda.

10 Software stok barang terbaik Indonesia 2025

SoftwareTerbaik untukHarga
1. SAP S/4 HANA Material ManagementTerbaik untuk perusahaan besarMulai dari $2,000 per bulan
2. Microsoft Dynamics 365 Supply Chain ManagementTerbaik untuk perusahaan di dalam ekosistem MicrosoftMulai idari $180 per pengguna per bulan
3. AnchantoTerbaik untuk eCommerceTidak ada informasi
4. ImpactTerbaik untuk Transformasi DigitalMenyesuaikan kebutuhan transformasi digital, harus menghubungi vendor
5. IFSTerbaik untuk kustomisasiTidak ada informasi
6. AcumaticaTerbaik untuk user experienceHarus menghubungi vendor
7. InforTerbaik untuk berbasis cloudTidak ada informasi
8. EpicorTerbaik untuk perusahaan distribusi yang mencari kustomisasiTidak ada informasi
9. Zoho InventoryTerbaik untuk bisnis kecilGratis untuk fitur dasar, mulai dari $29 per bulan untuk fitur lebih lengkap
10. SortlyTerbaik untuk Bisnis MikroGratis untuk kebutuhan dasar, mulai dari $49 untuk lisensi

Beberapa software stok barang di atas, seperti Impact, IFS, Acumatica, Infor, Epicor, Zoho, dan Sortly, telah menyediakan aplikasi stok barang Android yang memudahkan pengelolaan inventaris secara mobile yang memudahkan user mengelola operasional inventaris kapan saja dan di mana saja.

Dalam daftar ini kami juga tidak memasukkan opsi aplikasi stok barang gratis karena keterbatasan fitur, keamanan data, dan dukungan teknis. Untuk manajemen inventaris yang kompleks dan membutuhkan akurasi tinggi, bisnis memerlukan solusi yang andal dan terintegrasi yang biasanya hanya ditemukan pada software berbayar.

Namun, beberapa software stok barang dalam daftar ini seperti Zoho Inventory, Sortly, Acumatica, dan Anchanto menawarkan trial gratis. Metode ini memungkinkan Anda mencoba fitur-fitur utama sebelum memutuskan berlangganan atau membeli, sehingga Anda dapat memastikan kecocokan dengan kebutuhan operasional bisnis Anda.

1. SAP S/4 HANA Material Management

SAP S/4 HANA Material Management: Terbaik untuk perusahaan besar

10 Software Stok Barang Terbaik Indonesia 2025
Sumber: pikon.com

SAP S/4HANA MM (Materials Management) adalah modul dalam SAP S/4HANA yang berfokus pada pengelolaan material atau persediaan dalam sebuah organisasi. Modul ini memainkan peran penting dalam memastikan bahwa organisasi dapat mengelola pengadaan, penyimpanan, dan distribusi material secara efisien dan terstruktur. SAP S/4HANA MM beroperasi di atas platform SAP HANA, yang memungkinkan pengolahan data secara real-time, memberikan organisasi kemampuan untuk mengambil keputusan berbasis data secara lebih cepat dan akurat.

KelebihanKekurangan
Memanfaatkan kemampuan SAP HANA untuk pemrosesan data secara real-timeDapat memiliki biaya implementasi dan lisensi yang tinggi. Perusahaan juga perlu mengeluarkan biaya infrastruktur untuk menjalankan SAP HANA, baik untuk cloud atau on-premise.
Terintegrasi dengan modul lain seperti SAP SD (Sales and Distribution), SAP PP (Production Planning), SAP WM (Warehouse Management), serta SAP FI (Financial Accounting). Hal ini memungkinkan aliran data yang mulus antar fungsi dan memastikan bahwa informasi terkait persediaan dan pengadaan dapat diakses oleh seluruh bagian perusahaan.Implementasi sangat kompleks. Proses pengaturan dan kustomisasi sistem untuk menyesuaikan dengan proses bisnis spesifik dapat memakan waktu dan biaya yang besar. Diperlukan perencanaan yang matang, serta keterlibatan konsultan SAP yang berpengalaman.
Memungkinkan pengelolaan pengadaan barang yang lebih efisien, dengan otomatisasi dalam pembuatan pesanan pembelian, penerimaan barang, serta pengelolaan vendor. Pengguna yang tidak familiar dengan SAP atau sistem ERP mungkin membutuhkan pelatihan yang cukup untuk menggunakan modul MM secara efektif.
Dengan kemampuan pemantauan stok secara real-time, SAP S/4HANA MM memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap stok yang ada di berbagai lokasi gudang. Membutuhkan infrastruktur IT yang kuat, baik dari sisi perangkat keras (server) maupun software (database SAP HANA).
Menawarkan berbagai metode pengelolaan stok, termasuk metode FIFO (First-In-First-Out), LIFO (Last-In-First-Out), dan metode berbasis tanggal kedaluwarsa, yang memberi fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang berbeda. Meskipun sangat efektif untuk perusahaan besar, biaya dan kompleksitas implementasinya mungkin menjadi kendala bagi organisasi kecil dan menengah yang hanya membutuhkan solusi sederhana untuk manajemen material.
Mengintegrasikan antarmuka pengguna yang lebih modern dan responsif, termasuk Fiori UI.
Mendukung pengelolaan biaya material, dengan fitur pengendalian anggaran dan pemantauan biaya secara rinci.

Harga

  1. Biaya lisensi: SAP menawarkan dua model utama untuk penetapan harga:
    • Lisensi Perpetual: Di mana perusahaan membeli hak lisensi untuk menggunakan software selamanya. Harga Lisensi bisa bervariasi, mulai dari $100,000 hingga $300,000 untuk lisensi software dasar bagi perusahaan berukuran menengah hingga besar.
    • Berlangganan Cloud: Berlangganan bulanan bisa mulai dari $2,000 hingga $5,000 per bulan, tergantung pada jumlah pengguna dan modul yang dibutuhkan. 
  2. Biaya implementasi dan konsultasi: Biaya implementasi ini bisa sangat bervariasi, mulai dari $100,000 hingga $1,000,000 atau lebih, tergantung pada kompleksitas dan ukuran perusahaan. 
  3. Biaya Pemeliharaan dan Pembaruan: Biasanya sekitar 22% hingga 25% dari harga lisensi awal. 

Cocok untuk

  1. Perusahaan Besar: SAP S/4 HANA MM lebih cocok untuk organisasi dengan operasi yang lebih besar dan kompleks, di mana manajemen rantai pasokan, pengadaan material, dan pengelolaan stok memerlukan sistem ERP yang terintegrasi dengan baik. Perusahaan dengan jaringan distribusi atau beberapa lokasi gudang dapat memperoleh manfaat besar dari solusi ini.
  2. Organisasi dengan Kebutuhan Analitik Real-Time: Perusahaan yang membutuhkan data real-time dan kemampuan analitik lanjutan dalam pengelolaan material dan pengadaan, untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih cepat dan berbasis data, dapat sangat diuntungkan dengan penggunaan SAP S/4HANA MM.
  3. Perusahaan yang Menginginkan Integrasi End-to-End: Organisasi yang membutuhkan integrasi penuh antara pengelolaan pengadaan, inventaris, distribusi, dan proses keuangan (akuntansi).
  4. Perusahaan yang Menginginkan Sistem yang Dapat Diskalakan: SAP S/4HANA MM sangat ideal untuk perusahaan yang merencanakan ekspansi dan membutuhkan sistem yang dapat diskalakan untuk mendukung pertumbuhan mereka. 

2. Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management

Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management: Terbaik untuk perusahaan di dalam ekosistem Microsoft

10 Software Stok Barang Terbaik Indonesia 2025
Sumber: microsoft.com

Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management (D365 SCM) adalah solusi ERP berbasis cloud yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola operasi rantai pasokan mereka, dari pengadaan, produksi, inventaris, hingga pengiriman.

D365 SCM menggabungkan berbagai fungsionalitas untuk meningkatkan efisiensi operasional, visibilitas, dan kolaborasi antara berbagai bagian organisasi dan mitra bisnis.

Dibangun di atas platform Microsoft Azure, D365 SCM menawarkan integrasi mulus dengan aplikasi dan layanan lain dalam ekosistem Microsoft.

KelebihanKekurangan
Memanfaatkan integrasi yang erat dengan alat Microsoft lainnya, seperti Power BI untuk analitik dan Microsoft Teams untuk kolaborasi, serta Office 365 untuk produktivitas. Hal ini menciptakan pengalaman pengguna yang mulus dan meningkatkan produktivitas organisasi.Cenderung memiliki biaya yang cukup tinggi. Biaya lisensi, pengaturan, dan pemeliharaan bisa menjadi penghalang bagi organisasi dengan anggaran terbatas. 
Menawarkan skalabilitas tinggi yang memungkinkan perusahaan untuk menambah kapasitas dengan mudah seiring pertumbuhan. Selain itu, perusahaan tidak perlu mengelola infrastruktur TI sendiri, karena Microsoft mengelola pembaruan dan pemeliharaan sistem. Memiliki banyak fitur dan fungsionalitas yang memerlukan pelatihan dan waktu adaptasi bagi pengguna baru.
Mendukung pengelolaan penuh dari rantai pasokan, mulai dari pengadaan hingga pengiriman dan pembayaran. Walaupun memberikan opsi kustomisasi, terkadang pengaturan dan kustomisasi untuk kebutuhan spesifik industri atau organisasi lebih sulit dibandingkan dengan solusi ERP lainnya yang lebih terbuka.
Dilengkapi dengan kemampuan Advanced Planning and Scheduling (APS) yang memungkinkan perencanaan produksi dan kebutuhan material secara lebih akurat.Untuk perusahaan yang sudah memiliki sistem ERP atau SCM yang ada, mengintegrasikan D365 SCM dengan sistem lama atau legacy bisa menjadi tantangan. Proses migrasi data dan integrasi bisa memakan waktu dan biaya.
Mendukung automasi proses yang mengurangi keterlibatan manual dalam tugas berulang, seperti pemrosesan pesanan dan pembelian.Beberapa fitur mungkin tidak sekuat atau sekomprehensif solusi khusus industri (misalnya untuk manufaktur atau distribusi yang sangat spesifik).

Harga

  • Harga Berlangganan: Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management menggunakan model berlangganan berbasis cloud. Harga dapat bervariasi tergantung pada ukuran organisasi, jumlah pengguna, dan jenis fungsionalitas yang dibutuhkan.
  • Per Pengguna: Harga berlangganan umumnya dihitung berdasarkan jumlah pengguna aktif yang mengakses sistem. Untuk D365 SCM, biaya lisensi per pengguna dapat berkisar mulai dari $180 hingga $210 per pengguna per bulan untuk lisensi dasar. Harga dapat meningkat dengan tambahan modul atau fungsi khusus (seperti perencanaan lanjutan, analitik, atau fungsionalitas spesifik lainnya).
  • Biaya Tambahan: Biaya implementasi, pelatihan, dan kustomisasi dapat menambah biaya keseluruhan. Integrasi dengan sistem lain atau fitur tambahan juga akan mempengaruhi harga.

Cocok Untuk

  1. Perusahaan Menengah: D365 SCM ideal untuk perusahaan yang memiliki rantai pasokan yang kompleks, baik dalam hal pengadaan, produksi, atau distribusi. Perusahaan yang beroperasi di beberapa negara atau memiliki berbagai lini produk dapat memperoleh manfaat besar dari solusi yang dapat diskalakan dan terintegrasi dengan baik ini.
  2. Perusahaan yang Sudah Menggunakan Ekosistem Microsoft: Organisasi yang sudah menggunakan alat Microsoft lainnya, seperti Microsoft Office 365, Power BI, dan Microsoft Teams, akan menemukan D365 SCM sebagai pilihan yang sempurna karena integrasi yang mulus antara aplikasi-aplikasi tersebut.
  3. Organisasi yang Menginginkan Solusi Cloud: Perusahaan yang menginginkan solusi berbasis cloud untuk meminimalkan pengelolaan infrastruktur dan mendapatkan akses ke pembaruan software secara otomatis akan menemukan D365 SCM sebagai pilihan yang baik.
  4. Perusahaan yang Menginginkan Analitik dan AI Terintegrasi: Organisasi yang ingin meningkatkan kemampuan analitik mereka dengan data real-time, prediksi permintaan, dan optimasi rantai pasokan berbasis AI akan mendapatkan manfaat besar dari kemampuan analitik yang tersedia di Power BI dan integrasi Azure AI dalam D365 SCM.

3. Anchanto

Anchanto: Terbaik untuk eCommerce

aplikasi stok barang anchanto

Anchanto adalah perusahaan SaaS (Software as a Service) yang berbasis di Singapura, didirikan pada tahun 2011. Anchanto menawarkan solusi software untuk membantu bisnis dalam mengelola operasi e-commerce dan logistik secara terpusat dan efisien. Fokus utama Anchanto adalah membantu bisnis meningkatkan efisiensi dalam penjualan online, manajemen inventaris, dan operasi gudang.

KelebihanKekurangan
Menawarkan solusi menyeluruh yang mencakup manajemen e-commerce dan logistik dalam satu ekosistem terpusat. Cocok untuk bisnis yang ingin mengelola banyak channel penjualan sekaligus dengan lebih mudah.Harga layanan tidak dipublikasikan secara terbuka di situs web resmi Anchanto.
Dirancang lebih untuk perusahaan besar dengan volume transaksi tinggi. Dapat disesuaikan dengan pertumbuhan bisnis dan kebutuhan operasional yang meningkat.Sangat tergantung pada koneksi internet yang stabil karena berbasis cloud
Mendukung integrasi dengan marketplace utama seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan Zalora dan juga terhubung dengan berbagai jasa pengiriman (3PL) dan sistem pihak ketiga, sehingga proses logistik lebih efisien.
Memiliki pengalaman yang kuat di pasar Asia Tenggara, menjadikannya pilihan tepat bagi bisnis yang beroperasi di wilayah ini.

Harga

Tidak ada informasi.

Cocok untuk

Anchanto cocok digunakan oleh berbagai jenis bisnis yang terlibat dalam e-commerce dan logistik, termasuk:

  1. Retailer & E-commerce Brands: Bisnis yang menjual produk secara multi-channel di berbagai marketplace dan ingin mengelola pesanan dan inventaris secara terpusat.
  2. Third-Party Logistics (3PL): Penyedia jasa logistik pihak ketiga yang ingin meningkatkan efisiensi manajemen gudang dan integrasi dengan klien e-commerce mereka.

4. Impact

Impact: Terbaik untuk Transformasi Digital

software stok barang impact

Impact ERP adalah ERP yang telah dikembangkan untuk perusahaan menengah keatas dan dilokalisasikan untuk perusahaan di Indonesia. Impact ERP telah dilengkapi dengan mobile app untuk top management, CRM dan HRIS yang mudah digunakan.

Selain itu, Impact ERP juga telah dilengkapi dengan laporan dan fitur khusus untuk industri manufaktur, ritel berskala besar, konstruksi, healthcare, tekstil, dan non-profits.

Impact juga menawarkan software penjualan dan stok barang yang dapat diintegrasikan dengan modul POS dan WMS, sehingga  perusahaan dapat memantau pergerakan barang, mengelola pesanan, serta mengawasi ketersediaan stok secara real-time.

KelebihanKekurangan
Menawarkan berbagai modul yang mencakup hampir semua aspek operasional bisnis, termasuk CRM, WMS, HRIS, supply chain, project management, consolidation, dan lainnya. Selain itu, Impact membuat mobile app untuk top management.Banyak fitur dan laporan yang tidak dibutuhkan oleh bisnis kecil sehingga bisnis kecil bisa merasa Impact ERP terlalu kompleks.
BHarga Impact tidak didasarkan pada jumlah pengguna, sehingga cocok untuk perusahaan dengan pengguna banyak.Kurang cocok untuk bisnis yang tidak mencari transformasi digital.
Dapat dikustomisasi dan diintegrasi, memungkinkan bisnis untuk menyesuaikan software sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. Terdapat biaya awal implementasi terutama dengan kustomisasi.

Harga

Harga Impact tidak didasarkan pada jumlah pengguna, sehingga cocok untuk perusahaan dengan pengguna banyak. Selain itu, Impact adalah perusahaan management consulting yang berfokus kepada transformasi digital. Oleh karena itu, harga Impact sangat tergantung dari kebutuhan transformasi digital, seperti perbaikan proses gudang, perbaikan layout gudang, inventory forecasting, vendor management, reporting, dan lain-lain.

Hubungi Impact untuk mendapatkan penawaran.

Cocok Untuk

  1. Perusahaan Menengah Keatas yang Mencari Transformasi Digital: Impact memiliki fitur lengkap beserta dengan mobile app untuk top management. Selain itu, tim implementasi Impact memiliki pengalaman yang dalam mengenai transformasi proses gudang. 
  2. Memiliki Banyak Pengguna: Harga Impact ERP tidak didasarkan pada jumlah pengguna, sehingga cocok untuk perusahaan dengan pengguna banyak. 
  3. Perusahaan dengan Kebutuhan Kompleks: Organisasi yang membutuhkan fitur kompleks seperti analitik yang kuat, dan integrasi di seluruh fungsi bisnis akan mendapat manfaat dari kemampuan komprehensif Impact.

5. IFS

IFS: Terbaik untuk kustomisasi

software stok barang ifs

IFS ERP adalah ERP yang komprehensif, dirancang untuk mengintegrasikan dan menyederhanakan berbagai proses bisnis di seluruh organisasi.

Sistem ini menawarkan berbagai modul, termasuk manajemen keuangan, manajemen rantai pasokan, manajemen produksi, penjualan dan pemasaran, manajemen proyek, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen layanan.

Pendekatan modular ini memungkinkan bisnis untuk memilih dan mengimplementasikan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka. IFS ERP cocok untuk industri yang membutuhkan solusi spesifik, seperti manufaktur, konstruksi, dirgantara dan pertahanan, utilitas, dan manajemen layanan.

KelebihanKekurangan
Menyesuaikan sistem ERP untuk memenuhi kebutuhan unik berbagai industri, sehingga bisnis menerima fungsionalitas yang relevan dengan sektor mereka.Karena fitur yang luas dan opsi kustomisasi, implementasi bisa menjadi rumit dan memerlukan pelatihan serta manajemen perubahan yang signifikan agar adopsi berhasil.
Desain modular yang fleksibel, memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan dan mengembangkan ERP sesuai dengan kebutuhan mereka yang berkembang. Biaya awal untuk mengimplementasikan IFS ERP bisa cukup besar, terutama untuk bisnis besar dengan kebutuhan kompleks. Biaya mencakup lisensi software, perangkat keras (untuk penerapan on-premise), layanan konsultasi, dan pelatihan.
Tampilan pengguna yang intuitif dan mudah dipahami, yang dapat meningkatkan tingkat adopsi pengguna dan produktivitas karyawan.Kustomisasi yang luas dapat menyebabkan waktu implementasi yang lebih lama dan biaya yang lebih tinggi. Selain itu, kustomisasi berlebihan dapat menyulitkan pembaruan dan pemeliharaan di masa depan.
Dilengkapi berbagai modul dan fungsionalitas, termasuk keuangan, manufaktur, manajemen rantai pasokan, manajemen proyek, sumber daya manusia, dan lainnya.

Harga

Tidak ada informasi.

Cocok Untuk

IFS ERP cocok untuk perusahaan menengah hingga besar yang beroperasi di industri yang kompleks dan spesifik, seperti manufaktur, konstruksi, dirgantara dan pertahanan, utilitas, dan manajemen layanan. Solusi khusus industri, fungsionalitas komprehensif, dan fleksibilitasnya menjadikannya pilihan menarik bagi organisasi yang mencari sistem ERP yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka.

Secara keseluruhan, IFS ERP menawarkan solusi yang kuat dan dapat disesuaikan untuk bisnis yang ingin mengintegrasikan dan mengoptimalkan operasi mereka. Meskipun ada tantangan terkait dengan kompleksitas implementasi dan biaya, kekuatannya dalam menyediakan fungsionalitas spesifik industri dan fleksibilitas membuatnya menjadi pertimbangan berharga bagi organisasi yang ingin meningkatkan efisiensi dan mendukung pertumbuhan.

6. Acumatica

Acumatica: Terbaik untuk user experience

aplikasi stok barang acumatica

Acumatica ERP adalah solusi perencanaan sumber daya perusahaan berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola berbagai aspek operasional dalam satu platform terintegrasi. Sistem ini menawarkan berbagai modul, termasuk manajemen keuangan, distribusi, manufaktur, proyek, dan layanan pelanggan, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri.

KelebihanKekurangan
Memungkinkan berbagai opsi implementasi, termasuk cloud publik, cloud pribadi, dan on-premise, memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan bisnis.Terdapat biaya implementasi awal dan pelatihan
Tampilan yang konsisten di berbagai perangkat, memudahkan akses dan navigasi bagi pengguna.Mungkin tidak menyediakan semua fitur khusus yang dibutuhkan oleh industri tertentu tanpa kustomisasi tambahan.
Memungkinkan penambahan modul dan fungsionalitas seiring perkembangan kebutuhan operasional.Proses kustomisasi bisa kompleks dan memerlukan pengetahuan teknis khusus.
Model penetapan harga berdasarkan konsumsi sumber daya, bukan jumlah pengguna, yang dapat lebih ekonomis bagi perusahaan dengan banyak karyawan.

Harga

Acumatica menerapkan model harga berbasis konsumsi, yang berarti biaya ditentukan berdasarkan penggunaan sumber daya sistem, bukan jumlah pengguna. Hal ini memungkinkan perusahaan dengan banyak pengguna untuk mengakses sistem tanpa biaya tambahan per pengguna. Namun, detail harga spesifik biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan skala bisnis, sehingga disarankan untuk menghubungi perwakilan Acumatica atau mitra resmi untuk mendapatkan penawaran yang sesuai.

Cocok Untuk

  • Perusahaan Menengah: Acumatica ideal untuk bisnis menengah yang mencari solusi ERP fleksibel dan skalabel untuk mendukung pertumbuhan dan kompleksitas operasional.
  • Organisasi dengan Kebutuhan Akses Multi-Perangkat: Antarmuka yang responsif dan aksesibilitas melalui berbagai perangkat membuatnya ideal bagi tim yang memerlukan mobilitas dan akses real-time ke data bisnis.

7. Infor

Infor: Terbaik untuk berbasis cloud

aplikasi stok barang infor

Infor ERP adalah sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang menawarkan solusi khusus untuk berbagai industri, termasuk manufaktur, distribusi, kesehatan, dan sektor publik. Sistem ini menyediakan berbagai modul yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional spesifik setiap sektor, membantu perusahaan mengoptimalkan proses bisnis mereka secara efektif.

KelebihanKekurangan
Menawarkan solusi termasuk fitur dan fungsionalitas khusus yang disesuaikan untuk berbagai industri, seperti manufaktur, distribusi, kesehatan, dan sektor publik.Proses integrasi yang diperlukan untuk menghubungkan Infor dengan sistem yang sudah ada memakan waktu dan upaya yang besar, terutama untuk perusahaan dengan struktur bisnis kompleks atau memiliki banyak cabang. Diperlukan juga penyesuaian dan konfigurasi tambahan yang memerlukan keahlian teknis yang tinggi.
Dilengkapi dengan fitur analtik yang kuat, memungkinkan perusahaan untuk mengakses dan menganalisis data secara mendalam. Biaya yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan kompetitor sejenis.
Mendukung manajemen rantai pasokan global dengan fitur perencanaan kebutuhan bahan, manajemen inventaris, logistik internasional, dan kolaborasi dengan mitra bisnis di seluruh dunia. Keterbatasan dalam hal kustomisasi sistem sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan. Proses kustomisasi juga bisa menjadi kompleks dan memerlukan waktu yang signifikan, serta biaya tambahan yang tidak terduga.

Harga

Tidak ada informasi.

Cocok Untuk

Infor ERP cocok untuk perusahaan menengah hingga besar yang beroperasi di industri seperti manufaktur, distribusi, kesehatan, dan sektor publik. 

8. Epicor

Epicor: Terbaik untuk perusahaan distribusi yang mencari kustomisasi

aplikasi stok barang epicor

Epicor ERP adalah solusi software Enterprise Resource Planning (ERP) yang dirancang untuk mengintegrasikan dan mengelola berbagai proses bisnis dalam satu sistem terpusat. Platform ini banyak digunakan di industri manufaktur, distribusi, ritel, dan layanan.

KelebihanKekurangan
Menyediakan fitur yang seperti manajemen manufaktur, rantai pasok, keuangan, manajemen proyek, dan CRM yang mendukung pengelolaan bisnis secara menyeluruh.Fitur yang sangat luas dan kompleks dapat menjadi tantangan bagi bisnis berskala kecil.
Sistem dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan.Modul spesifik yang dibutuhkan mungkin memerlukan biaya tambahan.
Perusahaan dapat memilih modul sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti akuntansi, produksi, atau pengelolaan inventaris.Kurangnya flowchart standar dapat menyulitkan pengguna dalam memahami proses operasional secara visual.

Harga 

Tidak ada informasi.

Cocok Untuk

Perusahaan distribusi yang membutuhkan kustomisasi.

9. Zoho Inventory

Zoho Inventory: Terbaik untuk bisnis kecil

zoho inventory

Zoho Inventory adalah software manajemen inventaris berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis dalam mengelola stok barang, pesanan, dan penjualan di berbagai saluran (multi-channel). Zoho Inventory terintegrasi dengan berbagai platform e-commerce, jasa pengiriman, dan software akuntansi, menjadikannya solusi lengkap untuk kontrol inventaris dan pemenuhan pesanan.

KelebihanKekurangan
Terintegrasi dengan marketplace dan platform e-commerce populer seperti Shopee, Lazada, Amazon, eBay, dan Shopify.Fitur yang terbatas dalam hal kustomisasi lanjutan, sehingga kurang mendukung untuk kebutuhan perusahaan dengan operasi inventaris yang kompleks.
UI yang mudah digunakan dan cocok untuk pemulaBeberapa pengguna melaporkan bahwa respon tim dukungan bisa lebih lambat dibandingkan platform lain.
Fitur lengkap untuk bisnis kecil, seperti pelacakan inventaris real-time, manajemen pesanan, stok gudang, pelabelan pengiriman, dan laporan analitik mendetail.Beberapa fitur lanjutan seperti tracking serial number dan batch tracking hanya tersedia di paket premium.
Tersedia dalam beberapa paket harga, termasuk versi gratis untuk bisnis kecil

Harga

  • Gratis: Cocok untuk bisnis kecil dengan fitur dasar.
  • Standard ($29 per bulan, ditagih tahunan): Fitur dasar dengan jumlah pesanan dan label pengiriman yang terbatas.
  • Professional ($79 per bulan, ditagih tahunan): Menambahkan fitur lanjutan seperti batch tracking dan serial number tracking.
  • Premium ($129 per bulan, ditagih tahunan): Untuk bisnis yang lebih besar dengan kebutuhan manajemen inventaris yang lebih kompleks.

Cocok Untuk

  • Bisnis Kecil: Cocok untuk bisnis kecil yang ingin mengelola stok dan pesanan di berbagai platform e-commerce dengan cara yang lebih efisien.
  • Retailer E-commerce: Bisnis yang menjual di banyak marketplace sekaligus seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.
  • Distributor Kecil: Bisnis yang mengelola inventaris dan membutuhkan alat kontrol stok yang terpusat.

10. Sortly

Sortly: Terbaik untuk Bisnis Mikro

software stok barang sortly

Sortly adalah software manajemen inventaris berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis dalam mengelola inventaris fisik mereka, termasuk persediaan, bahan, alat, dan peralatan. Dengan antarmuka yang sederhana dan fitur yang intuitif, Sortly memudahkan pengguna dalam melacak dan mengatur barang-barang mereka.

KelebihanKekurangan
Antarmuka Pengguna yang Intuitif: Sortly menawarkan desain yang ramah pengguna, memungkinkan navigasi dan penggunaan yang mudah bahkan bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis.Batasan pada Paket Gratis: Paket gratis Sortly memiliki keterbatasan dalam jumlah item unik dan fitur yang tersedia, yang mungkin tidak mencukupi untuk bisnis dengan kebutuhan inventaris yang lebih besar.
Fitur Pelacakan yang Kuat: Kemampuan untuk membuat dan mencetak kode QR dan barcode memudahkan dalam pelacakan dan pengelolaan inventaris secara efisien.Keterbatasan Fitur Lanjutan: Beberapa fitur canggih, seperti integrasi API dan webhooks, hanya tersedia pada paket Enterprise, yang mungkin kurang ideal untuk bisnis kecil dengan kebutuhan khusus.
Aksesibilitas Mobile: Aplikasi mobile Sortly memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memperbarui data inventaris secara real-time dari mana saja, meningkatkan fleksibilitas operasional.

Harga 

Sortly menawarkan beberapa paket harga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis:

  • Gratis: $0 per bulan; cocok untuk penggunaan pribadi atau bisnis sangat kecil dengan kebutuhan dasar.
  • Advanced: $49 per bulan (diskon 50% untuk tahun pertama menjadi $24 per bulan); mencakup hingga 1,000 item unik dan 3 lisensi pengguna.
  • Ultra: $149 per bulan (diskon 50% untuk tahun pertama menjadi $74 per bulan); mencakup hingga 2,000 item unik dan 5 lisensi pengguna.
  • Premium: $299 per bulan (diskon 50% untuk tahun pertama menjadi $149 per bulan); mencakup hingga 5,000 item unik dan 8 lisensi pengguna.

Cocok Untuk

  1. Usaha Mikro: Sortly ideal untuk usaha mikro yang memerlukan solusi manajemen inventaris yang sederhana namun efektif.
  2. Individu atau Freelance: Profesional yang perlu melacak peralatan atau persediaan mereka dapat memanfaatkan antarmuka yang mudah digunakan.
  3. Organisasi Non-Profit: Organisasi yang membutuhkan manajemen inventaris tanpa anggaran besar dapat memanfaatkan paket gratis atau berbiaya rendah.

Saran memilih software stok barang terbaik

1. Fokus pada Kebutuhan Bisnis

Banyak perusahaan memilih aplikasi inventaris stok gudang hanya berdasarkan fitur atau harga tanpa benar-benar memahami kebutuhan spesifik bisnis mereka.

Dengan mengidentifikasi kebutuhan operasional dan tantangan yang dihadapi, Anda dapat memilih software stok barang yang benar-benar mendukung alur kerja dan tujuan jangka panjang perusahaan.

2. Libatkan Pihak Manajemen

Kesalahan umum yang sering dilakukan perusahaan adalah menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan software pada tim IT atau manajer tanpa keterlibatan manajemen puncak.

Dengan terlibat langsung, manajemen dapat memastikan bahwa aplikasi stok barang yang dipilih sejalan dengan strategi bisnis dan berdampak positif pada operasional secara keseluruhan.

3. Pilih Vendor yang Memahami Industri Anda

Tidak semua vendor software stok barang memahami seluk-beluk industri tempat Anda beroperasi.

Vendor yang memahami proses bisnis spesifik dan tantangan di industri Anda akan mampu menawarkan solusi yang lebih relevan dan memastikan implementasi berjalan lancar.

4. Perhatikan Standar Akuntansi dan Integrasi Sistem

Salah satu tantangan dalam implementasi software stok barang adalah ketidaksesuaian dengan standar yang berlaku atau sistem lain yang sudah digunakan.

Pastikan aplikasi  yang Anda pilih mendukung integrasi dengan sistem dan operasional lainnya untuk menghindari hambatan di kemudian hari.

5. Evaluasi Pengalaman Vendor

Memilih vendor dengan pengalaman dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan bisnis Anda sangat penting untuk meminimalkan risiko kegagalan implementasi.

Vendor yang berpengalaman dapat memberikan panduan yang tepat dan memastikan bahwa software diimplementasikan dengan optimal sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Kesimpulan

Implementasi software stok barang menawarkan berbagai manfaat bagi perusahaan, termasuk efisiensi operasional, pengurangan kesalahan manusia, dan peningkatan akurasi data.

Dengan fitur-fitur seperti pelacakan stok secara real-time, integrasi dengan sistem lain, dan laporan analitik, perusahaan dapat mengoptimalkan proses manajemen persediaan mereka.

Oleh karena itu, investasi dalam software stok barang menjadi langkah strategis bagi perusahaan yang ingin tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Jika Anda hanya ingin mengelola pencatatan dan pemantauan stok barang secara sederhana, software stok barang bisa menjadi pilihan yang tepat.

Namun, jika Anda membutuhkan integrasi yang lebih luas dengan aspek bisnis lain seperti pembelian, penjualan, dan akuntansi, maka solusi ERP akan lebih optimal untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan Anda.

Impact ERP dioptimalkan untuk transformasi digital karena mampu mengintegrasikan seluruh proses bisnis, menyediakan analitik real-time, dan mendukung skalabilitas operasional yang besar.

ERP memungkinkan sinergi antar departemen, otomatisasi alur kerja, serta transparansi data yang menyeluruh, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. Hubungi kami untuk mempelajari lebih lanjut.

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog

Apa itu startup

Startup adalah perusahaan baru yang fokus mengembangkan produk atau layanan inovatif. Tidak seperti bisnis tradisional, startup beroperasi dalam ketidakpastian tinggi dan bertujuan menemukan model bisnis yang cepat berkembang. Hampir 90% founders yang ingin membangun startup gagal sebelum mencapai kesuksesan.

Menurut Steve Blank, startup memiliki empat karakteristik:

  1. Sifat Dinamis: Startup selalu berorientasi pada pertumbuhan dan perubahan, tidak pernah statis.
  2. Eksplorasi dan Inovasi: Fokus mencari solusi untuk pertanyaan krusial terkait operasional bisnis.
  3. Berulang: Startup mengembangkan model bisnis yang bisa menghasilkan pertumbuhan stabil.
  4. Skalabilitas: Setelah menemukan model yang sukses, mereka memperluas operasional untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan memberikan dampak signifikan di pasar.

Mendapatkan investor startup

Jika Anda ingin memulai startup, pendanaan adalah langkah penting. Pendanaan memberikan modal untuk mengembangkan produk, membangun tim, dan memperluas pasar.

Untuk menarik minat investor, Anda perlu memiliki visi jelas tentang masa depan startup Anda dan bagaimana investor bisa mendapatkan keuntungan dari investasi mereka. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda ambil:

  • Kembangkan Pitch Deck yang Kuat: Pitch deck adalah alat penting untuk memperkenalkan startup Anda kepada calon investor. Sertakan informasi tentang masalah yang ingin Anda selesaikan, solusi yang ditawarkan, model bisnis, target pasar, dan proyeksi keuangan.
  • Identifikasi Target Investor: Tidak semua investor cocok untuk setiap startup. Cari investor yang memiliki minat dan pengalaman di industri yang relevan dengan bisnis Anda.
  • Bangun Jejaring yang Kuat: Jaringan adalah kunci untuk mendapatkan akses ke investor. Hadiri acara startup, ikut dalam inkubator atau akselerator, dan manfaatkan platform online untuk terhubung dengan investor potensial.
  • Tunjukkan Traction: Investor ingin melihat potensi pertumbuhan startup Anda. Tunjukkan bukti perkembangan seperti peningkatan jumlah pengguna, pendapatan, atau kemitraan strategis.

Jenis pendanaan untuk startup

  • Menggunakan Dana Sendiri: Banyak founder startup memilih menggunakan tabungan pribadi untuk memulai bisnis. Metode ini memberi Anda kendali penuh tanpa perlu berbagi kepemilikan, tetapi risikonya tinggi karena menggunakan dana pribadi.
  • Bootstrapping: Pendanaan ini menggunakan dana pribadi atau pendapatan awal dari bisnis. Bootstrapping memberi kendali penuh, tetapi Anda harus sangat efisien dalam menggunakan sumber daya.
  • Angel Investors: Angel investors adalah individu kaya yang menyediakan modal awal untuk startup. Mereka sering terlibat dalam tahap awal pengembangan dan dapat memberikan nasihat serta jaringan yang berharga. Namun, Anda mungkin harus memberikan sebagian kepemilikan perusahaan.
  • Venture Capital: Venture capital (VC) adalah pendanaan dari perusahaan atau kelompok investor yang mengumpulkan dana untuk startup berpotensi tinggi. VC biasanya menginginkan ekuitas dan sering kali meminta kursi di dewan direksi.
  • Crowdfunding: Crowdfunding mengumpulkan dana dari banyak orang melalui platform online. Kontributor dapat memberikan sejumlah kecil uang dan menerima produk awal, ekuitas, atau hadiah sebagai imbalan.

Cara membangun startup dengan customer development

Customer development adalah proses memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara efisien. Proses ini melibatkan langkah-langkah untuk mengidentifikasi, memvalidasi, dan menciptakan solusi yang tepat untuk pasar target Anda.

Berikut proses pembangunan startup menggunakan framework ini:

Customer discovery

Langkah membangun startup dalam fase customer discovery.

1. Menyusun hipotesis

Langkah pertama dalam upaya untuk membangun startup adalah membuat hipotesis tentang masalah pelanggan dan solusi yang ingin Anda tawarkan. Ini melibatkan identifikasi masalah yang ingin dipecahkan dan bagaimana produk Anda bisa menjadi solusinya.

Hipotesis ini harus didasarkan pada riset awal atau pengetahuan Anda tentang pasar. Contohnya, jika Anda ingin membuat aplikasi manajemen waktu, hipotesis Anda mungkin bahwa banyak orang kesulitan mengelola waktu mereka dengan efektif.

2. Identifikasi masalah

Setelah menyusun hipotesis, jangan hanya berspekulasi tentang keinginan pelanggan potensial Anda. Langkah berikutnya adalah berinteraksi langsung dengan mereka melalui survei, wawancara, observasi, dan focus group.

Proses ini mungkin memakan waktu beberapa bulan karena Anda harus memahami kebutuhan secara detail. Ingatlah, produk Anda harus dirancang untuk kelompok pelanggan tertentu, bukan untuk memenuhi semua orang.

3. Menguji solusi

Untuk menguji solusi Anda, buatlah Minimum Viable Product (MVP)—versi dasar dari solusi yang mengatasi masalah. MVP harus mencakup produk, harga, fitur, dan elemen lain dari model bisnis Anda.

Kemudian, tawarkan MVP kepada sekelompok kecil pengguna awal. Mereka adalah individu yang antusias dan memiliki kebutuhan yang ingin dipenuhi. Amati penggunaan MVP dan kumpulkan masukan mereka. Pengguna awal juga bisa membantu mempromosikan produk melalui rekomendasi pribadi.

4. Verify atau pivot?

Setelah menguji solusi, putuskan apakah hipotesis Anda benar. Jika umpan balik pelanggan positif, lanjutkan ke pengembangan lebih lanjut dan fase customer validation.

Jika solusi Anda tidak memenuhi kebutuhan pelanggan, lakukan pivot. Ini berarti mengubah arah atau model bisnis Anda sesuai umpan balik yang diterima.

Customer validation

Langkah membangun startup di fase customer validation

1. Berisap untuk menjual

Dengan MVP yang sudah siap, langkah berikutnya adalah memasuki pasar yang lebih luas. Gunakan wawasan dari fase customer discovery untuk mempersiapkan produk atau layanan Anda. Fokus pada enam aktivitas ini:

  • Pemosisian Produk: Jelaskan keunikan produk Anda dan bagaimana ia memenuhi kebutuhan pelanggan lebih baik daripada pilihan lain.
  • Materi Penjualan/Pemasaran: Buat materi seperti brosur atau presentasi untuk mendukung upaya penjualan Anda.
  • Pekerjakan Tenaga Penjualan: Rekrut tenaga penjualan terampil yang bisa menutup kesepakatan dan mengubah calon pelanggan menjadi pembeli.
  • Rencana Saluran Distribusi: Rencanakan bagaimana produk Anda akan sampai ke pelanggan dan pilih saluran distribusi yang efektif.
  • Menyempurnakan Peta Jalan Penjualan: Buat peta jalan yang mendetailkan strategi dan tujuan penjualan, dan siap untuk menyesuaikannya berdasarkan umpan balik pelanggan.
  • Buat Dewan Penasihat: Kumpulkan penasihat berpengalaman untuk memberikan panduan dan dukungan berharga bagi tim Anda.

2. Melakukan penjualan pertama

Menjual produk kepada pelanggan pertama adalah langkah krusial dalam customer validation. Tujuan utama adalah menentukan minat calon pelanggan serta validitas proposisi nilai yang ditawarkan. 

Feedback yang didapatkan ini penting untuk memperbaiki presentasi produk, merancang rencana penjualan, dan strategi saluran distribusi. Proses ini membantu memahami apakah bisnis Anda berpotensi berkelanjutan, berkembang, dan menguntungkan.

3. Mengembangkan posisi di pasar

Pada tahap ini, Anda sudah mengumpulkan data pesanan dan pelanggan yang cukup. Kini saatnya mengembangkan dan menyempurnakan positioning produk dan perusahaan Anda.

Pastikan Anda dapat mengkomunikasikan nilai unik produk atau layanan Anda dengan efektif. Fokus pada bagaimana penawaran Anda mengatasi masalah pelanggan dan menonjol di antara pesaing.

4. Verify atau pivot?

Customer validation dikonfirmasi saat Anda melihat pesanan, pengguna, atau klik, bukan hanya tanggapan survei. Anda juga perlu menemukan cara untuk menjangkau pelanggan ini secara konsisten dan membuat rencana untuk menjual produk Anda lebih luas.

Jika hasil tidak sesuai harapan, Anda mungkin perlu melakukan perubahan (pivot), seperti menyesuaikan desain, mengubah pesan, atau beralih ke produk baru. Manfaat hanya akan dirasakan setelah Anda yakin pelanggan menyukai produk Anda.

Customer creation

1. Strategi penjualan dan marketing

Fokus utama Anda adalah merancang strategi untuk menjangkau lebih banyak orang dan menarik calon pelanggan. Identifikasi saluran komunikasi yang efektif untuk menunjukkan keunikan produk Anda dan alasan mengapa produk Anda layak dicoba.

Saluran ini bisa meliputi media sosial, iklan online, content marketing, email, atau metode tradisional seperti iklan cetak dan billboard. Tunjukkan kepada audiens bagaimana produk Anda menyelesaikan masalah mereka dan memberikan manfaat signifikan.

2. Akuisisi pelanggan penjualan

Sekarang setelah Anda memiliki rencana pemasaran dan penjualan, saatnya untuk menerapkannya dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Tujuan Anda adalah menarik lebih banyak pelanggan dan mengembangkan basis pengguna Anda.

Untuk mencapai hal ini, fokuslah pada langkah-langkah berikut:

  • Tingkatkan pemasaran dan tenaga penjualan.
  • Jelajahi pasar baru.
  • Ubah calon pelanggan menjadi pembeli.
  • Pastikan pengalaman pelanggan yang mulus.

3. Melacak metrik

Untuk mengukur keberhasilan, lacak metrik kunci seperti biaya akuisisi pelanggan, retensi pelanggan, dan tingkat konversi. Metrik ini akan menunjukkan seberapa efektif produk dan strategi pemasaran Anda.

Analisis data ini untuk menemukan area yang perlu perbaikan. Pastikan Anda mencapai tujuan bisnis dengan mengevaluasi hasil yang diperoleh.

Company building

1. Pembangunan tim dan departemen perusahaan

Dengan pertumbuhan startup, membangun tim solid dan menyusun departemen yang tepat sangat penting. Ini meliputi perekrutan staf yang sesuai serta mendefinisikan peran dan tanggung jawab mereka.

Carilah individu yang antusias terhadap produk dan berkomitmen untuk mencapai kesuksesan. Tim yang bersemangat dan berdedikasi akan meningkatkan peluang Anda untuk meraih tujuan dan visi bisnis.

2. Mencari efisiensi operasional perusahaan

Untuk mencapai efisiensi operasional, fokuslah pada pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas. Sederhanakan operasional, kelola sumber daya secara efisien, dan berikan dukungan pelanggan yang prima.

Evaluasi dan perbaiki proses operasional secara rutin untuk memastikan efisiensi maksimal. Perubahan ini akan membantu Anda mengakomodasi pertumbuhan basis pelanggan yang terus berkembang.

3. Mendorong inovasi lebih lanjut

Untuk tetap bersaing di pasar, dorong inovasi berkelanjutan dalam produk dan proses bisnis. Lakukan riset dan pengembangan untuk mencari solusi baru yang meningkatkan produk dan layanan.

Ajak karyawan untuk mengusulkan ide baru dan belajar dari kesalahan. Budaya pembelajaran dan adaptasi akan membantu tim Anda tetap unggul dalam persaingan pasar.

Best practices dalam membangun startup

Fokus pada tujuan jangka panjang

Di tengah tekanan untuk hasil cepat, penting untuk tetap fokus pada visi jangka panjang. Visi dan misi yang jelas akan membantu Anda dan tim tetap pada jalur yang benar meskipun menghadapi tantangan.

Fokus jangka panjang harus diterjemahkan ke dalam strategi yang jelas dan terukur. Tujuan-tujuan spesifik harus diprioritaskan, tanpa tergoda oleh peluang jangka pendek yang tidak sejalan dengan visi utama perusahaan.

Iterasi cepat dan fleksibel

Dunia startup sangat dinamis, di mana perubahan adalah satu-satunya kepastian. Iterasi cepat adalah kunci merespons umpan balik pasar atau perubahan kebutuhan pelanggan. Jika suatu fitur produk tidak diterima dengan baik, segera perbaiki atau gantilah dengan yang lebih sesuai.

Proses ini perlu didukung oleh budaya perusahaan yang terbuka terhadap perubahan. Kecepatan dalam pengambilan keputusan juga sangat penting.

Kelola sumber daya dengan efisien

Sebagian besar startup memiliki sumber daya terbatas. Efisiensi menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan perusahaan.

Prioritaskan pengeluaran untuk kegiatan inti seperti pengembangan produk, pemasaran, dan penjualan. Hindari pengeluaran yang tidak penting, seperti kantor mewah atau teknologi yang tidak dibutuhkan, terutama di tahap awal.

Bangun hubungan yang baik dengan investor

Investor bukan hanya sumber dana; mereka juga mitra strategis yang penting. Membangun hubungan yang baik melibatkan komunikasi yang transparan, keterbukaan terhadap saran, dan kerjasama yang erat.

Pertahankan hubungan dengan komunikasi rutin dan jelas. Berikan pembaruan tentang perkembangan perusahaan, tantangan, dan peluang. Dengan membangun kepercayaan, Anda akan mendapatkan dukungan lebih, baik dalam bentuk dana tambahan maupun bimbingan strategis.

Gunakan teknologi untuk mendukung pertumbuhan

Teknologi bisa mempercepat pertumbuhan startup jika digunakan dengan bijak. Manfaatkan alat dan platform teknologi untuk otomatisasi tugas rutin, mengelola data, dan meningkatkan kolaborasi tim.

Misalnya, software manajemen proyek membantu tim tetap terorganisir dan efisien. Platform analitik data memberikan wawasan berharga tentang perilaku pelanggan dan kinerja produk, memungkinkan keputusan berbasis data. Teknologi bukan hanya tren, tetapi solusi nyata untuk pertumbuhan dan efisiensi bisnis.

Kesimpulan

Membangun startup yang sukses memerlukan strategi yang tepat dan penerapan praktik terbaik. Fokus pada pelanggan dan iterasi cepat dapat mengurangi risiko serta meningkatkan peluang keberhasilan.

Kelola sumber daya secara efisien dan bangun hubungan kuat dengan investor untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan. Dengan menerapkan prinsip customer development dan praktik terbaik ini, startup Anda akan lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang pasar.

Referensi

Blank, Steve, and Bob Dorf. The Startup Owner’s Manual: The Step-By-Step Guide for Building a Great Company. 2020.

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog

Apa itu software POS?

Software Point-of-Sale (POS) adalah solusi digital yang digunakan untuk memfasilitasi dan mengelola transaksi penjualan. Software ini memungkinkan bisnis mencatat, memproses, dan menyelesaikan pembelian dengan lebih efisien.

Software POS biasanya terintegrasi dengan perangkat keras seperti pemindai barcode, printer struk, dan mesin pembayaran kartu untuk mempercepat proses transaksi. Sebagai sistem yang digunakan di titik penjualan, software POS membantu bisnis dalam mengelola stok, mencatat data pelanggan, serta menyediakan laporan penjualan secara real-time.

Sistem POS biasanya meliputi dua komponen, yaitu:

  1. Hardware:
    • Mesin Kasir: Tempat aman untuk menyimpan uang tunai dan koin.
    • Scanner Barcode: Memasukkan info produk dengan cepat melalui pemindaian kode batang.
    • Terminal Kartu Kredit: Memungkinkan bisnis menerima pembayaran kartu kredit dan debit.
    • Monitor Layar Sentuh/Komputer: Digunakan untuk menjalankan software POS dan mencatat transaksi penjualan.
    • Tampilan Pelanggan: Menampilkan barang dan harga kepada pelanggan.
    • Terminal POS: Unit pusat yang menghubungkan semua perangkat keras dan menjalankan software POS.
  2. Software:
    • Software POS: Alat utama untuk menangani penjualan, mengelola inventaris, dan membuat laporan.
    • Software Pemrosesan Pembayaran: Menangani pembayaran elektronik yang terintegrasi dengan sistem POS.
    • Software Manajemen Inventaris: Memantau stok, melakukan pemesanan ulang, dan mengelola info produk.
    • Software Manajemen Karyawan: Mengatur akses pengguna, memantau penjualan, dan mengelola jam kerja.
    • Pelaporan dan Analisis: Menyediakan laporan penjualan, inventaris, dan data penting lainnya.
    • Customer Relationship Management (CRM): Opsi untuk memantau data dan preferensi pelanggan.
    • Fungsi Berbasis Cloud: Memungkinkan akses dan manajemen POS system dari jarak jauh.

Fungsi software POS

Aplikasi POS memiliki fungsi penting yang membantu operasional bisnis lebih efisien dengan:

  • Memproses Pembayaran: Aplikasi POS memungkinkan bisnis menerima berbagai metode pembayaran seperti tunai, kartu kredit/debit, dan dompet digital. Ini memudahkan transaksi pelanggan dengan cepat dan aman.
  • Mengelola Inventaris: Software POS terintegrasi dengan sistem inventaris, sehingga pemilik bisnis dapat memantau stok barang secara real-time. Stok otomatis diperbarui saat produk terjual, mengurangi risiko kehabisan barang.
  • Melacak Penjualan: Aplikasi POS mencatat setiap transaksi, memudahkan bisnis melacak penjualan harian, mingguan, atau bulanan. Data ini membantu menganalisis tren penjualan dan merencanakan strategi bisnis.

Manfaat dari penggunaan software POS

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional: Software POS mempercepat transaksi, mencatat penjualan, dan mencetak struk, sehingga bisnis dapat melayani lebih banyak pelanggan dalam waktu lebih singkat.
  • Mengurangi Kesalahan Manusia: Sistem otomatis dalam POS meminimalkan kesalahan pencatatan transaksi dan stok dibandingkan proses manual yang lebih rawan kesalahan.
  • Laporan Penjualan yang Lebih Detail: Data terperinci mengenai produk terlaris dan waktu puncak penjualan membantu pemilik bisnis membuat keputusan yang lebih strategis.
  • Meningkatkan Keamanan: Fitur enkripsi transaksi dan otentikasi pengguna pada aplikasi POS melindungi bisnis dari pencurian dan memastikan keamanan informasi pelanggan.

Jenis software POS

  • POS Berbasis Cloud: Software POS yang disimpan dan dijalankan melalui internet, memungkinkan akses data real-time dari berbagai perangkat di mana saja.
  • POS Offline: Sistem POS yang beroperasi tanpa koneksi internet, ideal untuk bisnis dengan akses internet terbatas atau tidak stabil.
  • POS Hybrid: Kombinasi POS berbasis cloud dan offline, memungkinkan bisnis tetap beroperasi saat internet terputus tetapi tetap menyinkronkan data saat online kembali.
  • POS Open-Source: Software POS yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan bisnis, cocok untuk usaha yang membutuhkan kustomisasi lebih dalam.
  • POS Mobile: Aplikasi POS yang berjalan di perangkat seluler seperti tablet atau smartphone, cocok untuk usaha kecil dan bisnis yang membutuhkan mobilitas tinggi.
  • POS All-in-One: Sistem yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak dalam satu paket, biasanya digunakan di retail dan restoran untuk efisiensi operasional.
  • POS Retail: Software yang dirancang khusus untuk toko ritel, dengan fitur manajemen stok, pemindaian barcode, dan laporan penjualan yang detail.
  • POS Restoran: Sistem yang dibuat untuk bisnis kuliner, mendukung fitur pemesanan meja, manajemen menu, serta integrasi dengan dapur dan kasir.

Fitur utama software POS

  • Manajemen Penjualan: Mencatat transaksi secara otomatis dan mendukung berbagai metode pembayaran untuk mempercepat proses checkout.
  • Manajemen Stok: Memantau ketersediaan produk secara real-time dan memberikan peringatan saat stok hampir habis.
  • Laporan & Analitik: Menyediakan laporan penjualan yang mendalam untuk membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih strategis.
  • Integrasi Pembayaran: Mendukung pembayaran digital seperti e-wallet, kartu kredit, dan QR code untuk kenyamanan pelanggan.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan data pelanggan dan riwayat pembelian untuk meningkatkan layanan serta strategi pemasaran.
  • Dukungan Multi-Cabang: Memungkinkan pemilik bisnis mengelola beberapa lokasi usaha dalam satu sistem terpusat.
  • Mode Offline: Memungkinkan transaksi tetap berjalan meskipun koneksi internet terputus, dengan sinkronisasi otomatis saat online kembali.
  • Manajemen Karyawan: Memantau produktivitas staf dan mengontrol akses mereka ke berbagai fitur dalam sistem POS.
  • Integrasi dengan Perangkat Keras: Kompatibel dengan printer struk, pemindai barcode, dan laci kas untuk meningkatkan efisiensi operasional.
  • Kemampuan Multi-Platform: Bisa diakses melalui berbagai perangkat seperti komputer, tablet, atau smartphone untuk fleksibilitas bisnis.

Kriteria penilaian software POS terbaik

Memilih software POS yang tepat bisa menjadi tantangan karena banyak faktor yang harus dipertimbangkan, terutama terkait integrasi dengan sistem lain seperti manajemen inventaris, sistem akuntansi, dan e-commerce. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi kami mungkin memiliki fitur yang mendekati software ERP, terutama untuk bisnis skala menengah hingga besar yang membutuhkan solusi menyeluruh.

Berikut adalah 5 kriteria utama dalam memilih software POS terbaik:

  1. Fitur
    Software POS harus menyediakan fitur yang mendukung operasional bisnis secara menyeluruh, seperti pencatatan transaksi, manajemen stok, pengelolaan pelanggan, serta laporan penjualan yang akurat. Integrasi dengan metode pembayaran digital dan sistem multi-outlet juga menjadi nilai tambah untuk meningkatkan efisiensi operasional.
  2. Harga
    Kami mengutamakan nilai terbaik dibandingkan sekadar harga termurah. Software POS harus menawarkan fitur dan manfaat yang sepadan dengan investasi yang dikeluarkan serta mendukung efisiensi jangka panjang. Jika biayanya lebih tinggi, harus disertai dengan layanan dan dukungan teknis yang berkualitas.
  3. Skalabilitas
    Software POS yang baik harus mudah beradaptasi dengan pertumbuhan bisnis. Sistem yang fleksibel memungkinkan bisnis menambahkan fitur seperti integrasi e-commerce, multi-cabang, atau laporan keuangan yang lebih mendalam seiring ekspansi bisnis.
  4. Implementasi & Dukungan
    Dukungan teknis yang responsif sangat penting untuk memastikan bisnis tetap berjalan lancar tanpa gangguan. Pilih vendor yang memahami kebutuhan industri Anda dan menawarkan pelatihan, tutorial, serta layanan purna jual yang memadai untuk menghindari kendala saat penggunaan.
  5. Pengalaman Pengguna
    Software POS harus memiliki antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan, bahkan oleh staf tanpa pengalaman teknis. Kemudahan akses di berbagai perangkat, seperti tablet dan mobile, juga penting agar sistem dapat digunakan dengan lebih fleksibel di berbagai skenario bisnis.

Disclaimer: Ini adalah gambaran umum berdasarkan kriteria yang kami nilai penting, namun setiap bisnis memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda. Beberapa mungkin lebih memprioritaskan fitur, sementara yang lain fokus pada harga atau dukungan. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan vendor untuk menemukan software POS yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda.

Setelah mengevaluasi ratusan POS software berdasarkan lima kriteria utama, kami menemukan bahwa 10 software POS terbaik berikut ini menawarkan solusi paling efisien dan bernilai tinggi untuk mengelola transaksi dan operasional bisnis Anda. Dalam banyak kasus, kemudahan penggunaan serta fitur lengkap yang disediakan bahkan melampaui software sejenis dengan harga yang jauh lebih tinggi.

1. Impact POS

Impact software pos terbaik

Impact POS adalah perangkat lunak Point-of-Sale berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan pesanan, promosi, program loyalitas, serta pemantauan stok di berbagai toko dengan fleksibilitas tinggi.

Fitur Utama:

  • Tanpa Biaya Pemasangan: Tidak memerlukan perangkat keras khusus, kompatibel dengan berbagai perangkat, dan dapat diakses melalui sistem berbasis web.
  • Sinkronisasi Otomatis: Dapat beroperasi baik online maupun offline, dengan sinkronisasi data otomatis saat terhubung ke internet, Impact POS memungkinkan akses di mana saja dan kapan saja.
  • Kustomisasi Sesuai Kebutuhan: Mendukung produk bundling, memberikan kontrol real-time, menghasilkan perkiraan akurat, dan dilengkapi dengan data analitik untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Dengan fitur-fitur tersebut, Impact POS menawarkan solusi efisien dan fleksibel bagi bisnis dalam mengelola operasional penjualan mereka.

Harga:
Impact POS sendiri menyesuaikan kebutuhan transformasi digital bisnis. Anda dapat menghubungi tim Impact untuk informasi lebih lanjut.

2. Moka POS

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

Moka adalah platform terintegrasi di Indonesia yang terdiri atas POS (software kasir), toko online, pembayaran, manajemen inventori, program loyalitas, pembukuan, pengadaan bahan baku, dan pinjaman uang. Sejak 2020, platform ini pun telah tergabung dalam ekosistem Gojek.

Moka POS sendiri adalah aplikasi kasir online yang dirancang untuk mempermudah penjualan dan operasional bisnis Anda. Moka POS memiliki fitur yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional, mempermudah pengelolaan bisnis, dan memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik bagi pelanggan.

Fitur utama:

  • Manajemen Pesanan: Antarmuka kasir yang intuitif dan integrasi dengan berbagai platform pemesanan makanan online memudahkan pengelolaan transaksi.
  • Pembayaran Digital: Menyediakan berbagai opsi pembayaran digital yang aman dan cepat, lengkap dengan berbagai promosi menarik.
  • Manajemen Meja: Fitur denah meja membantu menciptakan suasana terbaik bagi pelanggan Anda.
  • Save Bill/Split Bill: Memungkinkan pemisahan tagihan atau pesanan tambahan dengan mudah, ideal untuk pelanggan yang datang berkelompok.
  • Electronic Receipt: Mengirimkan nota elektronik melalui SMS atau email, mendukung inisiatif ramah lingkungan tanpa perlu mencetak struk kertas.
  • Laporan Penjualan Harian: Menyediakan laporan penjualan harian, transaksi, dan shift karyawan yang mudah dipahami.
  • Laporan Stok Barang: Membantu menjaga inventaris yang sehat dengan database pemasok dan ketersediaan stok yang teratur.
  • Perhitungan Pajak: Mempermudah perhitungan pajak lokal dan persentase tip karyawan.
  • Dashboard: Menganalisis aktivitas usaha untuk meningkatkan strategi penjualan Anda.
  • Manajemen Banyak Cabang: Mengakses laporan penjualan untuk semua cabang melalui satu dashboard terpusat.
  • Survey Pelanggan: Mengumpulkan testimoni pelanggan untuk mengetahui area yang perlu ditingkatkan.
  • Manajemen Karyawan: Mengamankan data dengan pengaturan PIN khusus untuk karyawan tertentu.
  • Shift Karyawan: Memantau karyawan yang sedang bertugas untuk mencegah penyalahgunaan data.
  • Diskon & Promosi: Membuat promosi sesuai kebutuhan pelanggan dengan pengaturan periode aktif diskon dan reward yang mudah.

Harga:
Moka menawarkan percobaan gratis selama 14 hari, dengan biaya layanan mulai dari Rp 299.000 per outlet per bulan.

3. Majoo

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

Majoo adalah aplikasi manajemen bisnis berbasis cloud yang dirancang untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengelola operasional mereka dengan lebih efisien.

Fitur utama:

  • Kasir Online: Menyediakan layanan kasir digital berbasis Android dan PC untuk mempermudah proses transaksi. citeturn0search3
  • Akuntansi Otomatis: Menyajikan laporan keuangan secara real-time untuk memudahkan pengambilan keputusan. citeturn0search1
  • Manajemen Inventori: Melacak stok barang secara real-time untuk mengetahui ketersediaan produk. citeturn0search1
  • Aplikasi CRM: Menyimpan informasi pelanggan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. citeturn0search0
  • Aplikasi Owner: Memantau performa bisnis hanya dari genggaman dengan analisa bisnis dari 30+ laporan penjualan dan keuangan. citeturn0search0
  • Manajemen Karyawan: Mengelola absensi, jadwal kerja, dan penggajian karyawan secara efisien. citeturn0search4
  • Analisa Bisnis: Menyediakan laporan penjualan dan analisis bisnis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. citeturn0search0
  • Toko Online: Membantu UMKM mengembangkan bisnis offline dan online lebih mudah dengan integrasi platform penjualan. citeturn0search0

Harga:
Mulai dari Rp 249.000 per outlet per bulan

4. Olsera POS

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

Olsera adalah aplikasi POS berbasis cloud asal Indonesia dengan harga terjangkau, layanan pelanggan 24/7, promo menarik, keamanan optimal, serta pelatihan dan webinar gratis. Olsera dapat digunakan untuk berbagai jenis usaha mulai dari restoran dan kafe, toko retail, hingga usaha jasa.

Fitur utama:

  • Manajemen Inventori: Mencatat dan mengelola stok barang secara teratur untuk memastikan ketersediaan produk.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan data pelanggan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan.
  • Manajemen Karyawan: Mengelola absensi, jadwal, hak akses, dan komisi penjualan karyawan dengan mudah.
  • Integrasi Pembayaran: Menyediakan berbagai opsi pembayaran untuk memudahkan transaksi pelanggan.
  • Integrasi Marketplace: Memantau penjualan di berbagai marketplace melalui satu platform.
  • Pengelolaan Promo dan Diskon: Membuat dan mengelola berbagai promo serta diskon untuk meningkatkan penjualan.
  • Analisis Penjualan: Menyediakan laporan penjualan untuk membantu pengambilan keputusan bisnis.
  • Toko Online Terintegrasi: Membantu bisnis menjual produk secara online dengan integrasi yang mudah.
  • Manajemen Meja dan Pesanan: Mengatur denah dan penomoran meja, serta distribusi pencetakan pesanan ke kasir, dapur, dan bar.

Harga:

Mulai dari Rp 1.288.000 / tahun

5. iREAP POS

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

iREAP POS adalah aplikasi kasir (Point of Sale) berbasis Android yang dirancang untuk membantu bisnis, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam mengelola operasional toko dengan lebih efisien. iREAP POS juga menyediakan aplikasi iREAP POS lite yang dapat didownload secara gratis untuk usaha mikro

Fitur utama:

  • Manajemen Penjualan: Mencatat dan melacak data penjualan produk serta pengembalian/retur.
  • Manajemen Inventaris: Memantau inventaris dan kontrol stok barang lebih mudah, cepat, dan otomatis.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan data pelanggan untuk analisis dan peningkatan layanan.
  • Manajemen Karyawan: Mengelola hak akses dan memantau kinerja staf untuk efisiensi operasional.
  • Laporan dan Analisis: Menyediakan laporan grafis transaksi penjualan untuk analisis bisnis yang lebih baik.
  • Dukungan Multi-Toko dan Multi-Pengguna: Memungkinkan pengelolaan beberapa toko dan pengguna dengan data terpusat di cloud.
  • Integrasi dengan Aplikasi Akuntansi: Dapat terintegrasi dengan aplikasi akuntansi seperti SAP Business One untuk sinkronisasi data keuangan.
  • Fleksibilitas Penggunaan: Dapat digunakan secara offline dan online, serta kompatibel dengan berbagai perangkat Android.
  • Dukungan Bahasa: Tersedia dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Rusia untuk kemudahan penggunaan.

Harga:

Mulai dari Rp 1.396 / hari / perangkat / aplikasi yang dibayar tahunan

6. iSeller

software POS iSeller

iSeller adalah aplikasi kasir digital (Point of Sale/POS) berbasis cloud yang didirikan dan dibangun oleh Intersoft Solutions, perusahaan teknologi visioner terkemuka yang menemukan teknologi web dan mobile inovatif. iSeller menawarkan percobaan POS gratis selama 14 hari tanpa kartu kredit, sehingga pengguna dapat mengeksplorasi semua fitur sebelum memutuskan untuk membeli.

Fitur utama:

  • Manajemen Meja dan Tagihan: Memungkinkan pemisahan, penggabungan, dan pengubahan meja serta tagihan dengan mudah.
  • Point-of-Order (POO): Mempercepat proses pemesanan dengan perangkat POO yang terhubung langsung ke POS utama tanpa memerlukan server tambahan.
  • Integrasi Pembayaran Digital: Mendukung lebih dari 20 jenis pembayaran, termasuk kartu kredit/debit, e-wallet, poin loyalti, dan voucher digital.
  • Manajemen Stok Otomatis: Memantau dan mengelola inventaris secara real-time untuk mencegah kekurangan atau kelebihan barang.
  • Laporan Bisnis Real-Time: Menyediakan analisis penjualan dan performa bisnis secara langsung untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • Integrasi eCommerce: Memungkinkan penjualan online melalui toko online yang terintegrasi, termasuk fitur pemesanan online dan integrasi dengan platform media sosial.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan data pelanggan dan melacak interaksi mereka untuk meningkatkan layanan dan retensi.
  • Kustomisasi Tampilan Produk: Menawarkan fleksibilitas dalam pengaturan tampilan produk untuk kemudahan navigasi dan penjualan.
  • Dukungan Multi-Platform: Tersedia untuk perangkat Android, iOS, dan Windows, memudahkan akses dan penggunaan di berbagai perangkat.

Harga:

Mulai dari Rp 400.000/bulan untuk single outlet, termasuk 1 instalasi kasir gratis.

7. Shopify

software pos shopify

Shopify POS adalah sistem Point of Sale (POS) omnichannel yang dirancang untuk membantu bisnis menjual produk di berbagai saluran, baik online maupun offline. Shopify POS adalah software toko yang dirancang untuk memproses transaksi dan menerima pembayaran secara langsung. Dengan Shopify POS, bisnis ritel mendapatkan semua alat yang dibutuhkan untuk mengelola operasional harian, menerima pembayaran di mana saja, dan membangun hubungan pelanggan untuk meningkatkan loyalitas.

Keunggulan Shopify tidak hanya terbatas pada toko fisik, tetapi juga mencakup solusi e-commerce yang terintegrasi. Dengan sistem yang menyatukan penjualan di toko, website, media sosial, dan POS, Shopify memungkinkan sinkronisasi inventaris di semua saluran penjualan. Selain itu, fitur seperti pengiriman lokal, pengiriman langsung ke pelanggan, pengambilan di toko, dan keranjang belanja melalui email memberikan pengalaman belanja yang lebih fleksibel dan seamless bagi pelanggan.

Fitur utama:

  • Manajemen Terpusat: Mengelola bisnis di berbagai lokasi, baik online maupun offline, melalui satu platform terpadu.
  • Perangkat Lunak POS Mobile: Mengubah perangkat mobile Anda menjadi sistem POS yang dapat digunakan di toko fisik atau acara tertentu.
  • Penjualan Omnichannel: Memungkinkan penjualan di berbagai saluran, termasuk toko fisik, online, media sosial, dan marketplace digital.
  • Manajemen Staf: Mengelola kinerja dan akses staf dengan mudah melalui sistem yang terintegrasi.
  • Laporan dan Analitik: Menyediakan laporan penjualan dan analitik untuk membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.
  • Manajemen Inventaris: Memantau dan mengelola stok barang secara real-time di berbagai lokasi penjualan.
  • Integrasi Pembayaran: Mendukung berbagai metode pembayaran untuk memudahkan transaksi pelanggan.
  • Fitur Multi-Toko: Menyederhanakan penjualan di berbagai lokasi dengan satu sistem back office untuk semua transaksi.

Harga:

  • Mulai dari $5 USD/bulan termasuk 1 POS Lite untuk penjualan online
  • Mulai dari $89 USD/month termasuk 1 POS Pro untuk penjualan di toko retail

8. Square

software pos square

Square Point of Sale (POS) adalah sistem kasir yang dirancang untuk membantu bisnis menerima pembayaran, mengelola inventaris, dan melacak penjualan dengan efisien.

Fitur utama:

  • Penerimaan Pembayaran: Menerima berbagai metode pembayaran, termasuk kartu kredit/debit, Apple Pay, dan Google Pay.
  • Manajemen Inventaris: Memantau dan mengelola stok barang secara real-time.
  • Laporan dan Analisis: Menyediakan laporan penjualan dan wawasan bisnis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan informasi pelanggan dan melacak interaksi untuk meningkatkan layanan.
  • Pengiriman Faktur: Mengirim faktur digital dan estimasi tanpa biaya bulanan.
  • Integrasi Pesanan Online: Mengelola pesanan online dan inventaris dalam satu sistem.
  • Manajemen Karyawan: Mengelola jam kerja dan akses staf dengan mudah.
  • Dukungan Pelanggan: Menyediakan tutorial, artikel, dan bantuan langsung untuk pengguna.

Harga:

Square Point of Sale (POS) menawarkan perangkat lunak gratis tanpa biaya bulanan atau biaya setup. Biaya yang dikenakan hanya saat Anda menerima pembayaran, dengan rincian sebagai berikut:

  • Transaksi kartu fisik: 2,6% + 15¢ per transaksi.
  • Transaksi kartu tidak hadir: 2,9% + 30¢ per transaksi.
  • Transaksi manual (keyed-in): 3,5% + 15¢ per transaksi.

Square juga menyediakan berbagai perangkat keras untuk mendukung sistem POS Anda, termasuk:

  • Square Stand: $149.
  • Square Register: $799.
  • Square Terminal: $299.
  • Square Reader untuk contactless dan chip: $59.
  • Square Reader untuk magstripe: Gratis untuk pembaca pertama; $10 untuk setiap pembaca tambahan.

9. Lightspeed Retail POS (Vend)

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

Lightspeed Retail POS adalah sistem Point of Sale software berbasis cloud yang dirancang untuk membantu retailer mengelola bisnis mereka dengan efisien. Lightspeed retail POS menyediakan trial gratis selama 14 hari sehingga Anda dapat memastikan apakah software sesuai dengan kebutuhan bisnis atau pribadi sebelum berlangganan.

Fitur utama:

  • Manajemen Inventaris: Melacak dan mengelola stok barang secara real-time, termasuk kemampuan untuk mengelola variasi produk.
  • Integrasi eCommerce: Menghubungkan penjualan online dan offline dalam satu platform terpadu.
  • Laporan dan Analitik: Menyediakan laporan penjualan dan analisis bisnis untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan informasi pelanggan dan melacak riwayat pembelian mereka untuk meningkatkan layanan.
  • Manajemen Karyawan: Mengatur izin akses dan melacak kinerja staf untuk efisiensi operasional.
  • Integrasi Pembayaran: Mendukung berbagai metode pembayaran, termasuk kartu kredit/debit dan pembayaran seluler.
  • Manajemen Multi-Toko: Mengelola beberapa lokasi toko dari satu sistem pusat.
  • Program Loyalitas: Membangun dan mengelola program loyalitas pelanggan untuk meningkatkan retensi.
  • Integrasi Pihak Ketiga: Berintegrasi dengan berbagai aplikasi dan layanan lain untuk memperluas fungsionalitas.

Harga:
Mulai dari $89 USD/bulan untuk retailer mandiri

10. Opaper POS

10 Software POS Terbaik di Indonesia 2025

Opaper adalah aplikasi Point of Sale (POS) berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis makanan dan minuman, mempermudah pengelolaan operasional dan meningkatkan efisiensi. Opaper menyediakan aplikasi POS berbasis mobile yang dapat didownload secara gratis, sehingga Opapere dapat memberikan pengalaman langsung bagi pengguna untuk membuat keputusan pembelian yang lebih baik.

Fitur utama:

  • Manajemen Stok & Inventaris: Memantau ketersediaan bahan baku secara real-time dan mengatur pemesanan ulang secara otomatis.
  • Laporan Penjualan Real-Time: Menyediakan data penjualan yang akurat untuk analisis performa bisnis.
  • Manajemen Pelanggan: Menyimpan profil pelanggan dan preferensi mereka untuk meningkatkan layanan.
  • Manajemen Karyawan: Memantau absensi karyawan secara real-time dan mengelola jadwal kerja.
  • Integrasi eCommerce: Mengelola pesanan dari berbagai platform eCommerce dalam satu tempat.
  • Kiosk Self-Service: Menyediakan layanan mandiri bagi pelanggan dengan layar sentuh interaktif dan sistem pembayaran terintegrasi.

Harga:
Harus menghubungi vendor.

Cara memilih software POS terbaik

Flowchart yang menunjukan langkah pemilihan aplikasi POS
  • Identifikasi kebutuhan bisnis: Banyak bisnis memilih software POS tanpa memahami kebutuhan spesifik mereka. Dengan mengetahui jenis produk, target pasar, dan volume penjualan, Anda dapat menghindari pemborosan pada fitur yang tidak diperlukan dan fokus pada yang benar-benar bermanfaat.
  • Sesuaikan dengan anggaran: Beberapa bisnis mengabaikan biaya tersembunyi seperti langganan dan instalasi, yang dapat membebani keuangan. Dengan menetapkan anggaran yang realistis, Anda bisa mendapatkan nilai terbaik tanpa mengorbankan fitur penting.
  • Pilih yang mudah digunakan: Software yang terlalu rumit dapat memperlambat operasional dan meningkatkan kesalahan staf. Dengan memilih sistem yang intuitif dan menyediakan pelatihan lengkap, bisnis dapat beroperasi lebih efisien.
  • Periksa kompatibilitas: Ketidaksesuaian dengan software lain dapat menghambat alur kerja dan menambah pekerjaan manual. Memastikan integrasi dengan akuntansi dan e-commerce akan menyederhanakan proses bisnis.
  • Pertimbangkan skalabilitas: Software yang tidak bisa berkembang bersama bisnis akan cepat usang. Dengan memilih solusi yang fleksibel dan dapat beradaptasi, Anda menghindari biaya tambahan di masa depan.
  • Baca ulasan dan rekomendasi: Memilih tanpa riset bisa berisiko tinggi. Dengan membaca ulasan pelanggan dan mencari rekomendasi dari rekan industri, Anda bisa mendapatkan insight berharga sebelum berinvestasi.
  • Uji software sebelum membeli: Banyak bisnis membeli tanpa mencoba terlebih dahulu, yang bisa berujung pada ketidaksesuaian dengan kebutuhan. Memanfaatkan masa uji coba akan membantu memastikan software POS cocok untuk operasional harian.

Jika Anda ingin menyelesaikan masalah spesifik, software POS adalah solusi penting. Namun, jika Anda menginginkan transformasi digital menyeluruh, kami merekomendasikan penggunaan sistem ERP.

Impact ERP dioptimalkan untuk transformasi digital karena menyediakan otomatisasi yang lebih luas, integrasi menyeluruh antar departemen, dan analisis data yang lebih mendalam. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut atau hubungi kami sekarang.

Tim Insights Impact

Tim Insights Impact terdiri dari beragam individu profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam berbagai aspek bisnis. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang berharga tentang berbagai topik terkait strategi bisnis dan tren industri yang relevan.

Blog